
Sesampainya di rumah Aira , Aira dan Diana bergegas masuk ke dalam rumah, mereka langsung menuju ruang tamu .Mereka berdua sangat geram dan juga marah sama Marsela , ternyata Marsela tidak tulus mencintai Marvel dia hanya ingin hidup dengan harta Marvel yang melimpah. Tidak hanya itu saja mereka berdua sangat marah ketika Marsela berbicara dengan laki-laki yang bersamanya bahwa Marsela telah memfitnah Aira. Dengan ngomong yang tidak tidak kepada Marvel dan mengakibatkan Marvel membenci Aira .
",sumpah Ai aku ingin sekali menabok mulut Marsela, Aku geram banget terhadapnya, bisa bisanya dia memfitnah mu dengan yang tidak-tidak , Aku pengen banget mengadukan itu semua kepada pak Marvel,"geram Diana dengan kedua tangan yang mengepal erat .
"Bukan cuma kamu Na yang geram , Aku juga sangat geram dan marah terhadap Marsela ,tapi kita bisa apa, toh pak Marvel dan Marsela juga sudah mau menikah , gak mungkin juga kan kita ngomong ke pak Marvel, Kita tidak punya bukti Na. Yang ada Kita nanti di tertawakan dan dibilang mengada ngada saja..,"jawab Aira dengan sendu dan sedih, marah , kecewa menjadi satu .
"Kamu benar Ai. Kita hanya bisa diam saja itu lebih baik , dari pada nanti kita dikatain perusak hubungan orang lain juga Ai,"ujar Diana.
"Iya Na ,biarkan saja nanti tuhan yang membalasnya.",kata Aira dengan berkaca kaca .
tak lama mereka mengobrol keluarlah mama Sania dari dapur .
",lho kalian berdua sudah pulang?, kok tidak ada suaranya kalau pulang, biasanya kalian memanggil nama ku,?"tanya mama Aira
"Maaf Ma tadi aku dan Diana langsung masuk rumah Tampa mencari Mama terlebih dahulu",jawab Aira meminta maaf kepada sang mama dan di anggukin Diana
"Iyaa Tante aku juga minta maaf,"sahut Diana juga
"Iya tidak apa-apa kalau begitu kalian makan siang dulu gih sana , Saya sudah masak banyak tadi!,"ujar mama Aira menyuruh makan.
"Iya Ma,iya Tante,"jawab Aira dan Diana berbarengan.
__ADS_1
Lalu Mereka berdua meninggalkan Mama Aira sendiri di ruang tamu. Mereka berdua menuju ruang makan untuk makan siang karena pas ke taman kota mereka belum sempat membeli makan siang, dan sekarang mereka berdua merasa lapar.
Sampainya di ruang makan mereka mengambil nasi dan lauknya. Lalu Mereka makan dengan keadaan diam tanpa ada kata yang keluar dari mulut mereka berdua. Hanya ada suara sendok dan piring yang beradu.
Lima belas menit berlalu Aira dan Diana selesai makan siang , lalu Aira membereskan bekas makanya di bantu oleh Diana setelah itu Mereka berdua kembali ke ruang tamu untuk menemui Mamanya Aira dan melanjutkan untuk mengobrol .
"Eh kalian sudah selesai makan siang nya ,"? tanya mama Aira.
"Sudah Ma ,"jawab Aira
"Sudah Tante ,"jawab Diana
Lalu Aira melihat undangan yang ada di tangan sang Mama dan menanyakannya itu undangan dari siapa.
",oh ini ,ini undangan Mama dan Papa ,dari orang tua pak Marvel kepala sekolah mu,"ujar sang Mama memberi tahu.
"Oh ,"jawab Aira ber oh ria.
"Kapan diadakannya pernikahannya Tante ?,"kini giliran Diana yang bertanya.
",Minggu depan ,memangnya kalian tidak di undang sama calon istri pak Marvel?, secara kalian kan bersahabat"jawab Mama Aira sekaligus bertanya.
__ADS_1
"kayaknya kami berdua tidak di undang ma ,"jawab Aira sendu
"Kalaupun di undang. Kami tidak sudi untuk hadir Tante,"sahut Diana.
"Lha kok bisa ?,"ujar mama Aira dengan heran.
"Marsela bukan lagi sahabat kita Tante,"kata Diana singkat.
"Apapun masalahnya kalian harus bisa saling memaafkan. Tante tidak akan ikut campur dan tidak akan bertanya sebabnya mengapa kalian sudah tidak bersahabat lagi."tutur Mamanya Aira dengan sedikit menasehati.
"Iya Tante terima kasih atas nasehatnya,"ujar Diana dengan tersenyum.
Setelah berbincang sana sini dengan Aira dan mamanya. Kini Diana pamit akan pulang karena hari sudah sore .
",Tante ,Aira aku pulang dulu ya? ,ini sudah sora nanti takut mama khawatir,"kata Diana berpamitan
"Iyaa Nak, berhati-hatilah di jalan ya jangan ngebut kalau berkendara?.,"ujar Mamanya Aira.
"Iya Na. hati hati di jalan ya,?"ujar Aira
"Iya Tante . Iya Ai. Bay Tante bay Aira,"ujar Diana dengan melambaikan tangannya kepada Aira dan Mamanya.
__ADS_1
Setelah kepergian Diana . Aira dan sang Mama masuk ke dalam kamar masing masing untuk beristirahat.
bersambung...