
setelah perjalanan jauh, akhirnya mereka sampai dikediaman keluarga MAHENDRA ,Mentari dan mang ujang turun dari mobil dan memasuki rumah utama keluarga, di ruang tamu ada RANTI ADIPUTRA MAHENDRA atau nyonya besar, tetua di keluarga MAHENDRA, sedang menunggu ke hadiran mereka,
" selamat malam nyonya besar, mohon maaf kami datang terlambat." kata mang ujang,nyonya besar menggnguk kn kepalanya,
" silakan duduk," kata nyonya besar mempersilakan mereka duduk, Mentari dan mang ujang pun duduk .
" mang ujang, sudah memberitaukan kamu kan ,apa saja pekerjaanmu disini..?" tanya nyonya besar ke pada Mentari,
" sudah nyonya" jawab Mentari lemah lembut,
dia mirip sekali dengan Ayahnya,batin nyonya ranti,
" ok kalau begitu ,kamu istirahat aja dulu di kamar tamu,nina akan menggantarmu, nina ...?" panggil nyonya Ranti ke pembantunya,
"saya..nyonya besar" kata nina sambil ngos ngosan karena berlari dari dapur ke ruang tamu,
" antar nona ini di kamar sebelah kamar tuan Dimas. " perintah nenek ranti,nina mengangukkan kepalanya dan mengajak Mentari naik ke atas lantai 5 ,lantai paling atas, di lantai 5 disana ada 3 kamar, kamar utama di tempatin Dimas cucu pertama Nek ranti, kamar kedua untuk kamar Mentari dan yang paling ujung kamar jelita, adik dimas, ada ruang gym, kolam berenang dan ruang belajar milik Dimas,
diruang tamu nek ranti sedang berbicara dengan mang ujang,
" mang, itu benarkan anaknya panji..?" tanya nenek Ranti penasaran,
" benar nyonya ,Mentari putri dari tuan panji abraham,mentari anak pertama dan dia mempunyai adik perempuan bernama Cahaya, nyonya lastri menyembunyikan edititas ayah kandung mereka, karena nyonya lastri yakin tuan agus abraham akan menggambil kedua putrinya darinya," jelas mang ujang
" syukur lah sekarang aku sudah menggetahui putri dari panji rencana selanjutnya aku akan kasih tau ke anakku dan menjodohkan cucuku dengan Mentari.." kata nenek Ranti sambil melihat foto 2 laki laki yang ada di ruang tamu, ya foto itu adalah foto ayah dimas dan ayahnya mentari,
__ADS_1
" maaf nyonya besar bagaimana kalau lastri tidak setuju dengan perjodohan ini..?" tanya mang ujang, dia tau betul kalau bu lastri sangat membenci tuan bram bosnya atas meninggalnya suami bu lastri,
" saya akan cari cara, agar lastri mau memaafkan anak saya " jawab nenek Ranti.
sampai di lantai 5 ,didepan pintu kamar nina mempersilakan Mentari masuk , Mentari terkejut kamarnya disini lebih besar 2 kali lipat dari kamarnya di kampung,disalam ada lemari baju dan ruang ganti baju, meja rias ,sofa di depan tempat tidur dan televisi,
" terima kasih nina" kata Mentari setelah mereka seleaai menyusun baju Mentari didalam lemarinya,
" sama sama nona.." jawab nina sambil berdiri di depan
" jangan panggil aku nona, panggil saja aku Mentari, kita sama sama orang kerja disini" kata Mentari sambil duduk di tepi ranjang,
" maaf nona, setau saya ,kalau pembantu semua tidur di pavaliun belakang, bukan satu rumah nona, " jawab Nina,Mentari yng mendengar penjelasan nina pun dibuat terkejut,
" maaf nona sebaiknya nanti nona tanya langsung ke nyonya besar, kalau begitu saya undur diri nona permisi " kata nina undur diri
" eh tunggu dulu nina, boleh kah saya minta no ponsel kamu..?" kata Mentari sambil melangkah mendekati Nina dan menyodorkan ponsel miliknya ke arah Nina,Nina menyimpan no nya ke ponsel milik Mentari, kemudian Nina keluar dari kamarnya Mentari.
saat Nenek ranti akan naik ke atas lewat lift yang berada disamping tangga, nenek Ranti melihat nina yang baru turun dari atas lantas memanggilnya,
" nina..kesini " panggil nenek,
nina berjalan menuju ke nyonya besarnya berdiri,
" saya nyonya besar.." jawab nina sambil membungkukkan badannya,
__ADS_1
" apa nona tadi bertnya sesuatu padamu...?"tanya nenek ranti penasaran.
" tidak ada nyonya besar " jawab Nina,
" baiklah ,istirahatlah sana, besok pagi jangan pernah suruh suruh nona itu untuk berkerja apa pun di rumah,"kata nenek ranti sambil masuk kedalam lift dan naik ke lantai 3 dan masuk kamarnya,
Pagi yang sangat cerah, jam 06.00 Mentari sudah bangun dan keluar dari kamarnya kemudian turun ke lantai bawah lewat tangga,
" pagi nina " sapa Mentari kepada nina yang sedang menyapu lantai di ruang tamu,nina yang mendengarkan sapa an Mentari langsung menghentikan kerjaannya.
" selamat pagi nona,ada yang bisa saya bantu..?" tanya Nina " jangan panggil aku nona ,nina panggil saja aku Mentari,seharusnya yang tanya aku, ada yang bisa saya bantu..?" tanya Mentari kepada Nina,
" maaf nona mentari, nyonya besar berpesan nona mentari jangan melakukan apa pun di rumah ini biar kami saja yang membersihkan." kata nina,
" lalu aku harus ngapain..?" tanya Mentari
'' kamu harus menemanin sayav jalan jalan keluar,'' kata Nenek Ranti, dari arah belakang Mentari
reflek Mentari balik badan '' nyonya besar'' ucap Mentari
'' panggil aku nenek saja,'' jawab nenek ranti'' baiklah .....''jawab Mentari kemudian mereka berjalan bersama keluar rumah, para pekerja rumah pun heran di buatnya,dengan sikap sang nyonya besar kepada Mentari
__ADS_1