
Mentari terus melangkahkan kakinya menuju kamar Rena, mentari masih was was, takut Rena tidak biasa berkomunikasi dengan orang seperti dia, melangkah dgan gontai tangan mentari terus beraduu, dia gugup..
" tok tok tok.." suara ketukan pintu," nonn... Rena..boleh saya masuk..?" tanya mentari terbata bata," masuk saja, tidak di kunci kok " jawab Rena,
KLEKK mentari membuka knop pintu kamar Rena, mentari terkejut karena rena sedang menonton drama korea THE HEIRS , drama kesukaanna,
" kenapa diam disitu..??" tanya rena kepada mentari,
" hah, apa nam kim tan akan bertemu dengan gadis itu...?" tanya mentari sambil mendekat ke samping ranjang Rena,
" apa kau suka juga menonton drama ini..?" tanya Rena penasaran,meentari menganggukkan kepalanya,." iya, kami dulu hoby sekali menonton itu.." kata mentari mata nya berkaca kaca menggingat ingat kebiasaan dia dan bimo
" kami..?? makzut mu..?" tanya Rena sambil duuduk di epi ranjang," biasanya kami ..maksutku aku dan kekasihku, selalu menonton bersama..tapi.." sebelum mentari menyelsaikan kata kata ya tiba tiba rena sudah memotongnya,
" jadi loe udah punya pacar..??" tanya Rena penasaran,karena dia sudah tau semua rencana keluarganya untuk menjodohkan mentari dan kakaknya yang tak lain dimas,
mentari mentarik nafas nya dan membuangnya perlahan," mungki kalau mobil sialan itu, kami pasti sudah bersama sampai sekarang.." jelas mentari,
" maksutnya gimana...?" tanya Rena penasaran,
tanpa ragu lagi,mentari menceritakan,semua yang sudah terjadi dwngan dirinya dan mantan kekasihnya \(Bimo \).
__ADS_1
¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥¥
Entah apa saja yang mereka bicarakan sampai tertidur dikamar Rena,jarum jam menunjukkan jam 08.00 waktunya makan malam, nenek ranti yang sudah tiba dimeja makan, tak melihat keberadaan Rena dan Mentari ,langsung memanggil pelayan untuk memanggil mereka,
" nina...." panggil nenek ranti, tak berapa lama pun nina datang " saya nyonya besar " kata Nina sambil membungkukkan badannya,
" kau pergi panggil Rena dan Tari untuk makan malam.." kata nenek ranti
" baik nyonya.." jawab Nina lalu undur diri dan langsung berlari kelantai atas,sesampainya di atas Nina nampak ngos ngosan, dia berdiri sejenak untuk menggatur nafasnya,
tok tok tok
krekkkk suara pintu terbuka, Mentari berdiri di depan pintu sesekali mengguap,
" hai nina, ada apa..?" tanya Mentari polos sambil sesekali menggucek matanya,
" maaf nonna tari, nyonya besar menunggu nonna berdua di meja makan.." jawab nina sopan,
" Hmm meja makan..??? emang jam berapa sekarang.?" tanya Mentari
" sudah jam 8 malam nonna.." jawab Nina, Mentari yang mendengar jawaban nina sontak terkejut.
__ADS_1
" Hah,,jam 8 malam astaga..waktunya makan malam,
nina kau turun lah sebentar aku sama Rena akan turun." kata Mentari sambil masuk kembali ke kamar dan membangunkan Rena,
" hai Rena..bangun..ren..renn rena bangun " kata Mentari sambil menggoyangkan lengan Rena, " hmmm. lima menit lagi, aku masih menggantuk sekali.." jawab Rena dengan suara khas bangun tidur,
" ya sudah lah,.." kata Mentari sambil berjalan ke kamar mandi untuk cuci mukanya,
*lima belas menit berlalu,ahirnya mereka turun me meja makan*.
Nenek Ranti yang menunggu mereka semenjak tadi,pun mendengus kesal,
" hai anak muda, kau ingin membunuh nenekmu, menunggu kalian dimeja makan berjam jam " kata nenek Ranti bercanda,
Rena berjan menuju ke belakang tempat duduk nenek dan memeluknya dari belakang,
" nenek ku sayang jangan marah, bukannya nenek mendatangkan dia kesini untuk di jodohkan dengan kakakku,aku dan dia sedang menggakrapkan diri " bisik Rena di telingga nenenk ranti,beliau pun tersenyum setelah mendengarkan celotehan cucu kesayangannya itu,
" dasar anak nakal, ya sudah ayo kita makan " kata nenek ranti, tanpa bersuara Rena dan mentari duduk di kursi dan menyantap makanan di meja makan.
***hai reader , terima kasih sudah mampir kecerita aku,jangan lupa like komen dan vote nya ya ok 😉😉
__ADS_1
aku tunggu loh*** .......