
(Kita lanjut cerita darma sebentar oke)
Hari sudah menjelang petang dan masih belum juga membuka mata, tapi akhirnya Darma membuka mata terbangun karena mendengar azan magrib. Dia segera memberishkan badan lalu sholat.
Selesainya iya teringat mempunyai janji dengan pak Bagas, karena badannya sudah enakkan akhirnya dia memilih pergi untuk menemui pak bagas.
Menelefon asisten untuk mengantarnya
📞”halo anji”
📞”halo gan ada apa nih?
📞”lo ada acara enggak ? Anterin aku ke rumah pak bagas.”
📞”sekarang ya? Bisa sih tapi lo jemput gue yaa”
📞”oke. Habis ini gue otw assalamualaikum”
📞”siyap. Waalaikumsalam”
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - _
Keadaan dirumah pak bagus kini sudah siap untuk menjamu Darma, karena istri pak bagus telah mempersiapkan dan menyajikan hidangan untuk darma. Pak Bagus sudah menceritakan apa yang terjadi ternang darma pada istrinya.
Darma kini sudah berada satu mobil dengan Anji yang berhenti depan derbang rumah pak Bagus. Satpambertanya “permisi sudah ada janji?”
“Sudah pak, saya Darma “
“Baik den silahkan masuk” sambil menekan tombol membuka gerbang otomatis
Darma dan anji keluar mobil dan menuju pintu rumah. “Selamat malam” ucap darma, “malam den silahkan masuk, sudah ditunggu du ruang tenggah “
“Boleh saya minta tolong diantar?”
“Boleh den mari saya antar”
Akhirnye semua bertemu, darma dan anji sudah tersuguhkan dengan semua makanan yang ada. Pak Bagus melihat darma merasa senang kini dia memangil anak dan istrinya.
Tanpa sadar istri pak bagus memeluk darma tanpa tau bahwa itu darma karna belum dikasih tau oleh pak bagus, apa memang ikatannya begitu kuat. Sampai sampai semua ikut bingung melihat ibu ratu rumah ini tidak pernah langsung menyentuh orang tanpa kenal lebih dekat.
“Maafkan tingkah istri saya Darma, karena kami dulu telah kehilangan anak seumuran kamu. Dan to the poin saja. Saya akan melakukan tes DNA dengan kamu.”
“Kenapa harus saya?”
__ADS_1
“Saya mohon, sangat sangat mohon kamu mau melakukan tes DNA, jika benar kamu anak saya. Saya tidak akan pernah melarang apa yang akan kamu lakukan.” Istri pak Bagus ucapkan dengan menagis dan memohon
Darma mendirikan istri pak bagus dan berkata “baik saya akan melakukannya untuk anda”
“Terimakasih nak sangat terimakasih”
“Maaf saya harus pulang karena bapa Hendra menunggu saya.” Melilih untuk pulang karena hatinya sangat merasa sedih entah apa yang dirasakan, tapi hati serasa tak enak.
“Tapi apakah kamu tidak mau makam dulu?”tanya istri pak bagus
“Lain kali saja, saya permisi selamat malam”
“Malam, hati hati dijana nak” jawab pak bagus dengan istrinya
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Anji yang hanya diam mengukuti kemanapun darma berjalan merasa bingung tapi dia malah menunjukan sikap yang biasa saja. Karena dia rasa tidak baik jika mencampuri urusan orang.
Mobil sudah memasuki jalan raya yang kini dominan macet, sesampainya dirumah ia langsung masuk kekamar dan tidak lagi berkata apa apa. Anji yang bingung tidak bisa apa apa.
Keesokan harinya pagi pagi ada pesan dihp Darma “nak tolong nanti tepat jam 8 pagi saya harap kamu sudah ada di rs. Xx.”
Darma hanya membacanya rasa kesal kenapa iya bisa sampai terpisah denga keluarganya itu masih sangat iya tidak mengerti.
Bangun dan mandi, memakai baju serba abu bu kesukaan Darma kini disemakin menunjukan pesonanya. (Serius ganteng tunggu aja nanti yaa aku tunjukin)
“Pagi ini aku masuh mengurus ter DNA jadi kantor aku titip ke kamu, jika nanti ada apa apa langsung saja hubungi aku. Dan jangan sampai bapa mengerti tentang semua ini.”
