Cinta Johan Yang Tak Di Anggap

Cinta Johan Yang Tak Di Anggap
54. Take down


__ADS_3

kring!


Ponsel kakek Gilbert berdering di atas nakas rumah sakit Harapan Kasih


"Tuan besar, saya ingin melaporkan hal penting" ucap zaky


"hal penting apa yang hendak kamu bicarakan" ucap gilbert


"ini mengenai berita mengenai Johan yang bertunangan dengan dua wanita yang berbeda" ucap zaky


"sudah kamu buat take down kan?"tanya gilbert


"belum bisa, Tuan besar karena harus ada biaya 5M untuk take down berita itu" ucap zaky


"apa 5M?" kaget gilbert


"hanya menurunkan berita itu kamu memerlukan 5M, kamu mau bikin saya gulung tikar" ucap gilbert


"ma-maafkan saya Tuan besar saya akan merundingkan kembali harganya" ucap zaky


"kamu rundingkan baik-baik, setidaknya kasih saja 100 juta jangan melebihi harga itu" tekan gilbert


"baik, Tuan besar saya akan berusaha untuk menego harganya" ucap zaky


"jika kamu berhasil take down dengan harga yang saya mau, saya akan naikan gajimu" ucap gilbert


"siap laksanakan, Tuan besar" ucap zaky


*****


"Jo, kenapa gw jadi insecure liat lu terbaring lemah tak berdaya seperti ini" ucap sherly


"sherly" seru gilbert


"ada apa kakek?" tanya sherly

__ADS_1


"lebih baik kamu pulang sudah semalaman kamu di sini" ucap gilbert


"tidak kek, sherly merasa bersalah kepada Johan" ucap sherly


"tidak perlu merasa bersalah ini memang tugas dia untuk melindungi kamu"ucap gilbert


"tetap saja kek, aku merasa sangat bersalah karena gara-gara aku johan jadi seperti ini untuk yang kedua kalinya" ucap sherly


"dia seperti ini karena pengorbanan cintanya padamu, jadi lebih baik kamu buka hati untuk johan" ucap gilbert


"maaf kek, sherly masih belum bisa buka hati untuk Johan karena di hati aku masih penuh dengan rey" ucap sherly


"dia itu penghianat, masih saja kamu mencintai orang yang bukan jodohmu"geram gilbert


"aku pacaran sama rey sudah sangat lama, kek"ucap sherly


"Johan juga mencintaimu sebelum kamu mencintai orang lain, jadi berusaha mencintai balik Johan karena dia sekarang tunangan kamu" ucap gilbert


"baiklah, kek aku akan berusaha melupakan rey terlebih dulu" ucap sherly


"baguslah,setidaknya kamu sekarang sudah mau berusaha melupakan rey" ucap gilbert


pembicaraan mereka terhenti, ketika sebuah ibu jari Johan mulai perlahan bergerak.


"jo, kamu sudah sadar" kaget sherly


"di mana aku?"tanya Johan


"di rumah sakit"ucap sherly


"sejak kapan kamu di sini?" tanya johan


"sejak semalaman aku menunggu kamu beres operasi" ucap sherly


"oh, tidak perlu repot-repot kamu menemaniku kan sudah ada kakek gilbert" ucap johan

__ADS_1


"kamu kan sekarang tunangan aku jadi sudah seharunya aku menjaga dan merawat kamu di sini" ucap sherly


"jangan merasa bersalah, aku baik-baik saja"ucap johan


"kepedean sekali kamu, aku tidak merasa bersalah kok"jawab sherly


"masa sih kamu tidak merasa bersalah"goda Johan


"iah" jawab sherly


"kalau kamu tidak merasa bersalah ngapain kamu sampai nginep di rumah sakit, biasa juga nggak pernah peduli. Aku kan cuman tunangan palsu kamu aja"ucap Johan


"iah deh, aku ngaku memang aku merasa bersalah sama kamu. Aku mau bilang makasih banyak karena kamu sudah menolongku dua kali" ucap sherly


"Jangan bilang makasih doank, aku pengennya kado special dari kamu" ucap Johan


"ih, perhitungan sekali, memang mau kado apa?"tanya sherly


"pengen jalan bareng kamu, boleh nggak?tanya johan


"maksud kamu jalan bareng itu ngedate ya?" tanya sherly dengan malu


"iah,boleh nggak"ajak johan


"hmmm..........."


"kok mikir sih cuman jalan bareng doang juga, tenang ajah nggak akan ada yang menculik kamu kok" ucap johan


"ok deh, tapi kamu harus sembuh dulu baru aku berikan kado yang kamu minta barusan" ucap sherly


"baiklah, demi bisa jalan bareng kamu, aku akan cepat sembuh"ucap Johan


bersambung....


...Jangan Lupa ya untuk memberikan dukungannya! sebagai bentuk karya ini bisa terus berkibar di jalurnya dengan cara Like di setiap episode,vote sebanyak mungkin,dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite....

__ADS_1


...Terima kasih banyak telah menjadikan karya ini telah di rekomendasikan sebagai karya yang berpontensi....


...Mohon maaf juga ya kalau banyak kesalahan dalam menulis karena baru belajar menekuni hobi lewat inspirasi dan pengalaman pribadi....


__ADS_2