Cinta Dalam Sepotong Kue

Cinta Dalam Sepotong Kue
Bertemu Calon Mertua


__ADS_3

2 minggu telah berlalu sejak kepulangan mereka dari 3 hari berlibur ke Jogja. Tidak ada yang berubah yang berubah hanya Damar yang sering memperhatikan Dinda dan selalu makan siang bersama Dinda dan kawan- kawan karena selam ini Dinda tidak mau makan hanya berdua dengan Damar.Sehingga Damar yang mengalah ia rela makan siang bersama teman - teman Dinda yang juga merupakan karyawannya.


Setelah makan siang hari itu Dar pun berbicara kepada Dinda dan mengajak Dinda untuk bertemu orang tua angkat Damar yang sudah ia anggap sebagai orang tua kandungnya.yamg ingin membalas pernikahan mereka sebelum papa Jhon melakukan operasi pencangkokan Jantingnya di Jerman yang merupakan negara kelahirannya yang memang papa angkat Damar tersebut adalah asli seorang warga negara Jerman.


" Din.... kita kerumah papa dan mamaku yuk.."seru Damar


" mama ama papa ingin ketemu ama kamu"


" iya mas" jawab Dinda


Setelah pulang kerja Damar langsung membawa Dindà untuk bertemu kedua orang tuanya.Tapi Dinda bersikukuh untuk pulang dulu ke messan karna ia ingin terlihat cantik di mata kedua calon mertuanya.


Sesampainya di messan Dinda langsung bergegas mandi dan setelah mandi ia bingung gaun apa yang akan ia pakai karna Dinda jarang membeli baju- baju bagus ia hanya punya 2 saja karna Dinda cenderung menyimpan uangnya dari pada membelanjakan uangnya untuk baju- baju fashionable.karna mubazir buang- buang uang.


Akhirnya pilihanya jatuh pada gaun biru yang ia pernah pakai pada saat Damar menagjaknya ke pernikahan temannya..


"Gimana mas penampilanku"tanya Dinda


" maaf ya mas aku cuma punya gaun ini yang bis aaku pakai"serunya


" apa pun yang kamu pakai.terlihat cantik Dinda ujar Damar.

__ADS_1


" hayu kita berangkat mama ama papa udah nunggu.


Di dalam mobil Dinda diam saja tangannya gemetar ia merasakan kecemasan yang luar biasa sehingga nampak kegugupan Dinda. Damar yang melihat Dinda gugup kemudia mengwnggam tangan Dinda berusaha menenangkannya. begitu ia menyentuh tangan Dinda ia pun terkejut dan berkata.


" Dinda tanganmu dingin sekali dan gemetar" seru Damar


" kenapa ? kamu takut ketemu calon mertua " ledek Damar


" Nggak papa kamu nggak usah takut mama ama papa orang nya enak kok"


" udah jangan gugup nggak usah takut" ujar Damar sambil mengenggam tangan Dinda dan mencium


punggung tangan dinda.


Kemudin setelah memarkirkan mobilnya Dar membukakan pintu mobilnya untuk Dinda dan mengajaknya masuk ke dalam rumah.sampai di dalam rumah Dinda di sajikan pemandangan interior rumah yang sangat indah dan megah tapi memancarkan kehangatan .



"cantiknya" tqnpa sadar Dinda mengucapkan itu dari mulutnya. yang saat ini mengaga lebar terpesona dengan keindahan interior rumah Damar.sambil memutarkan badannya.


" Damar pun tersenyum melihat kelakuan Dinda."

__ADS_1


Dam terlihat sepasang suami istri yan sedang berjalan sambil sang suami memegang pinggang sang istri.terlihat sang wanita masih sangat cantik dan muda walaupun sebenarnya ia sudah cukup berumur tapi tetap terlihat awet muda dan sang lelaki masih trrlihat ketampanannya walaupun sekarang nampak guratan - guratan di wajahnya tanpa menghilangkan ketampananya.


" hallo Dinda" sapa wAnita itu yang ternyata adalah Rena mama Angkat Damar .


" apa kabar ?" sapanya lagi


" Baik tante" ujar Dinda sambil mencium tangan mama Rena dan papa Jhon.


" kok tante sih.mama dong kan kamu calon menatu mama kan sebentar lagi kalian akan menikah.uajar mama Rena


Dan mereka pun terlibat perbincangan yang hangat tidak tampak lagi kegugupan dan kecemasan di dalam diri Dinda.karena ia di sambut hangat oleh mama Rena Apalagi papa Jhon yang mencairkan suasana dengan logat jermannya dan bicaràmya yamg belum terlalu lancar berbajasa Indonesiasehingga terdengar lucu di telinga.dan mereka memutuskan pernikahan Damar dan Dinda akan dilangsungkan 2 bulan lagi karna papa Jhon akan melakukan operasi pencangkokan jantung sehingga ia harus menetap di Jerman untuk sementara waktu sehingga ia ingin Damar dan Dinda menikah sebelum keberangkatannya.dan 2 bulan itu genap 17 tahun umur Dinda


Lega lah sudah hati Dinda setelah bertemu mama Rena yang sangat perhatian, baik hati dan Ramah.karna sebelumnya ia menyangka dan melihat di tayangan televisi kalau seorang calon mertua itu akan menilai dari atas kepala hingga ujung kaki,jutek,cerewet, dan selalu tersenyum sinis terhadap calon menantunya .itulah yang terlintas di pikiran Dinda tentang calon mertuanya akibat ia terlalu banyak menonton drama korea dan Sinetron.


" ah aku harus mengurangi nonton Drama dan Sinetron.aku buat parno jadinya"


Setelah pembicaraan yang disertai makan malam yang di bumbui cerita masa muda mama Rena dan Papa Jhon Damar pun mengantarkan Dinda kembali ke messan dan sebelum turun dari mobil Damar mencium kening Dinda


" met bobo"


" mimpiin mas ya" ucap Damar

__ADS_1


Dinda pun kemudian melangkah masuk kedalam rumah dengan hati berbunga -bunga.


****Bersambung*****


__ADS_2