
Rara merebahkan tubuhnya kekasur karna merasa penat setelah mengendarai motornya dia langsung saja menuju kamar mandi dan mengganti pakaiannya.
Rara hanya menggunakan kemeja yg berbahan linen dipadukan dengan celana pendek agar tidak ribet.
Rara membuka laptopnya untuk menonton drama kesukaannya sekaligus menghilangkan streanya hari ini.
Baru saja Rara akan membuka laptop ponselnya langsung berbunyi,Rara pun menutup laptopnya dan meraih ponselnya
**Panggilan Video dari Litle Sister
"Kakak"Teriak Mira dari seberang telfon dengan melambaikan tangannya
"Jangan teriak teriak mulu tenggorokan kamu nanti sakit"Nasihat Rara lembut kalau sudah dengan Mira dia tidak bisa marah ataupun berkata sarkas karna baginya Mira adalah adik kecilnya yg harus ia sayangi meskipun mereka hanya terpaut usia 1 tahun
Mira hanya nyengir tanpa dosa
"Kak tadi kak Tere nelfon aku katanya besok akhir pekan kita bakal ke Mall? Jadi kan kak?"Tanya Mira memastikan
"Oh itu iya pasti jadi kamu susun aja daftar belanjaan kamu mulai sekarang"Ucap Rara
Dan Mira mengangguk bersemangat
"Yaudah ya dek kakak matiin dulu"Ucap Rara dan Mira mengangguk setuju,Lalu tanpa aba aba Rara sudah memutuskan sambungan panggilannya**
Rara tersenyum setelah mematikan sambungan panggilannya mengingat betapa bersemangatnya Mira yg akan pergi ke Mall bersama dirinya dan Tere,Mira mungkin sudah lebih dewasa sekarang namun dinata Rara sifat kekanak kanakan Mira tidak pernah berubah,Sama sekali tidak,Rara mungkin tidak memahami dirinya sendiri namun dia sangat memahami Mira.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Akhir pekan yg ditunggu tunggu pun tiba,Hari dimana Rara,Mira,dan Tere akan pergi shoping ke Mall tentunya
Rara kini sudah siap dengan jumpsuit berwarna moka dengan sneakers dan tas berwarna senada dengan jumpsuit yg ia kenakan dan rambut yg dikuncir terlihat sederhana tapi elegan.
.
.
.
"Gimana nih Mir udah siap belum daftar belanjaannya?"Tanya Tere
"Udah pasti kalok itu kak nih"Mira memberikan daftar belanjaan nya
Tere pun melihat daftar belanjaan Mira oke awalnya Tere terlihat biasa saja tapi setelah melihat daftar belanjaan yg sangat banyak itu Tere hanya garuk garuk kepala.
Rara dan Mira pun tertawa terbahak bahak melihat reaksi Tere,Mereka sudah menduga kalau Tere akan bereaksi seperti itu melihat daftar belanjaan Mira
Mobil Mira sudah terparkir dengan rapi di depan Mall terbesar di Jakarta itu,Mereka langsung masuk kedalam Mall untuk menikmati Weekend dengan berbelanja.
Dia tidak mencari baju apapun atau mungkin kebutuhan make up tapi dia beralih ke toko aksesoris,Dia melihat gantungan tas couple yg sangat imut menurutnya lalu mengambilnya
"Hem imut ini ngingetin gue sama Ba- ais gue malah mikirin dia"Rara memukul bibirnya
"Em Mbk saya ambil ini ya"Rara memberikan gantungan tas itu
"Mbk totalnya 20 juta ya mau bayar cash atau mungkin pakai kartu"Ucap Pegawai sopan
Rara langsung menyodorkan kartu kreditnya
"Baik terimakasi Mbk sudah mau mampir selamat datang kembali"Ucap pegawai itu sopan dan Rara hanya mengangguk lalu keluar dari toko itu
Rara kembali ke tempat dimana Tere dan Mira sedang berbelanja namun sepertinya banyak yg mengenalinya
Seorang ibu ibu hamil bersama dengan suaminya menghampirinya dan menyapanya
__ADS_1
"Ya allah ini neng Rara ya?Anaknya pak Rio pratama duh gelis pisan"Puji ibu itu
Dan Rara hanya mengangguk dan tersenyum jujur saja dia tidak tahu harus berbicara apa
"Boleh ibu minta foto sama enengnya? biar nanti anak saya mirip eneng Rara gak usah mirip bapaknya"Ibu itu bercanda
Rara ikut tertawa kecil mendengar penuturan ibu hamil itu dan sang suami hanya bisa geleng geleng kepala saja
"Pak fotokan ibuk ya sama neng gelisnya"Ucap ibuk itu kepada suaminya dan suaminya langsung mengangguk dan memotret istrinya bersama Rara
Sudah lebih dari lima pose mereka dapatkan dan ibu itu nampak sangat puas
"Makasi ya neng udah mau foto sama ibuk"Ucap ibuk itu berterimakasih
"Iya sama sama buk saya doakan semoga lahiran ibuk lancar ya dan anaknya sehat tanpa kurang satu apapun"Doa Rara
"Iya neng emang neng teh baik pisan udah geulis baik lagi pasti orang yg dapetin neng teh beruntung pisan"Puji ibu itu
.
.
Setelah ibu ibu hamil tadi pergi dia pun langsung kembali bergegas ke toko tempat Tere dan Mira belanja,disepanjang jalan orang orang terus membicarakan tentangnya hal inilah yg aangat tidak disukai Rara
"Emang cantik banget anaknya pak Rio pratama"
"Elegan juga coy,kalok dia jadi bini gue beh kagak tau anak gue secakep apa"
"Ngimpi lhu bre"
"Ih aku pengen banget kayak kak Rara cantik banget"
"Iya sama aku juga"
"Cantik apaan dari mana mana cantikan jugak gue"
__ADS_1
Dan masih banyak lagi yg mereka bicarakan tentang Rara