
Lion mencoba menghubungi teman teman Rara termasuk Tere sahabatnya namun nihil,Mereka tak tahu Rara dimana dan Tere bilang Rara belum mengabarinya sama sekali hari ini dan itu semakin membuat Lion panik.
...Lion mengingat sesuatu orang ini pasti tau dimana Rara tidak mungkin dia tidak mengetahuinya,ya Dia harus menghubungi Bara....
...Dia memencet nomor kontak Bara yg ada diponselnya itu....
...Tut…tut…tut...
"Halo Bang kenapa?"Bara
"Lho kagak perlu basa basi sekarang lho kasik tau gue dimana Rara?"Lion Emosi
"Maksud lho apa Bang Rara ngk sama gue"Bara
"Lho kagak usah sok bego Bar gue tau lho sembunyiin Rara kan?Dia pergi dari rumah dari tadi sore dan belum pulang sampe jam segini kalok bukan lho yg punya kerjaan siapa lagi?"Lion makin Emosi
"Bang lho tenang dulu!Gue gak tau Rara dimana kan lho tau sendiri sekarang gue sama Rara kayak gimana?"Bara
"Trus kalok bukan lho siapa?"Lion
"Ya allah dek lho dimana sekarang?"Lion
"Lho tenang Bang gue bakal bantuin lho nyari Rara gue lagi on the wey kerumah lho"Ucap Bara lalu mematikan sambungan ponselnya
Lion terduduk lemas,Baginya dia adalah Kakak terburuk yg pernah ada,Dia sudah berjanji akan mejaga adiknya tapi sekarang dia tidak bisa menepati janjinya.
Begitupun dengan Pak Rio yg juga terduduk lemas disamping putranya dia juga merasa sudah menjadi ayah yg buruk,Ayah yg tidak bisa menjaga putrinya,Putri kecilnya yg sangat ia sayangi.
...----------------...
...Ding…Dong...
Bel Rumah berbunyi dengan cepat pelayan rumah membukakan pintu
"Den Bara ayo silahkan masuk Den Lion dan Tuan sedang berada diruang keluarga"Ucap Mbok siti mempersilahkan
Dan Bara mengangguk dan langsung berlari keruang keluarga rumah Pak Rio
"Assalamualaikum om"Ucap Bara memberi salam pada Pak Rio dan menyalami tangan Pak Rio dan pak Dio membalas salamnya
Lion menatap Bara sinis
"Boy kamu bantuin kita ya buat nemuin Rara"Ucap Pak Rio memohon
"Ya om Bara pasti bantuin,Om gak usah khawatir"Ucap Bara menenangkan
"Bang sekarang kita harus kerjasama lupain kejadian kemarin,Tujuan kita sekarang cuma Rara"Ucap Bara
Lion setuju tentang usulan Bara itu
"Kalok Rara gak ketemu lebam dipipi lho bakal nambah lagi"Ucap Lion
Dan Bara hanya menelan salivanya dengan susah payah mengingat kemampuan karate Lion yg tidak bisa diremehkan
"Bang sekarang gue tanya apa ada orang lain selain gue yg lho curigai?"Tanya Bara
...Lion masih berpikir...
Kemudian menggelengkan kepalanya karna jujur saja dia tidak mencurigai siapapun selain Bara
"Apa mungkin Bang ini ada kaitannya sama orang itu?"Selidik Bara
"Orang itu?"Tanya Lion
"Ya orang yg ngasik surat anceman ke gue di vila itu dan orang yg ngempesin ban mobil gue Bang"Jelas Bara
"Zoy?"Ucap Lion
"Hah?Bang Zoy maksud lho apa Bang?"Tanya Bara tak mengerti
"Oke gue bakal jelasin ke lho"
"Sebenernya gue udah tau siapa dalang dari kejadian di Vila itu,Dalangnya adalah Zoy ya Zoy dia yg ngintilin lho sampe kesana dan ngasik surat ancaman itu dan juga ngempesin Ban mobil lho"Jelas Lion
"Trus lho tau dari mana Bang?"Tanya Bara
"Gue nyelidikin itu lebih dalam tanpa sepengetahuan lho,dan atas bantuan kristal dan dengan bukti sapu tangan itu lho inget kan?"Tanya Lion
"Ya gue inget sama sapu tangan itu"Ucap Bara
"Jadi saat pertama kali lho nunjukin sapu tangan itu gue udah tau siapa orangnya tapi gue masih gak yakin karna itu gue bakal nyelidikin dan bakal nagsik tau lho kalok semua udah jelas"Jelas Lion
__ADS_1
"Tapi Bar gue inget sesuatu,Kemarin gue ngasik Rara kalung yg udah gue taruh Gps mungkin aja itu bisa ngebantu"Ucap Lion
"Kenapa lho kagak bilang dari tadi Bang elah"Bara menggerutu
"Namanya juga orang panik yg mana sempet inget"Ucap Lion
...----------------...
