
Sudah hampir 2 jam Dimas menggelilingi jalan di ibu kota ini, dia tidak bisa menemukan keberadaan Mentari,
" Siall..kemana perginya wanita aneh itu " umpat Dimas ketika mobilnya berhenti di sebuah taman,di bawah guyuran hujan lebat,Dimas memutuskan untuk berhenti dulu menunggu sampai hujan nya reda,
Dimas menyandarkan badannya,memejamkan matanya sebentar,Mencari Mentari membuatnya lelah,bayangan wajah Mentari memenuhi pikiran Dimas,entah kenapa dia merasa sedihtiba tiba Mentari meninggalkan keluarganya,
jantung om panji batinnya,
Dimas memegang dadanya " om..terima kasih untuk jantung ini, Dimas berjanji mulai saat ini Dimas akan menjaga Mentari dengan jiwa raga Dimas, Dimas akan belajar mencintai Mentari " kata Dimas
tiba tiba ..masih dengan hujan lebat sayu sayu Dimas mendengar triakan seorang gadis dari taman,gadis itu selalu memanggil ayahnya,rasa penasaran Dimas semakin besar ketika mendengarkan teriakan gadis itu,
__ADS_1
" Ayahhhh...Mentari ingin ikut ayahhh..hiks..hiks..hiķs " teriakan gadis itu terdengar oleh Dimas,reflek Dimas keluar dari mobilnya dan berlari mencari meberadaan gadis itu,
Dan saat dia menemukan gadis yang berteriak dibawah hujan itu benar Mentari,hati Dimas merasa sangat sakit mendengar kata kata Mentari,
Dimas berjalan mendekati Mentari lalu dia jongkok memeluk mentari dari belakang,
merasa ada yang memeluknya Mentari memutarkan badannya dan melihat sosok laki laki yang baru di kenalnya dan sekaligus calon suaminya
Dimas menatap Mentari dan menangkup kedua pipi Mentari " Tolong jangan begini..om Panji akan sedih melihatmu begini.." kata Dimas lalu memeluk Mentari
" a..aku merindukan ayah hiks hiks hiks " kata Mentari, Dimas semakin mengeratkan pelukannya,Dimas menarik tangan kiri Mentari dan menempalkannya di dada bidang miliknya,
__ADS_1
" jika kau merindukannya, pegang lah dada ku, karena sekarang Om Panji ada didalamnya " kata Dimas membuat Mentari semakin mengeraskan tangisannya,jari jari Mentari menari nari di dada Dimas sehingga membuat Dimas kecil dibawah sana terbangun dari tidurnya
shit kenapa disaat seperti ini sih, adik kecil tolong tidur lah agrhhh
Dimas melepaskan pelukannya dan membantu Mentari berdiri," ayo pulang, nanti kamu akan sakit," ajak Dìmas
mentari menggangukkan kepala,lalu mereka ber jalan menuju mobil nya,Dimas membantu Mentari duduk dan memasangkan sitball,dimas putar balik dan duduk di kursi kemudi,Dimas melajukan mobilnya menuju apartemennya,
selama perjalanan sesekali Dimas melirik ke arah Mentari yang sudah tertidur terlelap,
" aku berjanji akan menjaga mu " gumam Dimas
__ADS_1
selamat membaca 😘😘