
seorang pria tengah terduduk di tepi pusara seseorang yang amat sangat ia sayangi. matanya tak berhenti memerah untuk menahan tangis serta sesak di dadanya . dia kali ini terlambat lagi untuk datang . sama seperti beberapa tahun yang silam , ia juga terlambat .
“kamu apa kabar?, Dania cantik nya kakak”
sambil ia menyiram air di makan sang adik .
“maaf , lagi-lagi kakak telat , penerbangan Eropa sangat jauh untuk ke sini , sebenarnya kakak dua Minggu yang lalu akan datang”
“tapi lagi-lagi ada urusan yang tidak bisa kakak tunda ”
“selamat ulang tahun matahari nya kakak”
****
semua tampak tunduk dengan kedatangan pria tersebut , dia lah seorang Mafia dan Pebisnis terkenal di Eropa . hari ini ia memutuskan untuk menetap di negara asalnya Indonesia , tepatnya Jakarta .
“tuan,. semua jadwal sudah saya schedule untuk acara nanti malam ” sang sekertaris Plus orang kepercayaan nya di Eropa bernama Benyamin Sentrez .
“hem ” ia melanjutkan langkah menuju kamar utama yang memang di siapkan untuk dirinya .
semua acara malam ini tampak meriah , di sebuah hotel bintang tujuh . tapi tidak untuk nya semua terasa kosong tidak ada hal yang membuatnya menjadi bahagia . malam ini adalah perayaan kedatangan dan pesta ulang tahun untuk adiknya Dania . yang telah meninggal 7 tahun yang lalu .
dia pria hangat dan periang itu , telah menjelma bak iblis yang siap menghancurkan lawan nya hanya dengan sekali tepuk . sosok nya yang penuh misterius . tidak ada satupun media yang bisa menembus tentang kehidupan nya . mau di Eropa maupun Indonesia.
sang singa Eropa, Arka Skala Bintang . tampan, berkharisma, dingin serta tatapan tajam matanya membuat nyali semua orang menciut .
__ADS_1
“kita akan bertemu” ungkapnya pada sebuah foto usang gadis seragam putih abu-abu tengah menggandeng seorang wanita di sampingnya . urat-urat di tangan Arka mengeras ia membanting gelas yang berisi air anggur limited. pecah teronggok begitu saja .
“bagaimana?”
“sesuai harapan tuan, tinggal besok kita datang ke perusahaan Rd Company ” Ben yang masih setia menunggui sang tuan.
******
seorang pria paruh baya, terlihat pucat menghadapi dua pria yang terkenal sadis ini .
dia Arka dan Ben . ia tidak dapat lagi bicara , bahkan ia heran kenapa tiba-tiba harga saham dan properti nya bisa anjlok seperti ini .
“jika anda ingin mempertahankan posisi anda , maka anda hanya punya satu pilihan ” Ben sedang memainkan senjata api nya ke arah wajah pria paruh baya itu .
pria itu menggeleng , tanda ia tidak memiliki seorang putri .
“tidak usah main-main,kau mau melihat sesuatu” Ben menunjukkan selembar foto seorang wanita yang tengah berada di pameran lukisan di Paris .
“jangan sentuh putri ku ” ia menantang Ben bahkan ia juga menunjuk ke arah wajah Arka yang tidak melakukan pergerakan apa-apa .
bugh....
“aw.......” ia meringis , karna Ben memukul wajahnya dengan senapan .
“apa kau mau mati sekarang!!!! ” teriak Ben menggelegar di ruangan, kedap suara itu .
__ADS_1
“Ben” tiba-tiba Ben langsung terdiam dan menunduk di hadapan Arka .
“apa itu penolakan?”
pria paruh baya itu tetap mengangguk tanda ia tidak setuju bahwa putrinya yang tidak tahu-menahu urusan ini malah di bawa-bawa .
“hanya menikah”
pria paruh baya itu memohon di kaki Arka dengan menangis sejadi-jadinya . memohon supaya putri semata wayang nya tidak di seret dalam masalah bisnis nya.
“apa kau mau mereka semua mati ”
“jangan tuan saya mohon ”
“baiklah, aku punya satu pilihan lagi ”
“katakan tuan ,aku akan melakukan nya dengan sepenuh hati ”
“kalau putri mu menolak ku, maka aku akan pergi . kalau dia menerima ku . maka .........”
pria itu menggeleng beberapa kali, kenapa situasinya menjadi serumit ini .
"ya Tuhan, Farah papa tidak mau semuanya menjadi seperti ini, tapi semoga apa yang papa ambil ini tidak merugikan siapapun , dan semoga kamu menolak lamaran pria kejam ini "
TBC❤️❤️❤️❤️
__ADS_1