
"Cie cie abis ngapel dari rumah kak Kristal ternyata pantesan lama"goda Rara pada Lion
"Serah lhu lah dek"
"Gue boleh kekemar kan?"tanya Lion
"Ah iya gapapa kemamar aja gue gak jadi marah cie cie ngapelin teteh ital"Rara mengejek kakaknya lalu ngacir kekamarnya
"Pea lhu ya"Teriak Lion
"Tapi untung aja dia gak curiga sama gue huft"ucap Lion lalu masuk kekamarnya untuk mandi dan mengganti pakaiannya
Rara bersenandung kecil didalam kamarnya sambil memperhatikan ponselnya sesakali ia tersenyum
Ada apa ini? hanya dia yg tauㅋㅋ
.
.
.
"Oh god help me!"
"Apa bener dia yg ngintilin adek gue tapi apa motif sebenernya kalok diliat dari ancaman yg Bara dapet apa mungkin dia suka sama adek gue? Arkhhh puyeng gue"Lion berbicara sendiri
"Ya gue harus mata matain dia"Ucap Lion
Lion pun mengambil ponselnya diatas nakas dan memencet nomor seseorang untuk ia hubungi
"**Halo Kris"sapa Lion
"........."
"Lho mau ngk mata matain dia?"tanya Lion
".........."
__ADS_1
"Iya gue bingung harus minta bantuan sama siapa kan yg ahli sama beginian cuma lhu"Ucap Lion
"..........."
"Oke kalok gitu thanks ya Kris bay"Bara menutup sambungan telfonnya**
"Huft semoga semuanya lancar"Lion menaruh ponselnya lalu memilih menonton film action di laptopnya
.
.
.
.
"**Gawat tuan muda Lion dan Bara sudah mulai menyelidiki kita"ucap seseorang dari sebrang telfon
"Tidak becus kamu apa gunanya saya membayar kamu mahal,kamu sangat ceroboh,cepat selesaikan masalah ini atau keluarga kamu akan saya bunuh semuanya"ancam seorang pria dengan kaca mata hitam dan jas hitamnya
"T-tapi tuan saya tidak tahu bagaimana caranya"Ucap pria itu
"Bikinin gue kerjaan aja Lion sama Bara itu"Gerutu pria itu
.
.
.
"Pagiku cerahku matahari bersinar"Tito bersenandung
Saat sedang asik bernyanyi dia berpapasan dengan Rara
"Eh pagi pagi udah ketemu cewek cakep morning Ra"Sapa Tito
"Morning juga manusia tersengklek seantero galaksi bima sakti"Jawab Rara cekikikan
__ADS_1
"Iya deh gak papa dibilang sengklek sama orang cantik"Ucap Tito tertawa
"Hus To harus jaga image kita"ucap Rara mengingaktakan Lalu dengan cepat mengubah ekspresinya menjadi datar emang gak salah temen temen nya kasik dia julukan Queen Of Duality
Begitupun dengan Tito yg langsung seperti cowok cool dan pendiam aslinya mah sengklem tiada Tara
Akhirnya Rara jalan bareng Tito kekelasnya
Selama perjalanan mereka terus saja tertawa karna celotehan dari Tito yg sangat unfaedah.
Bel tanda masuk pun sudah berbunyi semua siswa maupun siswi SMA TUNAS BANGSA langsung masuk kekelas mereka masing masing untuk mengikuti mata pelajaran hari ini.
"Selamat pagi anak anak"Sapa pak Edward
"Pagi pak"Sambung siswa siswi IPA 1
"Hari ini bapak akan bagikan hasil ulangan harian kalian"Ucap pak Edward
"Nilai tertinggi diraih oleh Diniara Puspita Ainelia Pratama"ucap Pak Edwar disambut tepuk tangan dari murid IPA 1
"Sudah kudugong pasti Rara yg dapet nilai terbaik"Ucap Tito
"Nilai kamu juga bagus Tito nih punya kamu"Ucap Pak Edward memberikan hasil ulangan harian Tito
"Jiah 93 saya kira bakal 100 pak"Protes Tito sambil cekikikan dan Pak Edward hanya geleng geleng saja
"Oh ya anak anak maaf ya Bapak kasik kalian terlambat soalnya Bapak banyak urusan belakangan ini"Ucap Pak Edward
"Gak papa pak"Jawab Mereka serentak kecuali Tito
"Sibuk dalam rangka apa ni pak saya curiga Bapak sibuk ngapelin janda dikomplek saya"Selidik Tito
Semua siswa siswi IPA 1 pun tertawa tebahak bahak mendengar penuturan Tito
"Atito Gema Prawira"Teriak Pak Edwar memekakkan telinga dan langsung menjewer telinga Tito
"Ampun pak"Teriak Tito dan semua siswa siswi IPA 1 kemabli tertawa terbahak bahak
__ADS_1
Hal ini sudah sangat biasa mereka lihat semua guru tahu bagaimana anak IPA 1 terlebih Tito apa yg mereka katakan itu kasih sayang antar sesama dan untuk mencairkan suasana atau untuk menguatkan satu sama lian jadi gak ada kata BAPERAN diantara mereka.