"Gimana Bang semua udah siap?"Tanya Bara pada Lion
"Lho tenang aja semua udah siap kita tinggal dateng kelokasi"Ucap Lion
Bara dan Lion masuk kedalam mobil sport milik Lion dan dengan cepat Lion melajukan Mobilnya diikuti oleh anak buahnya dengan persenjataan lengkap Yg bisa menonlong sewaktu waktu dibutuhkan.
"Bar gue udah sampe,gue lagi ngintai mereka kira kira disini ada total 40 penjaga bersenjata"
"Didepan ada 10 penjaga,samping kiri kanan total 20 penjaga dan terakhir dibelakang ada 10 penjaga,tapi ini baru penjaga diluar belum penjaga didalam"Jelas Ansel
"Oke kalok gitu lho terus pantau,sebentar lagi gue nyampe"Ucap Bara lalu memutuskan sambugan telfon*
"Gimana?Tanya Lion
"Semua sesuai perkiraan kita Bang"Ucap Bara tersenyum devil dan begitupun Lion yg mendengar ucapan Bara ikut tersenyum devil
...----------------...
"Semuanya siap siap"Perintah Lion melalui monitor
Dan semua pasukan yg Lion dan Bara bawa segera mempersiapkan senjata mereka
Dengan aba aba dari Bara dan Lion Para pasukan pemegang senapan langsung menembakkan peluru mereka kepada penjaga gedung itu dari segala arah.
Dan dengan sedikit bantuan Bara dan Lion mereka berhasil melumpuhkan penjaga luar gedung itu.
Ansel segera keluar dari persembunyiannya dan mendekati Bara dan Lion.
"Gokil man kalian hebat bener"Puji Ansel
"Diaman Rara disekap?"tanya Lion
"Digedung paling atas ruangan paling ujung dilantai 3"Jawab Ansel
"Oke sekarang kita pakek baju anti peluru dulu buat mengantisipasi bahaya yg mungkin lagi ngintai kita"Peringat Bara dan Lion juga Ansel segera memasang Baju anti peluru mereka
...Dor…...
Suara peluru yg ditembakkan mengahantam dinding
Dengan segera Bara Lion dan Ansel mengangkat senjata mereka dan siap meluncurkan peluru dari senapan mereka,Namun musuh mereka sudah jatuh tersungkur karna tembakan peluru.
"Lhu yang nembak ya sel?"Tanya Bara melirik Ansel
"Kagak lho kan liat gue gak nembakin apa apa tadi, arah pelurunya juga beda yakali gue yang nembak"Jawab Ansel
"Bego bener kalian"Ucap Seorang wanita memakai masker dengan jubahnya,lalu dia membuka maskernya
"Kristal?"Lion terkejut
"Kaget ya?kenapa lho kagak kasik tau gue hah?"Kristal menjitak Lion
"Hehe sory Kris tadi gue bener bener panik sampe gak inget kasik tau lho"Jelas Lion
"Terus Kak siapa yg ngasik tau lho?"Tanya Bara
"Noh si Ansel"Kristal menunjuk Ansel
"Hehe sory ya guys tapi suer gue kira Kak Kristal kagak bakal dateng eh ternyata nongol"Ucap Ansel cengengesan
...----------------...
