CINTA DINIARA

CINTA DINIARA
Episode 30


__ADS_3

Rara segera memesan taxi online namun kali ini dia bukan ingin kerumahnya melainkan dia akan kerumah Bara dia yakin saat ini Bara tidak sedang dirumah,Dan di akan memberikan kejutan untuk Bara dan akan meminta maaf karna dia salah faham terhadap Bara.


Rara sangat bersemangat selama perjalanan karna Bara pasti akan memaafkannya itu yg dia pikirkan tentu saja Bara pasti memaafkannya,Bara tidak bisa melihat atau lama lama tidak bertegur sapa dengan Rara.


...Ding dong… Rara memencet bel...


...Pintu terbuka...


"Eh non Rara ayo masuk non"Ucap Bik Sumi


"Iya Bik"Rara sopan


"Tumben kesini non mau ketemu aden ya?"Tanya Bik Sumi


"Hehe iya bik tapi jangan kasik tau Bara ya kalau nanti dia pulang"Ucap Rara


"Lah kok non tau aden ngk dirumah?"Tanya Bik Sumi


"Ya kan hari ini jadwal dia latihan basket bik"Jawab Rara


"Enon emang tau semua tentang aden udah cocok ni jadi istri"Ucap Bik Sumi dan Rara hanya tersenyum simpul


.


.


"Rencana kamu apa sayang?"Tanya Buk Ranum pada Rara


"Gak sih aunty tapi Rara cuma mau ngagetin dia aja nanti,Rara bener bener udah salah faham sama dia Rara harus minta maaf"Ucap Rara


"Semua orang pasti pernah salah faham aunty juga pernah gitu,semangat ya sayang"Ucap Buk Ranum dan Rara hanya mengangguk

__ADS_1


"Afternoon Ma"Teriak Bara


"Salam dulu baru afternoon"Tegur Buk Ranum


"Bara tadi udah salam tapi Mama gak denger tu"Ugap Bara


"Hem iya deh sekarang kamu mandi ganti baju dulu terus turun makan ya"Perintah Buk Ranum


"Siap buk mentri"Ucap Bara cengengesan lalu ngacir kekamarnya Buk Ranum hanya bisa geleng geleng saja


...Ceklek…Bara membuka pintu...


"Suprise"Ucap Rara dari balik pintu dengan senyum manis yg menghias wajahnya


Rara berhambur memeluk Bara dengan sangat hangat,Namun apa ini?Bara tak membals pelukannya?Apa yg terjadi pada Bara?


"Lho gak papa kan Bar?"Tanya Rara


Bara masih diam


"Cuma mau ngomong itu kan?"Tanya Bara dengan wajah datar


Rara mengangguk


"Kalau gitu lho boleh pulang"Ucap Bara


"Maksud lho apa Bar?Lho marah sama gue?Plis Bara gue minta maaf"Rara memohon


"Maaf?udah telat dimana lho waktu gue mohon mohon supaya lho mau dengerin penjelasan gue?lho lebih percaya sama apa yg lho lihat tanpa tau apa yg sebenernya terjadi,Jujur gue kecewa sama lho Ra,Sekarang lho keluar"Ucapan terakhir Bara meninggi


Rara pun terkejut mendengar Bara membentaknya air matanya luruh begitu saja,Dia berlari keluar kamar Bara dan menuruni anak tangga satu persatu dengan air mata yg terus saja keluar dari matanya membasahi mata indahnya,Dia tidak menghiraukan Panggilan dari Buk Ranum yg memanggilnya.

__ADS_1


Rara terus berlari dibawah langit yg sedang turun hujan deras membuatnya basah kuyup namun dia tidak menghiraukan itu.


Hari sudah semakin petang namun hujan tak kunjung reda malah semakin besar saja.Dengan perasaan hancur mendengar bentakan dari Bara Rara tqk memepdulikan apapun lagi baginya dunianya sudah hancur dihari dimana Bara berkata dengan suara yg sangat tinggi padanya,Bara yg dulunya selalu menjaga Rara dan tak membiarkan sedikit lukapun ada ditubuhnya dan menjadi matahari baginya matahari yg mampu melelehkan hatinya yg bagaikan balok es setelah keluarga dan sahabatnya,Kini matahari itu sudah terbenam bersama kenangan yg mereka punya.


.


.


Lion berkali kali menghubungi adiknya namun hpnya tak bisa dihubungi,Lion sangat panik takut adiknya kenapa kenapa apalagi disaat hujan yg deras seperti ini.


"Le kita cari aja adek kamu ayah takut dia kenapa kenapa"Saran Pak Rio


"Iya udah Yah Lion keluarin mobil dulu"Ucap Lion dan pak Rio mengangguk


Lion melajukan mobilnya dengan sangat cepat,sudah banyak tempat ia kunjungi tapi tetap saja ia tidak menemukan Rara.


"Gimana ni yah kita udah cari ketempat tempat yg sering Rara kunjungin tapi dia gak ada"Ucap Lion melirik ayahnya


"Kita cari sekali lagi Le semoga ketemu"Ucap Pak Rio tak mau putus asa


Dab Lion pun hanya mengangguk


.


.


"Yah kayaknya itu Rara deh?"Lion menunjuk kearah seorang gadis yg terduduk dipinggir jalan dengan tubuh yg sudah basah kuyup


Tanpa banyak bicara Lion melajukan mobilnya menuju gadis itu,Lalu memberhentikan mobilnya


Lion keluar dari mobilnya tanpa membawa payung,Dan berlari begitu kencang

__ADS_1


"A-abang?"


"Dek?ya allah dek lho kenapa?Ayah ini bener Rara!"Teriak Lion dan Pak Rio segera berlari


__ADS_2