
Malam harinya. Sesuai yang di janjikan oleh sang Kakek untuk pergi ke pasar malam , Mereka bertiga berangkat ke pasar malam dengan berjalan kaki yang berada di kampung sebelah. Karena ,jarak rumah sang nenek dengan kampung sebelah tidak terlalu jauh. Aira dengan senang hati mengikuti langkah Kakek dan Neneknya. Di sana Aira mencoba semua wahana permainan yang ada di pasar malam tersebut. Dari bermain lempar gelas hingga menaiki wahana bianglala dia melakukan dengan hati yang bahagia . Kakek dan Neneknya cuma menunggu dan melihatnya saja, apa saja yang di mainkan oleh Aira , jika Aira senang mereka juga ikut senang . Puas bermain dan menaiki wahana wahana ,Aira mengajak kakek dan neneknya untuk pulang ,karena hari sudah larut malam. Dengan membawa banyak hadiah dari permainan yang di menangkan oleh nya .
"Kek, Nek mari pulang?,Aira sudah puas bermainnya,"ajak Aira pada nenek dan kakeknya .
"Ya sudah, kalau begitu ayo pulang,?"ujar sang kakek.
Lalu Mereka berjalan menuju rumah nenek nya Aira.
Tak memakan waktu yang lama, Aira dan Kakek, Neneknya sampai di rumah. Karena sudah mengantuk ,Aira berpamitan pada Kakek dan Nenek nya untuk langsung ke kamar.
"Kek. Nek. Aira langsung ke kamar saja ya ?,soal nya Aira sudah mengantuk,"ujar Aira berpamitan untuk ke kamar.
"Iya nak. Selamat beristirahat ya ?,"ucap sang Kakek .
"Iya kek,"jawab Aira lalu dia menaiki tangga untuk menuju ke kamar nya.
Keesokan harinya. Pagi pagi sekali Aira bangun dari tidur nya. Dia akan bersiap untuk kembali ke kota j. Seusai bersiap Aira menuruni tangga untuk menuju kamar sang Nenek ,Aira akan berpamitan kepada Nenek dan kakeknya ,karena jadwal keberangkatannya ke kota j telah di majukan.
Sampainya di depan kamar Nenek dan Kakeknya, Aira lalu mengetuk pintu kamar Nenek dan Kakaknya..
Tok tok tok
"Nek ini Aira . Tolong buka kan pintunya !,"ucap Aira dengan mengetuk pintu.
"Iya nak. Ada apa?,lho kok sudah rapi Kamu nak? mau kemana?,"tanya sang nenek setelah membukakan pintu untuk Aira.
"Aira akan berangkat ke kota j sekarang Nek,"jawab Aira.
"Lho kok sekarang sayang !, katanya pukul delapan nanti kamu berangkatnya.,"ujar neneknya dengan heran.
__ADS_1
"Karena dari pihak travel keberangkatan ke kota j di majukan Nek, jadi Aira harus berangkat sekarang.,"jawab Aira.
"Ya sudah kalau begitu, Kamu sarapan roti saja ya nak ?kan Nenek belun memasak sarapan,"ujar sang Nenek dengan berat hati.
"Iya Nek . Aira ke dapur dulu ya untuk mengambil roti di kulkas, setelah itu Aira tunggu di teras rumah"ujar Aira pada Neneknya.
"Iya Nak. Habis ini Nenek dan Kakek susul ke teras rumah,"ujar sang nenek.
Lalu Aira meninggalkan sang Nenek ke dapur untuk mengambil roti di kulkas. Setelah itu Aira pergi dari dapur menuju teras rumah. Aira lalu duduk di kursi yang yang sudah ada di teras rumah sang Nenek dan memakan rotinya sebagai sarapan pagi. Sebenarnya berat bagi Aira untuk kembali ke kota j, karena dia sudah merasa betah tinggal di sini.
tak lama Aira duduk di teras rumah datanglah sang Nenek dan sang Kakek.
Mereka mengobrol ringan. Dengan diselingi canda dan tawa untuk menghilangkan rasa sedih dari sang Nenek Karena kepergian Aira untuk kembali ke kota j. Sambil menunggu mobil travel menjemput Aira.
Tidak lama kemudian, mobil travel pun tiba, lalu Aira berpamitan kepada Kakek dan Nenek nya .
