CINTA DINIARA

CINTA DINIARA
Episode 26


__ADS_3

Rara berlari sepanjang koridor dan tak sengaja menabrak seseorang


"Aduh maaf ya"ucap Orang yg tak sengaja Rara tabrak


"Gak papa gue yg salah"Ucap Rara membersihkan bajunya


"Kak Rara?"Ucap Orang itu


"Mira?"Rara terkejut


"Huu aku kanget banget sama kakak"Mira memeluk Rara dan Rara pun membalas pelukan Mira


"Kamu sekolah disini?kok aku gak tau?"Tanya Rara


"Hehe aku baru kemarin pindah belum sempet ngabarin"Jawab Mira cengengesan


Mira adalah adik sepupu Rara yg jarak usia mereka hanya berbeda satu tahun,Mira bersekolah di Bandung tapi sekarang dia pindah sekolah Ke Jakarta.


"Jadi kalian bakal tinggal dijakarta gitu?"tanya Rara menyeruput jus jeruknya


"Iya kak Mama sama Papa yg mau tinggal di Jakarta dan aku harus ikut"Jelas Mira


"Gimana Kak kabarnya Kak Bara?"tanya Mira


...Rara tersedak...


"Aduk Kak kakak gak papa kan?"Mira membersihkan noda bekas jus jeruk yg sedikit tumpah dibaju Rara


"B-Bara?iya dia baik baik aja"Jawab Rara tak bersemangat


Kak Rara kenapa?Biasanya kalok bahas tentang Kak Bara dia paling semangat tapi ini?apa mereka berantem ya?*Batin Mira melihat Kakak sepupunya

__ADS_1


.


.


.


Rara kembali kekelas dengan wajah yg sedikit ceria karna bertemu Mira tak seperti tadi yg terlihat sangat kesal dan marah.


"Ra maafin gue ya"Ucap Tere


"Iya gak papa jangan bahas dia lagi plis gue males"Ucap Rara


...Tere hanya mengangguk...


"Oh ya Mira pindah kesekolah ini dan tinggal di Jakarta"Jelas Rara antusias


"Hah serius Ra?tau dari mana lho?"Tanya Tere


"Bisa nih akhir pekan kita shopimg bareng ke Mall"Ucap Tere


"Bisa banget nanti gue kasik tau Mira"Jawab Rara


.


.


.


Bel pulang sekolah telah berbunyi semua siswa segera meninggalkan sekolah termasuk Rara


Rara berjalan menuju parkiran untuk mengambil motornya dia melihat abangnya

__ADS_1


"Bang"Rara melambai dan berlari kearah Lion


Lion tak membalas lambaian dari adiknya bahkan menampakkan senyumnya saja tidak


"Bang lho kenapa?"Tanya Rara melihat reaksi abangnya yg tak seperti biasanya


"Gue pulang duluan"Lion berbalik tanpa menjawab pertanyaan Rara


Maaf dek gue harus gini biar lho mau intropeksi diri lho sendiri dan membuka mata lho sebelum lho tahu yg sebenernya dan maafin Bara gue bakal terus diemin lho*Batin Lion


"Pasti Bang Ale masih marah sama gue gara gara kejadian kemarin,huh pabo banget gue pakek bentak dia kemarin"Ucap Rara lalu menaiki motornya


Rara melajukan motornya dengan kecepatan sedang membelah jalanan ibu kota yg padat,dia terus memikirkan abangnya yg masih marah padanya,dia pasti sangat salah sampai Lion bersikap seperti itu.


"Kenapa ya tadi pagi Bara gak nyapa gue biasanya dia pasti nyapa gue bahkan ganguin gue?"


"Dih kok gue mikirin dia sih?bodo amat mau nyapa apa enggak gue gak peduli sama sekali"Rara melajukan motornya lebih kencang


.


.


.


"Kenapa Bar tumben minta ketemu?"Tanya Lion menyesap kofenya


"Gimana Rara Bang?"Tanya Bara


"Dia fine lho tenang aja"


"Gue sengaja gak mau teguran dulu sama dia biar dia intropeksi diri gue tau dia pastibakal tau kalok itu salah faham tapi dia msih butuh waktu dan bukti gue yakin kalian bakal cepet baikan"Ucap Lion

__ADS_1


"Hem semoga aja Bang"Bara menyendarkan punggungnya kesandaran kursi


__ADS_2