
"Dek lho kenapa bisa kayak gini sih?"Lion mendekap tubuh adiknya yg basah kuyup itu
"Bara kecewa sama gue bang"Ucap Rara lalu pingsan
"Dek!"Teriak Lion
"Ayo Le kita bawa adek kamu kemobil"Ucap Pak Rio
Lion hanya mengangguk
"Dek kamu kenapa gini sih?Si Bara apaain kamu sampe kamu kayak gini?"
"Awas lho Bar gue bakal bikin perhitungan sama lho"Lion emosi
"Udah Le jangan tersulut emosi,Kita belum tau apa yg sebenarnya terjadi,jadi jangan berasumsi sendiri"Nasihat Pak Rio guna meredakan emosi putra sulungnya itu
Lion hanya terdiam mendengar ucapan sang ayah
.
.
.
"Le ayo kita keluar biarin adek kamu istirahat"Ucap Pak Rio
"Gak yah Lion bakal nemenin Rara ayah istirahat aja ya"Ucap Lion dan Pak Rio hanya bisa mengiyakan saja
"Dek maafin abang ya,Abang udah diemin kamu"Lion menyesal
__ADS_1
"Abang baka bikin si Bara bonyok berani beraninya dia bikin adek abang ini sampe kayak gini"Lion menggenggam erat tangan adiknya
Karna kelelahan Lion pun tertidur dengan posisi terduduk sambil memegangi tangan adiknya
.
.
.
Pagi menjelang,Dan sang surya sudah mulai menampakkan diri dan menerobos masuk kedalan kamar yg dominan berwarna hitam itu membuat sang empu kamar terbangun
"Hoam"Rara menguap
Dia mengerjap ngerjapkan matanya guna menyesuaikan cahaya karna dia baru bangun.
Dia melihat Kakaknya masih tertidur pulas dengan posisi yg tidak berubah dari tadi malam.
"Bang?Bangun udah pagi"Rara mengguncang tubuh Kakaknya
"Ehm"Lion melenguh dan perlahan membuka matanya
"Lho udah bangun dek?lho gak papa kan?"Lion langsung bangun
"Iya gue gak papa kok Bang"
"Kanapa lho kagak sekolah?"Tanya Rara
"Gue mau jagain lho dek,Maafin gue ya karna udah diemin lho"Lion memeluk adiknya dan Rara pun membalas pelukan dari Kakaknya itu sembari tersenyum.
__ADS_1
Namun pelukan itu mengingatkan dia dengan kejadian kemarin membuat senyum diwajahnya pudar seketika.
.
.
.
"Makan yg banyak dek biar badan lho vit lagi"Lion menyuapi adiknya
"Mau minum?nih minum minum"Ucap Lion menyodorkan gelas berisi air putih
"Makasi ya Bang,emang abang itu abang terbaik seantero galaksi bima sakti"Puji Rara spertinya agak berlebihan
"Sa ae lho"Bara menjitak pelan kepala adiknya dan mereka berdua tertawa bersama
Namun tawa mereka terhenti karna ketukan pintu
"Iya masuk aja"Teriak Rara
"Morning my princess and my son"Sapa Pak Rio
"Mornig yah"Jawab Lion dan Rara kompak
"Lagi asik becanda ya?"Tanya Pak Rio
"Gak kok yah tadi Bang Lion jitak kepala Rara,Masak Rara masih sakit di jitak"Rara sengaja memanas manasi ayahnya agar abangnya kena omel
"Ale!adek kamu masih sakit ya jangan dijahilin awas ya kamu"Ucap Pak Rio menjewer telinga putranya itu dan Lion hanya bisa meringis kesakitan ,Dan merekapun tertawa bersama.
__ADS_1
Pemandangan yg sangat indah dipagi hari ini walau sosok sang bunda sudah tidak ada namun Pak Rio selalu mencoba mejadi sosok Bunda dan Ayah bagi kedua anaknya itu agar mereka tak merasa kehilangan sosok bunda,dan untuk sesaat Rara melupakan masalahnya dengan Bara karna milhat tawa dan senyuman dari kedua pahlawannya.