Dengan berat hati dan berlinang air mata .Sang Nenek melepas keberangkatan Aira untuk kembali ke kota j. Begitu pun dengan sang Kakek.
Saat tengah melamun ,ada panggilan telepon dari sang Mama.Beliau menanyakan sudah sampai mana perjalanan Aira .Aira menjawab bahwa tidak lama lagi dia akan sampai di rumah . Setelah sambungan telepon nya terputus. Aira menaruh kembali handphone nya ke dalam tas selempang kecil.
Tidak sampai satu jam , Aira telah sampai di depan rumahnya. Aira lalu turun dari mobil travel dan berjalan menuju rumahnya, dan ternyata sang Mama dan sang Papa tengah menunggunya di teras rumahnya .
"Aira sayang , Mama kangen,"ujar sang mama dengan berlari,lalu memeluk tubuh Aira dengan erat.
"Tapi kan waktu Mama berkunjung saat kelulusan Aira. Kita kan sudah bertemu masak Mama masih kangen,"ujar Aira bercanda.
"Ih Kamu ini , itu kan cuma sebentar Ai, dan Mama masih kangen, apa kamu tidak kangen sama Mama,"? tanya sang Mama dengan pura pura merajuk.
"Kangen Mama, kangen banget malahan,"ujar Aira
__ADS_1
Lalu sang papa pun berdehem...
",ehemm, Papa masih disini jangan di kacangin,"ujar sang papa dengan muka cemberut .
"Eh iya Papa. Maaf. Aira lupa kalau masih ada papa di situ,?"ujar Aira dengan cengengesan .
"Sini peluk Papa juga, Papa kangen banget ke kamu sayang,"ujar sang papa juga ingin di peluk.
"Iyya Papa. Aira juga kangen sama Papa,"ujar Aira lalu memeluk sang Papa.
"Ya sudah kangen kangen nya di lanjutkan nanti di rumah saja ya? Kamu pasti cepek habis dari perjalanan jauh,"ujar sang mama melerai pelukan sang suami dang sang anak.
",Ih Mama mengganggu saja ,orang lagi kangen kangenan kok di hentikan,"ujar Papanya Aira
",Aira pasti capek Pa,"ujar sang Mamanya Aira .
Lalu mereka masuk ke dalam rumah .
Sampainya di dalam rumah Aira di suruh langsung ke kamar oleh sang Mama, untuk beristirahat dahulu sebelum saling cerita. Sebelumnya kamar Aira sudah di rapikan terlebih dahulu oleh sang Mama. Walaupun sudah di bersihkan setiap hari ketika Aira masih di kota Bxx.
"Ai. Kamu langsung aja ke ke kamar mu? Kamu pasti cepek,"ujar sang mama.
"Iya Ai. ke kamar saja dulu,"sahut sang Papa .
"Ya sudah , kalau begitu Aira ke kamar dulu ya? Pa.Ma"jawab Aira berpamitan untuk ke kamar .
"Iya sayang,"ujar sang Mama dang sang Papa berbarengan.
Karena rindu dengan kamarnya ,lalu Aira menuju kamarnya dengan tergesa gesa.
__ADS_1
lalu dia membuka pintunya dengan sedikit keras . Setelah pintunya terbuka ,dengan mata yang berkaca kaca Aira masuk ke dalam kamarnya. Dia melihat kamarnya masih sama seperti saat dia belum pergi ke kota Bxx. Barang barang yang masih tersusun rapi di tempat masing masing. Letak foto yang menempel di dinding pun masih sama tidak ada yang berubah. Lalu dia duduk di atas ranjang nya dengan masih melihat lihat kamarnya . Setelah puas melihat lihat kamarnya dengan duduk di atas ranjang. Lalu Aira berdiri dan berjalan menuju laci meja riasnya. Dia mengambil sebuah kotak yang ada di laci meja riasnya ,kemudian dia membuka dan mengeluarkan isinya dari dalam kotak tersebut . Dan ternyata isi kotak itu adalah kalung pemberian dari Marvel saat dia lulus dari SMA sebagai penghargaan karena mendapatkan nilai terbaik tingkat ke dua .Dulu dia sepakat dengan Diana untuk memakainya ,tapi dia urungkan lalu dia menaruhnya lagi di kotaknya. kemudian dia menyimpan kembali di dalam laci meja rias dan mengunci lagi laci meja riasnya.
bersambung....