
Rara kini sedang mengamati langit sore yg tampak indah dan pemandangan sunset yg menyejukkan mata.
Dia duduk dengan buku ditangannya dan dengan mengenakan knit sweater berwarna hijau tua dan dipadukan dengan cigarette pants berwarna putih.
Dia menghela napas berkali kali,Kembali mengingat kejadian kemarin itu kembuat dadanya sesak
"Lho bener Bar gue seharusnya gak egois,gue seharusnya dengerin lho"Ucap Rara lirih
Dia meletakkan buku yg ia pegang dan mangambil ponselnya diatas nakas.
Dia membuka aplikasi chat diponselnya dan memencet nomor seseorang.
"Hah dia blokir nomor gue?"Rara panik
"Damn dia beneran blokir nomor gue,apa sekecewa ini lho sama gue Bar?"Rara melempar ponselnya ke atas kasur king sizenya
Rara mengusap wajahnya kasar dia tidak tahu harus berbuat apa sekarang baru kali ini dia melihat kekecewaan Bara yg sangat dalam padanya sampai memutus sarana komunikasi dengannya.
...Tok…tok…tok…...
"Masuk"Ucap Rara dari dalam Kamar
"Lho kenapa dek mata lho kok merah gitu?"Tanya Lion
"Gak ada tadi gue kelilipan Bang"Elak Rara
"Oh kelikipan gue kira kenapa,Nih gue beliin syomay kesukaan lho dan ditempat langganan lho"Lion menyodorkan Plastik yg berisi dua porsi syomay
Kok dua porsi?Ya Rara mana cukup makan satu porsiㅋㅋㅋ
"Wah abang gue emang best banget"Puji Rara dengan mata yg berbinar melihat syomay yg abangnya beli
"Bang besok gue masuk sekolah ya males gue dirumah sehari kagak sekolah berasa setaun tau ngk"Ucap Rara sambil mengunyah syomaynya
"Emang udah baikan?"Tanya Lion
"Em gue baik banget bang gue sehat,Sama sekali gak sakit,demam gue jugak udah turun trus gue udah gak pusing"Ucap Rara
"Hem yaudah besok lho boleh sekolah dengan satu syarat"Ucap Lion
__ADS_1
"Syarat?"Tanya Rara
"Iya,Syaratnya lho harus berangkat bareng gue tu motor gak boleh lho pakek selama 1 minggu oke?"Jelas Lion
"Yah Kok seminggu sih gak adil bener,Lho kan tau Bang itu motor kesayangan gue "Rengek Rara
"Ngerengek?Gue gak kasik lho naik tu motor selama sebulan gimana masih mau ngerengek?"Ancam Lion
"Yaudah deh cuma seminggu tapi ya,Modus bener lho biar bisa berangkat ke sekolah bareng gue kan gue cantik"Ucap Rara sedikit jumawa tapi emang itu kenyataannya sih hehe
Dan akhirnya mendapat hadiah jitakan dari abangnya
"Kurangin narsis lho"Ucap Lion lalu berjalan keluar kamar
"Dih gapapa kalok gue narsis soalnya gue emang bener cantik beda kalok abang jelek wle"Ejek Rara
Lion berbalik dan mengeluarkan senyum devilnya,Rara yg melihatnya merasa sedikit merinding.Dan dengan kecepatan kilat Lion berlari kearahnya dan menggelitikinya
"Aduh aduh Bang geli woy hahaha berenti pea,Aduh duh ayah"Teriak Rara
"Minta maaf gak?"Lion terus saja menggelitiki adiknya itu
Lion pun menghentikan aksi menggelitiknya dan tertawa renyah lalu keluar dari kamar adiknya
"Sinting kali ya abang gue?"Rara kembali mengunyah syomaynya
.
.
.
"Maaf ya Ra gue harus gini sama lho"Ucap Bara memandangi foto Rara diponselnya
"Terus kenapa lho ngk masuk sekolah Ra?gak mungkin karna lho gak mau ketemu gue,gue takut lho kenapa kenapa"Ucap Bara sendu
...Falsback…...
"Good job guys kita lanjut latihannya besok minggu ya"Ucap Bara
__ADS_1
"Oke bro"Ucap teman teman satu timnya
"Bar gue balik duluan ya soalnya mau anterin Mami gue ke supermarket"Ucap Ansel
"Oke no problem gue jugak mau langsung balik"Ucap Bara
.
.
Bara hendak menaiki motornya namun dia menemukan secarik kertas yg menempel di motornya
"Datang ketaman xxx cepat!"Isi kertas itu
"Siapa sih?masak cuma orang iseng?Oke gue bakal kesana buat mastiin"Bara langsung melajukan motor sportnya
"Katanya ditaman ini tapi ni taman sepi bener kagak ada orang fix ini kerjaan orang iseng"Ucap Bara hendak pergi namun dia mendengar deheman seseorang,Kemudian dia berbalik
"Ternyata kamu mau datang DEBARA PUTRA SEGARA itu kan namu kamu?"Ucap orang yg memakai pakaian serba hitam itu ditambah masker dan kaca mata hitam
"Siapa lho?"Ucap Bara siaga
"Hahaha lucu sekali kamu tidak perlu siaga,aku tidak akan menyakitimu aku hanya menginginkan satu hal darimu"Ucap Orang itu
"Apa?apa mau lho"Tanya Bara
"Hanya satu hal,Jauhi Rara buat dia benci padamu"Ucap Orang itu
"Hah?lho sinting ya nyuruh gue jauhin Rara?"Bara emosi
"Dia itu hidup gue ,cinta gue,Ya walaupun gue belum ngungkapin perasan gue yg sebenernya ke dia tapi dia segalanya bagi gue"Ucap Bara
"Luar biasa aku suka jawabanmu tapi sayangnya itu tidak bisa mengubah keputusanku,Jauhi Rara atau akan kecelakakan dia,Bukan hanya Rara yg akan celaka tapi juga orang terdekatmu juga akan ikut menderita"Ucap Orang itu
"Bedebah lho"Bara hendak melayangkan tinjunya namun ia hentikan
"Hem kamu tidak akan pernah bisa melawanku,pikirkan kembali ucapanku kalau kamu tidak ingin Wanita pujaanmu dan kedua orang tuamu pergi ke alam Baka"Ucap Orang itu lalu pergi begitu saja
...Flasback off…...
__ADS_1