
Tangan Johan mulai bergerak dengan mata yang setengah tertutup yang mulai terbuka
"kamu siapa?"tanya Johan
"saya suster siska dari Rumah sakit harapan kasih"ucap suster siska
"i-ini di mana?" tanya Johan
"anda di vila kakek gilbert" ucap suster siska
"kakek gilbert di mana?"tanya Johan
"saya akan panggilan beliau" ucap suster siska
suster siska pun memanggil Tuan gilbert untuk menemui di kamar Johan
"akhirnya! cucu kesayangan kakek bangun juga dari mimpi panjangnnya" ucap gilbert
"maaf ya kek, sudah membuat kakek khawatir" ucap Johan
"tidak apa-apa kakek sudah biasa seperti ini" ucap gilbert
"maksud kakek sudah terbiasa itu apa?" tanya Johan
"kakek terbiasa khawatir saat dulu kamu hilang" ucap gilbert
"maafkan aku kek, aku hanya membuat kakek khawatir" ucap Johan
__ADS_1
"sudahlah jangan di pikirkan yang terpenting kamu sekarang cepat sembuh"ucap gilbert
"Iah kek, terima kasih sudah merawat Johan" ucap Johan
"tidak masalah, kamu tidak perlu berterima kasih karena kamu itu cucu kakek satu-satunya untuk meneruskan perusahaan kakek" ucap gilbert
"Tentu kek, aku akan menjaga perusahaan kakek dengan sebaik mungkin"ucap Johan
"kakek juga sudah mencarikan wanita pilihan untuk di jodohkan denganmu, apa kamu bersedia?" tanya gilbert
"Johan bersedia kek, untuk di jodohkan dengan pilihan kakek karena Johan sudah capek mencintai seorang wanita yang tidak pernah mencintai Johan, dia tidak melihat pengorbanan yang Johan lakukan sampai Johan tertusuk demi menyelamatkan dia meskipun gagal"ucap sendu Johan
"lebih baik cintamu yang tak di anggap itu di lupakan saja" ucap gilbert
"Tentu kek, aku akan berusaha melupakan sherly" ucap Johan
"iah kek, Johan sangat mencintai dia meskipun Joha tau dia mempunyai kekasih yaitu sahabat Johan sendiri" ucap Johan
"untuk apa kamu mencintai perempuan dari sahabatmu itu?" tanya gilbert
"karena aku tak rela sherly tersakiti karena sifat rey yang telah menghamili selingkuhannya kek" ucap Johan
"siapa selingkuhan si rey?" tanya gilbert
" dia adalah sahabat sherly sendiri yaitu vina, kek"ucap Johan
"apa kamu sudah memberitahukan ini semua kepada sherly"ucap gilbert
__ADS_1
"sudah kek, Johan sudah memberitahukan kebenarannya tapi Johan tidak tega memberitahukan selingkuhannya yang sedang hamil itu kepada sherly" ucap Johan
"ya ampun, kisah cinta anak muda sepertimu itu sangat rumit. Lebih baik kamu lupakan sherly dan memulai membuka hati menyambut cinta yang baru bersama pilihan kakek" ucap gilbert
"Tentu kek, cinta Johan yang tak di anggap ini aku akan kubur saja" ucap Johan
"kalau boleh kakek tau mengapa kamu mengejar cinta sherly padahal kamu tau sendiri cintamu tak di anggap?" tanya gilbert
"sherly selalu membantuku saat aku di hina karena kemiskinan, tapi sejak dia berpacaran dengan rey dia sudah berubah" ucap Johan
"kakek mengerti mengapa kamu sangat mencintai sherly, tapi kamu harus iklasin dia, dia bukan Jodohmu" ucap gilbert
"Iah kek" ucap Johan
"sekarang kamu istirahat yang cukup untuk memulihkan keadaanmu sebelum kamu kakek pertemukan dengan Jodohmu" ucap gilbert
"Tentu kek, terima banyak" ucap Johan
Tanpa Johan sadar, ada seorang suster siska yang berdiri mematung mendengar pembicaraan seorang kakek dengan cucunya yang tidak kalah menariknya, sherly sangat terpukul dengan perkataan Johan mengenai fakta mengenai Rey dan vina
"apa ini nyata, kenapa ini bisa sesakit ini di khianati sahabat baik dengan pacar sendiri" gumam sherly
bersambung...
...Jangan Lupa untuk memberikan dukungannya berupa Like di setiap episode, vote sebanyak-banyaknya dan tambahkan Favorite di rak buku kalian...
...Terima kasih banyak telah setia membaca novel ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1