
Tak terasa Sudah 4 bulan Damar dan Dinda mengarungi mahligai Rumah tangga.mereka sangat bahagia dengan kehidupan mereka.Setelah menikah Dinda tidak mau berhenti bekerja karena ia merasa kesepian jika hanya menunggu di rumah dan tidak mengerjakan apa- apa karna semua pekerjaan rumah tangga sudah di kerjakan oleh bik ijah.Hari ini adalah terakhir mama dan papa Jhon berada di Indonesia karna nanti malam mereka akan terbang ke Jerman untuk melaksanakan operasi pencangkokan jantung papa Jhon.dan sementara menetap di sana sampai keadaan Papa Jhon benar- benar pulih.Sebenarnya Damar dan Dinda ingin ikut ke sana tapi Mama Rena melarangnya karna mama Rena ingin mereka fokus untuk secepatnya mendapatkan momongan.
Tepat pukul 7 malam Dinda dan Damar mengantar kepergian Mama Rena dan papa Jhon di bandara
" Ma nanti kalau sudah di sana Sering- sering nelpon Dinda ya ma ucap Dinda sambil memeluk Mama Rena
Iya sayang.... Dinda juga jangan lupa sering telpon mama ya." timpal mama
"Oke.. mama siaaap" ujar Dinda
Mama Rena pun dan Papa Jhon melambaikan tangannya ke arah Damar dan Dinda ada perasaan sedih yang menyelimuti hati rena yang harus meninggalkan anak dan menantunya untuk waktu yang lama.Dinda pun menangis karna hatinya tidak rela melepaskan kepergian mama Rena dan papa Jhon karena ia baru sebentar merasakan kehangatan kasih sayang kedua orang tua yang tidak pernah ia rasakan.
Seminggu setelah kepergian mama Rena dan Papa Jhon Damar dan Dinda di sibukkan dengan kegiatan masing- masing tapi mereka selalu menyempatkan untuk selalu makan siang bersama dan pulang bersama.Tapi itu hanya bertahan selama 2 minggu karna akhir - akhir ini Damar selalu pulang malam mereka tidak pernah lagi makan siang bersam ketika Dinda bertanya alasannya semua ini demi masa depan keluarga kecil kita.ketika Damar pulang Dinda pasti sudah tertidur pulas dan ketika Dinda berangkat ke toko pasti Damar belum bangun.
Semenjak Dinda Menikah dengan Damar.Dinda mengurusi pwmbukuan administrasi dan keuangan ia tidak pernah lagi ada di dapur untuk membuat kue maupun Roti.
Seperti pagi ini Dinda sedang memeriksa pembukuan keuangan dan laporan keuangan 2 toko dan 1 percwtakan yang dimiliki oleh Damar.Dinda melihat kejanggalan dalam laporan pembukuan tersebut.terdapat penarikan uang dengan nominal yang cukup besar ter lihat di pembukuan 2 toko dan 1 percetakan tersebut.dan itu terjadi tidak hanya 1kali tapi terdapat 3 kali penarikan dana dalam jumlah besar .
Dinda pun menunggu kedatangan Damar yang ketika ia tinggal berangkat ketoko ia sedang tidur.setelah menunghu cukup lama akhirnya Damar datang dengan penampilan memakai kemeja biru dipadukan dengan celana hitam yang memang sudah disiapkan oleh dinda diatas meja di depan sofa di dalam kamar tidur.
__ADS_1
" Mas.. kamu baru datang?" seru Dinda
" iya sayang" jawab Damar
" Mas Dinda mau tanya..." ucap Dinda
" apa sayang" Tanya Damar lagi
" ini di pembukuan yang di bawa ama bang udjo.Di pembukuan percetakan kamu ama pembukuan d toko laris manis 1 dan 2 kok ada penarikan uang 50 juta ya mas"
" Penarikan buat apa ya mas"
kemudian Damar menjelaskan secara antusias kepada Dinda tentang apa itu saham
Saham adalah tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas, yang mana dengan menyertakan modal tersebut, maka pihak tersebut memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Investasi saham adalah untuk mendatangkan keuntungan bagi pemilik atau pembelinya, yaitu dalam jenis keuntungan berupa:
Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan.
__ADS_1
Capital Gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder.
Harga saham adalah indikator jual beli saham di Bursa Efek Indonesia. Informasi harga tersedia secara real-time di bursa saham.
Dengan semangat ia menjelaskan apa yang ia lakukan ini adalah demi masa depan Keluarga kecilnya nanti.
kemudian Dinda pun memperingatkan Damar agar berhati - hati , lebih teliti dan waspada akan investasi yang menggiurkan karna Dinda takut Damar mengikuti investsi bodong atau penipuan atas nama investasi.
tapi Damar menyakinkan kalau itu tidak bohong karna yang mengajaknya adalah sahabat karibnya waktu ia sekolah di Jerman.melihat suaminya yang begitu percaya akan investasi itu Dinda pun menyerah dan mengalah ia pun berusaha untuk mempercayainya juga.
Selang beberapa minggu kemudia terdengarlah kabar yang mengkagetkan Damar dan dinda kabar yang akan mengubah seluruh hidupnya 360 derajat.Seluruh uang investasi dan Surat- surat berharga Damar yang ia investasikan semua hilang di bawa kabur oleh sahabat karibnya tersebut.sudah berhari - hari Damar seperti orang gila mencari kesana kemari tentang keberadaan sahabatnya itu.mukanya terlihat lusuh, pakaian nya kusut dan wajahnya yang tadinya mulus tanpa di tumbuhi bulu sekarang kusut tumbuh bulu- bulu halus di wajahnya seperti tidak ke urus.Damar malu menghadapi Dinda yang seringkali mengingatkannya untuk berhati- hati , teliti dan waspada ia merasa kalau sahabat karibnya itu tidak mungkin menghianatinya.karena ia tak mampu menatap mqta Dinda yang selalu mengkhawatirkannya.
" Dasar Dave berengsek... ********." teriak Damar memaki - maki sahabatnya itu.
Ia pun tak henti- hentinya menyesali perbuatannya yang mengabaikan peringatan Dinda.apa yang di takutkan Dina akhirnya terjadi.ia hanya bisa menatap Suaminya yang sekarang seperti tidak keurus dan tidak mau mendekatinya karna rasa bersalahnya yang besar.
Apa yang terjadi selanjutnya....???
Tunggu kelanjutannya ya.....!!!
__ADS_1
***********Bersambung*********