“Siyap semua pasti aman, tapi lo pasti kekantorkan nanti?”
“Mungkin. Udah sana pergi udah jam 7 ni.” Ucapnya dengan nada mengusi
“Mohon maaf bapak Darma terhormat saya tidak membawa mobil.” Nadanya ngece
“Oh. Yasudah ayo barangkat bareng aja. Cepet.”
Mereka berangkat berdua dan menurunkan anji ke kantor dan darma lanjut ke rumah sakit. Sebelum kerumah sakit Darma menyempatkan diri menelfon pak Hendra.
📞;”assalamualaikum,bapa gimana kabarnya sudah enakan?”
📞;”waalaikumsalam nak sudah,kata dokter nanti sudah siang sudah boleh pulang.”
📞;”maaf pa darma tidak bisa berkunjung hari ini karena masih ada yang harus darma selesaikan.” Dengan nada yang mulai berubah
__ADS_1
📞;”iya nak seleseikan saja dulu pekerjaanmu bapa mengerti.”
📞;”jika ada apa apa hubungi saja aku pa, Darma tutup dulu. Assalamualaikum.”
📞;”waalaikumsalam semoga sukses”
- o o o o o oo o o-
Darma memasuki RS. Xx dengan hati yang masih ditancapkan duri. Dia berjalan dilorong serasa sangat berat.
Betemu dengan pak bagus dan langsung melakukan tes DNA, selesainya mereka melakuka tes DNA tanpa berpikir panjang Darma langsung pamit pergi dan pak Bagus sangat memakluminya.
Tidak tahu kenapa juga seorang pak bagus yang sifatnya sangat garang dan sadis beralih bijaksana san sabar menghadapi Darma.
------------------
Kini dirumah pak Hendra sudah semua kumpul dirung tengah, Ersya yang menyiapkan semua dibantu devsa dan rio. Karena Febiola sekarang sudah tidak pernah ada kabar lagi entah kenapa sepertinya sudah tidak pernah ada teman.
Pak Panji asisiten pak Hendra kini sudah masuk rumah untuk menjenguk papa, memang selama ini dia tidak pernah kelohatan karena harus menangani pekerjaan yang papa tidak bisa kerjakan.
Ya dan sekarang Darma sudah memiliki pekerjaan sendiri walaupun satu kantor. Papa yang kini sudah semakin sehat tapi tidak boleh banyak pikiran jadi semua akan diserahkan kepada Ersya dan Darma.
Papa yang berada diruangan kerja dengan pak Panji
”Panji ini semua saya serahkan pada Ersya dan darma, tetap memantau dikantor dan nanti biar Ersya mencari asisten.” Sambil menyerahkan berkas
“Apa tidak sebaiknya saya saja pak asisten nona ?”
“Begini takutnya kalau semisal kamu nanti kalau saya butuh gimana, maksud saya kamu kan tetap ada kerja untuk tetap ada untuk melihat potensi kantor. Tapi tidak papa kamu saja yang akan mendampingi putri saya, dan saya percayakan kekamu.” Ucap pak hendra dengan nada yang jelas.
Ersya yang mengetuk ruang kerja papa untuk memberitaju jika harus beristirahat dulu.
“Maaf pa Ersya menggangu, tapi papa harus istirahat dan minum obat. Mari Ersya antar ke kamar.”
“Iya pak, silahkan anda beristirahat dan saya permisi. Selamat siang” ucap asisitenya lalu meninggalkan rungan
“Sya papa lapar, makan sama apa?” Sambil berjalan keluar ruangan
“Mau makan sama apa biar aku buatin? Tapi papa istirahat aja”
“Mau saya sayur sawi bening dan oseng daging aja yang biasa kamu bikin.”
Belum sempat Ersya menjawab mama muncul dengan membawa sepiring nasi berisi apa yang papa ingin kan dan ersya pun melihat dengan berkata, “aduh ikatan batin yang sangat kuat”
__ADS_1
Mama dan papa hanya ketawa sana selanjutkan papa makan dan ditemani mama.
- - - - - -bersambung- - - - - -