
Setelah hampir dua jam mereka berjalan keliling taman,kemudian Mentari dan Nenek Ranti duduk di bangku taman dibawah sebuah pohon yang lebat,
'' semoga saja ibu mau menggerti penjelasan kami nak..,'' batin Nenek Ranti
'' Mentari apa boleh nenek tanya sesuatu sama kamu...'' tanya nenek Ranti, sekilas Mentari melihat ke arah nenek ranti, lalu dia mengganguk kan kepala,'' apa kamu suudah punya pacar..?'' sambung nenek ranti, Mentari terkejut,jujur saja pertanyaan yang nenek baru ucapkan membuat Mentari teringat kembali kisah masalalu, peristiwa yang membuat Mentari sampai hampir gila, kehilangan 2 orang yang sangat dia cintai,
1...< BIMO kekasih hatinya .>...
2...< janin yang ada di dalam perutnya>..
'' mungkin seharusnya kami sudah hidup bahagia, bersama kedua putra putri kami..!'' tutur Mentari sambil menyeka air matanya yang sudah meleleh dipipi chuby nya,'' andaikan saja mobil laki laki BAJ\* itu tidak menabrak kekasihku ,kami sekarang menjadi keluarga yang sangat bahagia,
'' maksut kamu...?'' tanya nenek ranti masih bingung dengan penuturan Mentari,
................................. FLASBECK.........................
Dua tahun yang lalu,] tepatnya tanggal 23 juni 2017 hari yang sangat Mentari tunggu sejak lama, dia pacaran sama Bimo sejak kelas 1 sekolah menengah atas, mereka baru saja lulus sekolah karena sikap mereka berdua kedua bellah pihak keluarga melaksanakan perningkahan mereka secara dadakan di ibu kota,
__ADS_1
Mentari duduk di depan kaca riasnya, sebentar lagi dia akan menjadi nyonya Bimo bramantyo.
dia merasa gugup di usianya baru 18 tahun dia harus meningkah muda karena perbuatan ,ereka.
jantungnya berdetak kencang, antara perasaan gugup dan cemas, Mentari merasa cemas sekali sedari tadi dia menunggu kehadiran sang kekasih nya,yang tak kunjung datang,
cahaya sang adik tunggal masuk kekamar,'' kak..kakak kenapa..?'' tanya cahaya bingung dari tadi mondar mandir, '' kakak cemas,Bimo dan keluarganya belum datang, padahal sebentar lagi acaranya,'' kata Mentari,dia khawatir apa mungkin Bimo akan kabur ya..
'' kak..kakak tenang aja dulu, aku yakin kak Bimo pasti datang,..!'' kata Cahaya sambil memeluk Mentari,'' ayo kak kita liat kedatangan kak bimo lewat balkon saja bagaimana,,...?'' sambung Cahaya tanpa babibu dia menarik tangan Mentari menuju balkon, mereeka berdiri disana menunggu penggantin pria,
Mentari mulai panik padahal baru 10 menit mereka menunggu disitu tapi perasaan Mentari mulai tak bisa tenang,
'' kak ...itu rombongan kak bimo sudah datang,'' kata Cahaya sambil menunjuk rombongan mobil keluarga bimo, langsung Mentari memandang arah ke tempat adiknya menunjuk,senyum menggembang dari bibir mungil Mentari dia bernafas lega,
entah menggapa tiba tiba bimo berjalan ke seberang jalan
\**BIMO...: '' hallo kenapa sayang, kamu menelvonku, bukannya** sebentar lagi kita akan ada
banyak waktu untuk berbicara berdua..'' goda Bimo
MENTARI : '' apa yang sedang kau lakukan disitu, cepatlah kemari kami sudh
menunggumu ,'' katanya sambil menahan air matanya,
\*\*BIMO ; '' ok ...ok baiklah '' kata bimo lalu menggakhiri panggilan telvon.
__ADS_1
baru beberapa lanmgka Bimo melangkah kan kakinya tiba tiba dari arah belakang Bimo mobil sport hitam melaju dengan sangat cepat,Mentari yang menggetahui pun lantas langsung bertriak
'' BIMO....AWASSSSSSSSSSSSSSSSSS'' teriak Mentari, mobil itu menabrak tubuh kekar Bimo sehingga terpental sehingga membuat hidung, mulut dan kepala Bimo menggeluarkan banyak darah segar disana,
Mentari dan Cahaya berlari turun dari tangga kebawah dan berlari keluar gedung,semua orang bingung melihat sang penggantin perempuan berlari keluar, Mentari mendekati kerumunan orang,dia memaksa menerobos kerumunan itu, alangka terkejut dia belum bisa menerimanya,kekasihnya terkulai lemas berlumuran darah,Mentari mendekati tubuh bimo dan langsung memeluknya,Mentari histeris memanggil manggil Bimo, ''kumohon kuatlah sayang, untukku dan anak anak kita..'' kata Mentari sambil terisak tangis,
kedua orang tua Bimo mendekati Mentari, bu susi memeluk tubuh putra kesayangannya
''bagunlah nak, lihatlah calon istrimu, dia sangat sedih, apa kau tidak kasihan melihat kami bersedih begini..'' kata bu susi,tiba tiba pandangan Mentari gelap dan badannya lunglai lemas,Mentari pingsan....
***HAI READER, TERIMA KASIH SUDAH BACA SAMPAI DISINI 😘😘😘 JANGAN LUPA LKE DAN KOMENNYA,KASIH TAU AUTHORNYA BAGAIMANA CERITA YANG AUTHOR BUAT
JANGAN LUPA JUGA VOTE YA,,...BIAR AUTHORNYA SEMANGAT LANJUT EPS SELANJUTNYA***.
Nenek Ranti memeluk mentari ,dia merasa iba dengan yang mentari alami, dia sangat menyayangkan panji harus pergi cepat meninggalkan keluarganya karena ,menyelamatkan anaknya Nenek Ranti, dia juga menggutuk orang yang sudah menabrak Bimo.
*author:.... gimaana ya kalau seandainya nenek ranti tau kalau yang menabrak bimo adalah cucu kesayangan nya, mau tau kelanjutannya, ikutin terus authornya ya.....🙂🙂🙂*
__ADS_1