
Hari ini adalah hari dimana Lion berjanji pada adiknya akan memebawanya kemakam sang bunda bersama sang ayah
Terlihat seorang gadis berambut panjang sedang bersiap siap mengenakan pakainnya didalam kamarnya yg dominan berwarna hitam dan putih yg dihiasi dengan banyak foto pajangan yg terlihat sangat indah dan rapi
"Dek udah siap belom?"teriak Lion dari lantai bawah yg masih terdengar oleh Rara
"Iya gue turun"Jawab Rara juga berteriak
.
.
.
.
.
"Lama banget lho abis konser dulu ya?"canda sang kakak
"Iya tadi konser sama Namjoon makanya lama"jawab Rara cekikikan
"Ayah mana?"tanya Rara karna tak melihat ayahnya
"Dimobil yok buruan!"ucap Lion merangkul adiknya dan Rara hanya tersenyum simpul
▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪▪
Suasana didalam mobil sangat tenang karna Rara sedang tidur dipangkuan sang ayah kalau tidak pasti dia sudah bernyanyi seperti orang gila dan ditambah suaranya yg ekhem gak enak didenger ㅋㅋㅋ
Akhirnya setelah 30 menit perjalanan,mobil mewah keluaran terbaru milik Lion sampai di TPU dimana sang bunda dimakamkan.dengan lihai ia memarkirkan mobilnya lalu keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk ayahnya
"Sayang bangun"ucap pak Rio membangunkan anaknya
"Hmmmm"Rara menggeliat
"Udah sampe yah?"tanya Rara dengan suara serak
"Iya udah sampe yuk turun"
"Mau cuci muka dulu?"tanya pak Rio pada anaknya
"Gak yah Rara tetep cantik kok"jawab Rara cengengengesan sedangkan pak Rio dan Lion hanya bisa geleng geleng saja
Hati Rara bergemuruh ketika menginjakkan kakinya didepan makam sang bunda sudah lama sekali dirinya tidak kesini meski dia sangat merindukan sang bunda
namun ia belum siap karna dia masih sangat menyesali perbuatannya 2 tahun yg lalu.
Ada apa ya 2 tahun yg lalu?pantengin terus makanya hehe
Rara,Lion,dan pak Rio memanjatkan doa untuk wanita yg begitu mereka sayangi,bunda yg sangat Rara sayangi,Bunda yg selalu Lion banggakan,Dan istri yg sangat setia dengan penuh cinta untuk Pak Rio.
__ADS_1
"Ayah bang kalian duluan aja ya Rara mau ngomong sama bunda"ucap Rara
Lion melirik sang ayah dan ayahnya mengangguk setuju
"Tapi nanti kamu pulang pakek apa?"tanya Lion
"Kan ada taksi online pea"jawab Rara
"Oh ya kok gue jadi bego kayak lho ya?yaudah deh tapi cepet ya jangan lama lama disini"ucap Lion mengelus pucuk kepala sang adik yg dibalas dengan senyuman
Lion berjalan lebih dulu menuju mobilnya
"Sayang ayah duluan ya,hilangkan semua beban yg ada di hati kamu kalau menangis bisa menghilangkan sesak dihatimu menangislah,ayah tau kamu kuat kamu anak ayah sama bunda "ucap pak Rio mengelus pucuk kepala Rara lalu mengecupnya dan Rara hanya mengangguk dan tersenyum.
.
.
.
Kini Rara telah sendiri perlahan dia mengeluarkan suaranya
"Bun Maafin Rara ya coba aja hari itu Rara enggak ajak bunda ke Mall mungkin kejadian itu enggak akan terjadi"ucap Rara meneteskan air mata
...2 TAHUN YG LALU...
Hari ini hari ulang tahun Rara tepat ia berumur 14 tahun ia sangat bahagia karna semua orang yg ia sayangi ada disampingnya untuk merayakan ulang tahunnya.
