
"Bagaimana hasil tes DNA nya, dok" tanya kakek Gilbert
"hasilnya adalah 99% bahwa Johan adalah cucu kandung,Tuan" ucap dokter frengki
"hah? beneran, dok" ucap kakek gilbert yang tak percaya bisa menemukan cucu kandungnya
"kakek bisa mengeceknya langsung,"ucap frengki memberikan hasil Tes Dna
Isak tangis kakek gilbert menjadi saksi bisu nyata bahwa kini cucu kandungnya berada di sisinya
"saya tidak menyangka, kamu adalah cucu kandung saya" ucap Gilbert memeluk erat sang cucu
"aku juga nggak nyangka kalau aku masih memiliki keluarga" ucap Johan
"mulai sekarang kamu harus berubah penampilan karena kamu adalah penerus perusahaan property kakek yang selama ini kakek bangun susah payah, kakek tidak mau perusahaan itu jatuh ke tangan Filma"ucap kakek Gilbert
"siapa filma, kek"ucap Johan
"dia istri kedua papimu yang selama ini menjabat sebagai direktur"ucap kakek gilbert
"Jadi dia lah orang yang selama ini mencegah kakek menemukan keberadaanku?" tanya Johan
"Betul, dia lah orang yang ingin sekali mendapatkan semua harta kakek, tapi setelah menemukan kamu kakek akan mewariskan semua harta kakek hanya untukmu"ucap gilbert
" terima kasih, kek"ucap Johan
"sekarang kamu anter kakek untuk menemui pangecara kakek di jakarta"ucap gilbert
__ADS_1
"baik, kek" ucap Johan
"sebelum kakek menemui pengacara kakek, kita akan mengurus bekas luka kebakaran itu di wajahmu"ucap kakek Gilbert
"Aku sangat ingin mengoperasi wajahku kek, tapi aku tidak mempunyai uang bahkan teman-temanku mencibirku dengan sebutan si buruk rupa karena bekas luka bakar ini" ucap Johan
"kamu tenang saja, hari ini juga kamu akan operasi tanpa memikirkan biayanya dan tidak akan ada yang mencibir kamu lagi setelah operasi ini" ucap kakek gilbert
"Iah kek, aku setuju untuk di operasi hari ini juga dengan begitu tidak akan ada yang mencibirku lagi"ucap Johan
Gilbert pun memanggil dokter frengki untuk menanyakan dokter specialis bedah muka terbaik di sana
"dok, saya ingin konsultasi langsung kepada dokter specialis terbaik di rumah sakit ini mengenai keadaan muka cucu saya ini" ucap gilbert
"kakek bisa menanyakan langsung kepada dokter vika, dia adalah ahlinya" ucap frengki
"Dari ruangan saya ini, kakek bisa belok ke kanan"ucap dr.Frengki
"Baik, dok terima kasih"ucap kakek Gilbert meninggalkan ruangan dr.fengki
Tak lama kemudian
"apakah benar ini ruangan dokter vika" tanya gilbert
"benar kek, ini dengan saya sendiri, kakek ada keperluan apa menemui saya"ucap Dr.Vika
"saya ingin anda operasikan muka cucu saya sekarang apa bisa?"tanya Kakek gilbert
__ADS_1
"mohon maaf, saya ada jadwal operasi dengan yang lain"ucap Dr. vika
"saya akan bayar lebih banyak, jika dokter bersedia mengoperasi cucu saya saat ini juga" ucap Kakek Gilbert
"maaf, tetap tidak bisa sudah prosedur dari rumah sakit ini harus tetap di jadwalkan terlebih dahulu" ucap vika
"kalau begitu saya ingin bertemu dengan direktur rumah sakit ini" ucap Kakek Gilbert
"untuk apa kakek menemui direktur di sini"ucap dr. vika
"karena saya ingin cucu saya di utamakan untuk segera operasi hari ini jug," ucap Kakek Gilbert
"baiklah kek, kakek bisa menelopon-nya karena beliau hari ini tidak masuk kerja"ucap vika
vika pun terpaksa mengambil sebuah ponsel di nakas dengan hati yang geram
"halo Pak hengki, ini dengan vika"ucap vika
"ada apa kamu menelepon saya"ucap hengki
"begini pak, ada yang mau berbicara dengan anda"ucap dr. vika
"berikan ponselnya pada saya" sela Gilbert
bersambung....
...Jangan Lupa untuk memberikan dukungannya berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite agar tidak ketinggalan kisahnya...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur...