
Bara melajukan mobilnya dengan kecepatan maksimal kini tujuannya adalah untuk menjelaskan yg sebenarnya pada Rara dia harus menuntaskan kesalah paham anatara dirinya dan Rara.
Jalanan kota jakarta tak begitu padat hari ini jadi membuat Bara lebih cepat sampai kerumah Rara.
Bara langsung memarkirkan mobilnya dan langsung masuk setelah tadi dipersilahkan.
"Ra!"Bara berteriak mencari Rara
Lion yg berada diruang keluarga pun terkejut mendengar Bara berteriak mencari Rara.
"Woy ngagetin aja lho,ini bukan hutan ya Bar teriak teriak kayak tarzan"
"Yaudah yok duduk dulu"Ajak Lion melihat kegelisahan diwajah Bara
"Kalian kenapa lagi sih?"Tanya Lion
"Rara salah faham Bang sama gue makanya gue samperin mau nuntasin kesalahfahaman ini"jelas Bara
"Haduh kagak kelar kelar ya masalah lho baru aja kemarin bareng sekarang udah berantem lagi heran gue"ucap Lion
"Makanya Bang lho bantuin gue ya bujukin Rara biar mau nemuin dan ngedengerin penjelasan gue ya Bang plis"Bara memohon
"Udah udah kagak usah mohon mohon gue pasti bantuin,kalok gitu gue kekamar dia dulu lho duduk aja diamari bentar bibik anterin lho minuman"Ucap Lion menepuk bahu Bara lalu bergegas kekamar Rara
__ADS_1
Dan Bara hanya bisa menghela nafas panjang.
...Tok tok tok…...
Lion mengetuk pintu kamar Rara,namun Rara tak menjawab.
Lion kembali mengetuk pintu
"Dek?"panggil Lion
"Iya masuk aja"Suara Rara dari dalam kamar
Lion pun langsung membuka knop pintu dan langsung masuk kekamar yg dominan berwarna hitam itu.
Rara hanya mengangguk pelan dan Lion langsung duduk disamping adiknya
"Ini kenapa kamar berantakan trus foto kamu sama Bara kenapa disobek?"tanya Lion
"Rara gak suka dia lagi"Ucap Rara
Lion mengehela nafasnya
"Dek kalok kamu ada masalah jangan suka kayak gini diselesein dulu masalahnya dengerin penjelasan Bara mungkin aja apa yg kamu liat bukan kebenarannya"Ucap Lion lembut
__ADS_1
"Jadi abang udah tau?"Tanya Rara
"Ya Bara yg ngasik tau dia ada diruang keluarga dia nyariin kamu teriak teriak udah kayak tarzan"Jelas Lion
"Ngapain dia kesini kenapa ngk sama cewek itu"Rara memalingkan wajahnya
"Ra jangan gitu abang bilang dengerin penjelasan dia kamu jangan kayak gini hilangin tabiat kamu yg ini kamu juga harus liat dari sudut pandang Bara juga jangan dari sudut pandang kamu doang"Lion menjelaskan
"Tapi Bang jelas jelas Rara liat dia pegangan tangan sama cewek itu apa itu salah faham?"Suara Rara meninggi
"Dek rendahin suara kamu abang ngk suka!sejak kapan kamu berani ngomong gini sama abang?kalok ayah tau dia pasti kecewa"Lion terlihat kesal namun berusaha mengontrol emosinya karna dia tahu Rara pasti butuh menjernihkan fikirannya saat ini.
"Maafin Rara Bang tadi Rara emosi"
"Rara butuh waktu sendiri Bang gapapa kan?"Rara merendahkan suaranya karna tadi telah membentak Kakaknya
"Yaudah abang keluar dulu pikirin sekali lagi ucapan abang tadi selesain masalah jangan kabur dari masalah"Lion keluar kamar dari kamar Rara
Rara menghempaskan tubuhnya diatas kasurnya dia saat ini merasa sangat bingung harus bagaimana
"diselesein dulu masalahnya dengerin penjelasan Bara mungkin aja apa yg kamu lihat bukan kebenarannya"
Kata kata Itu terus mengisi telinga Rara
__ADS_1
Yg dikatakan oleh Lion ada benarnya juga dia seharusnya mendengarkan Bara bukan malah berasumsi sendiri,tapi tidak mungkin dirinya salah jelas jelas dia melihat Bara menggenggam tangan seorang wanita bagaimana itu dikatakan salah faham?