Cinta Johan Yang Tak Di Anggap

Cinta Johan Yang Tak Di Anggap
16. Sikap dingin Johan


__ADS_3

Kedatangan Johan di kampus menggemparkan mahasiswa lainnya


Tatapan mata Johan begitu tajam memikat para kaum hawa, wajahnya seperti seorang bayi yang baru lahir begitu mulus tiada noda atau bekas luka bakar lagi.


"Jo, itu lo?" tanya sherly


"Iah"Jawab datar Johan


"sombong amat sih jawabannya kenapa singkat"ucap sherly


"bukannya lo bilang ke gw, lo itu nggak mau gw ganggu, apa lu lupa?" tanya Johan


"oh, mengenai hal itu. gw minta maaf"ucap sherly


"udah basi" ucap Johan


"maafin gw dong"ucap Sherly


"nggak perlu, gw pun udah move on dari lu"ucap Johan


"gw minta maaf, ternyata lu bener kalau rey tidak sebaik yang gw pikir"ucap sherly


"maksudnya berkata seperti itu apa?" tanya Johan


"Iah, gw sudah denger langsung dari bibir busuknya rey kalau dia mengatakan sayang di telepon kepada wanita lain, tapi gw nggak tau siapa wanita selingkuhannya itu. Apa lo mau bantuin gw selidikin siapa wanita pelakor itu?" tanya Sherly


"Bodoh amat, bukan urusan gw," ucap Johan yang meningglkan sherly seorang diri


"kenapa sikap Johan sangat dingin , apa aku begitu menyakiti hatinya sehingga dia sama sekali tidak mau memaafkanku"gumam sherly

__ADS_1


"woi, sherly ngapain masih bengong saja di sana" ucap maya


"gw lagi badmood sama si Johan, sikap dia jadi dingin dan nggak mau maafin gw" ucap sherly


"cieh baper lo sekarang ma johan, emang lo nggak tau sekarang si Johan jadi idola di kampus"ucap maya


"idola apa an?"tanya sherly


"idola cilik" gurau maya


"ih, seriusan idola apa ?"ucap sherly


"ia, maksud gw itu setelah Johan, jadi ganteng banyak penggemar kaum hawa nempel terus ke dia buat cari perhatian dia" ucap maya


"menurut gw biasa ajah, masih gantengan rey" ucap sherly


"idih cowok tukang selingkuh gitu lo banggain" ucap maya


"upz, keceplosan gw"ucap maya


"cepet bilang ke gw, kenapa lo bisa tau mengenai ini?"tanya sherly


"semua orang di kampus ini juga tahu kalau dia itu play boy, sana sini juga nempel. gw sih heran lo bisa suka sama cowo model gitu mendingan juga Johan" ucap maya


"ah, kenapa lo nggak pernah bilang ke gw"ucap sherly


"lo kan ratu bucin, mana mau lo dengerin omongan gw"ucap maya


"Ia, gw salah sudah bucin sama rey selama ini"ucap sherly

__ADS_1


"kalau gitu, sekarang lo putusin ajah si rey" ucap maya


"nggak bisa"ucap sherly


"kenapa?" tanya maya


"gw belum punya bukti perselingkuhan dia dengan pelakor itu"ucap sherly


"kalau gitu, gw dan reno bisa bantu lu untuk menyelidiki siapa pelakor itu" ucap maya


"nah, gitu dong baru temen sejati mau membantu. Berbeda sama Johan dia malah marah balik dan tidak mau membantuku"ucap sherly


"salah lo sendiri sih sudah berkali-kali menyakiti perasaan dia, jadi nggak bisa di salahkan juga dengan sikap dinginnya ke lo, lo harus terima" ucap maya


"gw tau, gw salah ucap waktu itu karena tidak mempercayai perkataan dia mengenai rey, tapi kan seharusnya dia bisa memaafkan gw" ucap sherly


"memaafkan seseorang yang telah menyakiti itu rasanya membutukan waktu lama"ucap maya


"ah, sudahlah gw nggak peduli dia mau memaafkan gw atau tidak, yang terpenting sekarang kita harus selidiki siapa pelakor itu" ucap sherly


"siap juragan, gw akan membantu asal di traktir makan bakso saja" gurau maya


"Iah, gw traktir asal jangan bakso yang mahal"ucap sherly


"yang murah hanya bakso tikus dong"gurau maya


"cocok sama perut lo, biar nggak buncit kalau makan bakso sapi"ucap sherly


"sialan lo, sini gw robek juga mulut singa lo "gurau maya

__ADS_1


"wih, gw kabur dulu akh!" ucap Sherly menjulurkan lidahnya dan berlari menuju ruang kelasnya


bersambung...


__ADS_2