
"Thanks ya Kak buat traktirannya hari ini"Ucap Rara sebelum menaiki taxinya
"Iya sama sama kamu hati hati ya"Balas Elang dan Rara mengangguk lalu masuk kedalam taxinya
"Sekarang gue makin yakin kalok lho juga suka sama gue,Rara sebentar lagi lho bakal jadi milik gue seutuhnya lho hanya perlu nunggu beberapa jam lagi"Ucap Elang tertawa senang kemudian menaiki mobilnya
"Cepat kalian jalankan perintah saya kali ini kalian harus berhasil,tidak berhasil?kepala kalian yg akan saya tebas"Ucap Elang sembari melajukan mobilnya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
*Kok ni supir taxi aneh bener yak?*Batin Rara tak enak
"Em pak ini bukan jalan kerumah saya"Ucap Rara saat melihat taxi yg ia tumpangi melaju kearah lain yg berlawanan dengan rumahnya
Supir taxi itu membuka masker dan topi yg ia kenakan
__ADS_1
"K-kak Zoy?"Rara terkejut bukan main melihat supir taxi itu adalah Zoy
"Apa ini Kak?lho jangan becanda sama gue"Ucap Rara mulai ketakutan
"Maaf Ra gue harus ngelakuin ini,Ini demi keluarga gue"Ucap Zoy semakin kencang melajukan taxi itu
...----------------...
"Kak lepasin gue mau lho apa sih?lepasin gue"Rara meronta meminta dilepaskan namun Zoy tak mempedulikannya
Rara berteriak semakin keras dan terus memberontam agar dilepaskan sampai akhirnya Zoy terpaksa harus membius Rara sampai Rara pingsan.
Dia mendudukkan Rara dan mengikat tangan dan kakinya agar Rara tak bisa kabur dan juga tambahan mulutnya ditutup dengan lakban agar Rara tak bisa berteriak meminta pertolongan,Namun mesti Rara berteriak sangat kencang Tidak akan ada yg akan mendengar suaranya karna gedung tempatnya disekap sangat jauh dari permukiman warga dan jauh dari keramaian.
...----------------...
__ADS_1
Rara mulai sadarkan diri,Dia mengerjap ngerjapkan matanya Ruangan yg sangat gelap dan pencahayaan yg minim hanya ada setitik cahaya dari celah fentilasi udara diruangan itu.Rara mencoba untuk melepaskan ikatan tangan dan kakinya,namun nihil semua sia sia dia tetap tidak bisa membebaskan dirinya,Mau berteriak juga tidak bisa karna mulutnya sudah dilakban.
Rara mulai menangis dia tidak menyangka Zoy tega melakukan ini padanya,untuk apa Zoy melakukan semua ini dan untuk siapa?Dia sudah menganggap Zoy seperti Kakaknya sendiri bahkan keluarganya menganggap Zoy sidah Seperti keluarga sendiri namun apa yg Zoy lakukan?Rara tak habis pikir.
Dia masih mencoba untuk menelaah semua kejadian ini,Dia merasa seperti sedang berada dalam mimpi buruk,Namun kenyataannya ini bukanlah mimpi buruk namun kenyataan yg harus diterima.
Kenyataan bahwa dunia kadang kejam,dan kenyataan bahwa Setiap orang bisa menjadi sebuah belati yg bisa menusuk seseorang.
Rara masih menangis tersedu sedu dan ketakutan karna dia juga sangat takut akan kegelapan dia merasa putus asa.
...DILAIN TEMPAT...
"Ya tuhan dimana Rara"Lion mondar mandir saja dari tadi
"Ayah gimana hp Rara bisa dihubungi?"Tanya Lion
__ADS_1
"Belum Le,Ayah sudah berkali kali nelfon ke nomor adik kamu tapi hpnya sama sekali tidak aktif"Ucap Pak Rio
Pak Rio dan Lion terlihat sangat panik karna Rara belum pulang juga,Dia sudah menghilang dari rumah sejak Sore dan belum pulang juga sampai sekarang padahal ini sudah cukup larut