CINTA DINIARA

CINTA DINIARA
Episode 33


__ADS_3

"Dek buruan"Teriak Lion


"Iya bentar"Teriak Rara juga


"Wih cantik bener adek gue"Puji Lion


"Gue kan emang selalu cantik setiap saat kapanpuj dan dimanapun Bang"Jawab Rara narsis


"Mulai dah tu narsis"Cibir Lion pada adiknya dan merekapun tertawa bersama


.


.


.


Mobil sport mewah milik Lion memasuki gerbang sekolah yg terlihat sangat megah itu.Dia langsung saja memarkirkan mobilnya dan segera membukakan pintu untuk adiknya.


Saat Lion membukakan pintu untuk Rara semua siswi yg melihat itu dibuat iri


"*gu*e jugak pengen kayak gitu"


"Beruntung banget sih Rara udah banyak yg suka punya abang ganteng+Keluarga tajir lagi"


"Tukeran tempat yok Ra"


"Gue calon bininya Kak Lion tenang aja guys"


"Ketinggian mimpi lho pea"


Dan masih banyak lagi


"Bang Gue masuk duluan ya soalnya Mira sama Tere udah nungguin gue"Ucap Rara


"Eh bentar Mira?"Tanya Lion


"Emang tu bocah sekolah disini?"Tanya Lion lagi


"Ya Bang dia sama keluarganya pindah keJakarta makanya dia sekolah disini"Jawab Rara


"Oh begono yaudah titipin yak salam gue buat dia bilang jugak suruh dia main lah kerumah bareng Om sama Tante"Ucap Lion dan Rara hanya mengangguk


Rara berjalan melewati setiap koridor menuju kelasnya,banyak sekali orang yg menyapanya dan bertanya kabarnya hari ini,tumben banget kenapa ya?mungkin karna mereka udah tau siapa Rara makanya mereka ramah?


"Hai guys"Sapa Rara pada Mira dan Tere

__ADS_1


"Kakak kok telat sih?"Tanya Mira


"Hehe sory ya dek tadi Kakak nebeng mobilnya Bang Lion makanya lama macet jugak"Jawab Rara


Mira dan Tere pun hanya mangut mangut mengerti


"Oh ya gimana lho sama Bara?"


"Udah baikan belum?"Tanya Tere


Rara menghela napas,Dan duduk di bangkunya


"Gue udah tau yg sebenarnya"Jawab Rara


"Yg sebenarnya maksud lho?"Tanya Tere dan Mira hanya menyimak


"Iya sebenernya yg gue lihat itu bukan kejadiab yg sebenernya lho bener gue salah faham,Jadi waktu itu Bara cuma nolongin cewek itu dari preman dan yg gue liat ditaman itu,sebenernya tu cewek mau bantuin obatin tangan Bara yg luka"Jelas Rara


"Lho taunya dari mana?"Tanya Tere


"Gue liat rekaman CCTV tersembunyi ditaman itu makanya gue tau"Ucap Rara


"Berarti sekarang lho sama Bara udah baikan dong"Ucap Tere tersenyum bahagia begitupun Mira


"Enggak"Satu kata yg mampu melunturkan senyum diwajah Mira dan Tere


Rara kembali menghela napasnya


"Pas gue tau kalok gue itu salah faham,gue langsung pergi kerumah Bara buat minta maaf sama dia,dan ngasik suprise"


"Tapi waktu gue minta maaf dia bilang gue udah telat dia udah kecewa banget sama gue"Ucap Rara sendu


"Yaampun Ra kasian banget gue sama lho tu si Bara kok gitu sih?"Tere memeluk Rara begitupun Mira


"Sabar ya Kak,nanti aku bakal ngomong sama Kak Bara"Ucap Mira


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"See you"Teriak Rara pada Mira yg sudah dijemput oleh supirnya dan Mira melambai kearahnya


"Ke gue lho kagak bilang see you gitu?"Tanya Tere


"Dih ogah gue"Jawab Rara tertawa


"Oke fine ghe ngambek"Ucap Tere

__ADS_1


"Eh eh jangan gitu dong,Yaudah deh see you ya Tere yg cantik"Ucap Rara sok manis


"Gitu dong yaudah ya gue balik dulu,lho kan bakal balik sama Bang Lion jadi lho tunggu aja bay"Tere melambaikan tangan dan Rara pun membalasnya


"Lama bener sih Bang Ale bisa lumutan gue lama lama nungguin dia"Ucap Rara


.


.


Rara membuka tasnya untuk mengambil ponselnya namun dia melihat sebuah buku tebal ditasnya


"Astaga gue lupa ni buku belum gue balikin ke perpus,untung gue liat kalok kagak bisa bisa ni kuping gue budeg mendadak denger ocehan Buk Raya"Ucap Rara


Rara berjalan menuju perpustakaan sembari sedikit bersenandung


"Permisi buk"Sapa Rara


"Eh Rara pasri baru inget ngembaliin buk ya?"Tanya Buk Raya


"Hehe ibuk emang pengertian deh,Cuma telat satu hari buk"Ucap Rar cengengesan


Dan Buk Raya hanya bisa geleng geleng kepala saja


"Yudah kamu catet tanggal pengembalian buku kamu"Ucap Buk Raya menyodorkan Buku catatan pinjaman buku


"Udah"Jawab Rara


"Buk ada buku baru gak dateng?"Tanya Rara


"Em pas banget lagi banyak koleksi buku baru diatas kamu cari aja disana"Ucap Buk Raya


"Kalok gitu saya keatas ya buk,selamat mengerjakan tugas bertumpuk tumpuk Buk"Ucap Rara lalu ngacir


"Aduh Ra ra lama lama saya ngomong sama kamu bisa kurang waras otak saya ini"Ucap Buk Raya


Rara mencari buku buku yg ia inginkan dan mengambil beberapa buku,namun saat dia ingin mengambil buku yg berada di rak paling atas dia tidak sampai menjangkaunya dan kakinya pun terpeleset oleh lantai yg masih agak licin karna bekas dipel.


Dia menutup matanya sudah pasti tulang tulangnya akan merasakan sakit karna berbenturan dengan lantai,Tapi Kok tulang tulangnya gak sakit ya?


Rara membuka matanya perlahan


...Deg…...


Manik mata Bara dan Rara saling bertemu,untuk seperkian detik mereka saling menatap satu sama lain.

__ADS_1


Rara melepaskan tangan Bara dari pinggangnya


__ADS_2