"Itu ruangannya"Bara menunjuk Ruangan yg dijaga oleh dua orang penjaga
"Cuma dua orang kecil"Kristal tersenyum meremehkan
Lalu menarik pelatuk senapannya dan menembakkan dua peluru kearah penjaga itu
"Beres"Ucap Kristal
"Ayo kita harus selametin Rara"Ucap Kirstal dan mereka langsung mendobrak pintu ruangan itu
Elang terkejut melihat Bara bersama dengan Lion,Ansel dan Kristal,Dia langsung berdiri dan acara akad yg tadi akan segera selesai menjadi tertunda
__ADS_1
"Bedebah"Umpat Elang
"Oh jadi lho dalang dari semua ini?gue gak nyangka Lang lho lakuin semua ini"Lion sangat terkejut
"Ia gue pelakunya kenapa?Ya gue yg memperalat Zoy,Gue juga yg menciptakan kesalah fahaman antara Rara dan Bara,Dan gue juga orang yg ngancam Bara untuk menjauhi Rara"Ucap Elang
"Gue cinta sama Rara,Gue sayang sama dia,dia cuma bakal jadi milik gue, gak ada yg bisa milikin dia selain gue CUMA GUE"Elang menekan kata kata akhir dari ucapannya
"Cuih Lho sama sekali gak pantes milikin adik gue"Lion naik pitam dan bersiap melepaskan peluru dari senapannya
"Heh lho angkat senjata lho maka nyawa dia bisa melayang"Elang menodongkan pistolnya kearah Rara dan Lion menurunkan senjatanya
"Sebenernya perlu kalian tau,gue udah kenal Rara itu udah lama,Dan saat lho ajak gue kerumah lho itu bukan kali pertamanya gue liat Rara,Tapi itu untuk yg kesekian kalinya,Keinginan gue untuk memiliki Rara semakin besar waktu lho ngajak gue kerumah lho dan ketemu sama Rara dan gue makin yakin kalok Rara juga punya Rasa sama gue waktu gue ajak dia makan dicafe itu"Jelas Elang
"Gue gak cinta sama lho!Gue menghargai lho karna lho sahabat dari abang gue gak lebih dari itu,Dan masalah gue nerima tawaran lho buat ketmu dicafe itu karna gue gak enak nolak temen abang gue"Jelas Rara membuat Elang murka
"Kamu bohong"Teriak Elang
"Ini kenyataannya gue minta lho kubur dalam dalam perasaan lho ke gue"Tegas Rara
"Kalau lho gak bisa jadi milik gue maka orang lain juga gak bisa milikin lho"Ucap Elang menarik pelatuk pistolnya dan meluncurkan pelurunya Dan
...Dor…...
Suara tembakan yg sangat nyaring terdengar ditelinga semua orang.
Semua orang terbelalak
"M-maa-fin gu-e Ra"Ucap Zoy
Ya bukan Rara yg terkena tembakan peluru itu tapi Zoy,dia yg mengahalau peluru itu sampai kepada Rara dia yg menjadi tameng untuk Rara,dan membuat semua orang terkejut
Semua orang menghampiri Rara dan Zoy,Namun sebelum itu Kristal menembak kaki Elang dan melempar pistol yg dipegang oleh Elang lalu memborgolnya.
"Nikmati sisa hidup lho dipenjara ini sepadan sama perbuatan lho"Ucap Kristal menyerahkan Elang pada polisi yg sudah ia hubungi tadi
"Le-Gu-e mi-Min-ta ma-af"Zoy menyatukan tangannya meminta maaf pada Lion dengan air mata yg memenuhi wajahnya
"G-gue ter-pa-paksa nge-la-ku-in i-ini de-mi ke-ke-lu-arga gu-e,Ma-maaf"Ucap Zoy
"D-dia nga-ncem gu-e,ka-lau di-dia ba-kal bu-nuh ke-lu-arga gu-e"Ucap Zoy
Lion menangis mengetahi kebenaran alasan Zoy melakukan ini semua begitupun dengan Rara dia berpikir kalau Zoy melakukan ini karna uang
"Kak Maafin gue karna udah salah sangka sama lho"Rara menagis tersedu sedu
"G-gak Ra lh-o g-gak sa-lah"Ucap Zoy mengelus kepala Rara dengan tangan yg gemetar
"Ba-ra di-a ga-k sa-lah Ra,di-a te-r-pak-sa nge-ja-u-hi l-ho ka-r-na E-el-ang"Ucap Zoy
"M-ma-ka-si bu-buat se-mu-a-nya"Ucap Zoy makin terbata bata dan menutup matanya
Rara dan Lion semakin menangis histeris,Kini Zoy sudah tidak ada.
...----------------...
"Bar maaf ya"Ucap Rara masih tersedu sedu
"Gue yang minta maaf Ra,Gue terpaksa ngelakuin semua ini"Ucap Bara memeluk Rara
"Terkadang cinta gak perlu ditunjukkan secara nyata,bahkan ketika hanya mencintai dalam diam walau harus menyakiti diri sendiri asal bisa membuat orang yg dicintai bahagia orang bisa menahan semua rasa sakitnya"Ucap Bara
"Gue cinta sama lho Ra hari ini gue nyatain ke lho"Ucap Bara
"Apa lho juga cinta sama gue?"Tanya Bara
"Yes i love you"Ucap Rara lalu semakin erat memeluk Bara
Lalu Rara merogoh saku celananya
"Kenapa?"Tanya Bara
Rara memberikan satu gantungan kunci yg ia beli di Mall waktu itu
"waktu itu gue beli ini karna keliatan imut banget"Ucap Rara
"Tapi mulai sekarang ini yg akan menjadi simbol cinta kita"Ucap Rara tersenyum
Dan Bara semakin erat mendekap tubuh Rara sekaligus merasa terharu akan ucapan Rara
"Gue gak ANTI-ROMANTIC lagi Bar"Ucap Rara disela acara pelukan mereka membuat mereka tertawa bersama
__ADS_1
...TAMAT…...