"Bun Rara Mau ke Mall"rengek Rara
"Mall?besok aja ya sayang kamu emang ngk capek?"jawab sang bunda lemah lembut
"Yah bunda ayolah Rara belum capek yok ma ke Mall"Rara kembali merengek
Karna tak tega melihat anaknya Bunda Rani pun langsung bersiap siap untuk menemani sang anak ke Mall
"Abang mau ikut"tanya Bunda Rani pada Lion yg asik pada video gamenya
"Kemana bunda?"tanya Lion
"Ke Mall temenin Ice belanja katanya mau beli baju yg dia lihat di tv"jawab Bunda Rani
"Lain kali aja deh bun Lion ikutnya"jawab Lion
"Yaudah deh nanti kalok laper panggil mbok Ayah juga bentar lagi pulang"ucap sang bunda sembari mencium pipi Lion
"Bun Rara udah siap yok"ajak Rara
Bunda Rani hanya bisa tersenyum melihat anaknya sangat antusias.
Didalam mobil Rara terus saja berbicara dan memeperlihatkan gambar dan warna baju yg akan di beli.
__ADS_1
Kini mobil mereka sudah sampai di Mall terbesar di jakarta Rara langsung saja turun menarik tangan sang bunda karna saking antusiasnya.
"Bun yang ini bagus kan?"tanya Rara menunjukkan piyama bergambarkan tedy bear itu
"Iya bagus Ice pinter banget cari bajunya"ucap sang bunda
"Kan diajarin bunda Rara mah sering liat bunda milih baju jadi Rara juga mungkin pinter pilih baju karna bunda"jawab Rara cengengesan
Rara sudah selesai memilih barang yg ia suka sekarang dia sangat lelah dia ingin pulang
"Bun Rara udah selese pulang yuk"ajak Rara
"Yaudah yok sini bunda bawain separuh"ucap Bunda Rani dan Rara pun menganguk
Saat Rara dan Bunda Rani hendak menyebrang ke tempat mobil mereka diparkir
Bunda Rani melihat ada truk yg melaju dengan kecepatan sangat kencang dan dia langsung mendorong sang putri agar tak tertabrak namun naasnya malah ia yg tertabrak
Rara sangat terkejut dia berteriak melihat bundanya penuh dengan darah,dan Mang Dadang langsung berlari saat itu juga melihat nyonyahnya penuh dengan darah.
"Bunda"teriak Rara sangat pilu kini sudah banyak sekali orang yg mengerumuni mereka Mang Dadang pun langsung menghubungi ambulans dan menelfon Pak Rio
Karna luka yg sangat parah nyawa Bunda Rani tidak terselamatkan mulai saat itulah Rara menjadi sangat terpuruk selalu meyalahkan dirinya atas kejadian itu dan dia benci hari ulang tahunnya setelah kematian sang bunda dia tidak pernah mau merayakan ulang tahunnya.
...FLASHBACK OFF…...
.
.
Rara menangis sangat kencang mengingat kejadian 2 tahun yg lalu kejadian kecelakaan bundanya itu
Dan sepertinya semesta juga ikut bersedih hingga menumpahkan air hujan,hujan sangat deras membuat Rara kedinginan.
Orang yg sedari tadi mengawasi Rara langsung menghampirinya
"Ra"Teriak orang itu
Rara mencari ke arah sumber suara dan dia melihat sosok Bara yg sudah basah kuyub karna guyuran air hujan sama seperti dirinya.
Bara langsung memeluk Rara yg sedang basah kuyup
"Bar bunda"isak Rara
"Udah Ra aunty udah tenang disana lho jangan kayak gini,lho bakal bikin aunty sedih"ucap Bara menenangkan
Rara masih terisak dalam pelukan Bara dia merasa sangat nyaman entah kenapa dia pun tak tau pelukan yg selalu Bara berikan selalu bisa membuat dia tenang
●●●●●●●●●●●●●●●●●
Sampe sini dulu ya guys jangan lupa bantu vote ya like komen nya juga jangan lupa kasik saran dan mungkin kritiknya ke author see you💗💗
__ADS_1