CINTA DIDALAM PERJODOHAN DAN JANJI

CINTA DIDALAM PERJODOHAN DAN JANJI
janji Dimas


__ADS_3

Dimas melepaskan pelukannya dan membantu Mentari berdiri," ayo pulang, nanti kamu akan sakit," ajak Dìmas


mentari menggangukkan kepala,lalu mereka ber jalan menuju mobil nya,Dimas membantu Mentari duduk dan memasangkan sitball,dimas putar balik dan duduk di kursi kemudi,Dimas melajukan mobilnya menuju apartemennya,


selama perjalanan sesekali Dimas melirik ke arah Mentari yang sudah tertidur terlelap,


" aku berjanji akan menjaga mu " gumam Dimas sambil menggengam tangan Mentari dan menjatuhkan di pangkuannya,


rumah sakit......


Ben,Rena,mami Alice dan Nenek Ranti menunggu di luar ruangan IGD ,


" Ben...bawa mami sama Rena pulang saja,biar saya yang menjaga mas ilham !" perintah Mami Alice,


" Tidak nak..mami mau menunggu ilham sadar " kata Nenek Ranti menahan mata sembabnya,Mami Alice duduk disebelah Nennek Ranti dan menggengam kedua tangan Maminya,

__ADS_1


" mi..Alice mohon sama Mami, sekarang Mami sama Rena pulang dulu ya,besok pagi Mami boleh datang kesini gantian sama Alice " kata Mami Alice,


Setelah beribu kata untuk membujuk maminya ,Alice masuk kedalam ruangan dimana suaminya masih tiduran di ranjangnya,Alice menggengam tangan suaminya,


" Pi..Mami mohon sadar.." Kata Alice sambil menangis mencium tangan suaminya,


DIAPARTEMEN DIMAS


Dimas membaringkan tubuh Mentari di tempat tidur pelan pelan,Dimas memandangi wajah Mentari yang sudah pucat pasi,


" Aduh..gimana ini baju nya basah ,gak mungkin kan aku suruh pelayan sekarang sudah larut malam,tapi aku tidak punya baju buat baju gantinya " kata Dimas,


Dimas masuk kekamar mandi,setelah 15 menit dia keluar dari kamar mandi,dengan pakaian santainya,Dimas menatap wajah Mentari yang masih tertidur pulas,perlahan Dimas naik ke atas tempat tidurnya dan mulai melepaskan semua baju Mentari dan memakaikannya kemeja warna biru miliknya, sesekali Dimas menelan selavinanya dengan susah payah melihat tubuh polos Mentari,


sabar Dimas,dia masih calon lu, kalau lu lakuin sekarang yang ada lu bisa di gorok sama papi lu,ingat lu punya April ! kata Dimas memperingati dirinya sendiri,

__ADS_1


kemudian Dimas berbaring menghadap kearah Mentari, Dimas mengelus pelan pipi Mentari


" Aku akan selalu menjagamu, selamat tidur " bisik Dimas pelan di telingga Mentari dan mengecup pelan pipi Mentari,Dimas merangkulkan tangannya kepinggang Mentari dan ikut terlelap bersama Mentari..


#povBEN


Setelah mengantar Nenek Ranti dan Rena kerumah keluarga Mahendra, Ben pulang ke apartemennya bersebwlahan dengan apartemen Dimas,setelah masuk kedalam apartemennya Ben mandi dan memakai baju tidurnya,kemudian rebahan di atas ranjangnya yang ngak ter lalu besar,


" Besok aku harus cerita ke Dimas,kenapa dunia itu begitu sempit sih,Dimas harus meningkah karena perjodohan orang tuannya dan juga melaksanakan janji nya kepada almarhum Bimo, aghhhhhh pusing..! kata Ben mengusap kasar mukanya dan tidur memeluk bantal guling kesayangannya,


Cahaya matahari pagi menerobos masuk kekamar Dimas melalui cela cela jendela apartemwnnya,menerpa wajah Mentari,Mentari terkesiap saat bangun,dia merasa aneh dengan kamar itu terlebih lagi,laki laki yang kini tidur degannya sambil berpelukan,


sungguh indah ciptaanmu tuhan ,gumam Mentari sambil tersenyum kemudian menatap dada bidang Dimas,Mentari pelan pelan menggusap dada Dimas,


" *ayahh..Tari merindukan ayah " kata Mentari lirih namun masih terdengar oleh Dimas yang dari tadi pura pura tidur,Dimas tersenyum simpul,

__ADS_1


**selamat membaca..


maaf ya author up 2 bab hari ini, karena author lagi gak mood menggetik hehehe***..


__ADS_2