
Dua mantan sejoli sedang berada dalam kungkungan selimut yang sama di Hotel star dengan alam sadar yang berbeda, kini kedua insan itu mulai terbangun dari mimpi panjangnya menjadi kenyataan buruk yang harus di hadapi
"hoam" ucap yasmine menutup mulut kuapan-nya dengan tangan kanannya
"Yasmine," pekik Johan yang kaget melihat ada yasmine di tempat tidurnya
"Johan! kenapa bisa kita satu tempat tidur yang sama?" kilah sherly yang kaget
"aku juga nggak tau, aku nggak ingat semalam apa yang terjadi, terakhir aku masih di club malam,"ucap Johan yang mengetuk kepalanya menggunakan tangan kirinya agar bisa tersadar dari rasa sakit di kepalanya.
"kamu harus bertanggung jawab, Jo! Aku nggak mau nanti aku hamil dan anakku tidak punya ayah" ucap yasmine
"memang apa yang aku lakuin ke kamu sampai aku harus tanggung jawab! aku merasa tidak melakukan apa-apa padamu! lagian aku kan sudah punya istri!"bentak Johan
"kamu pasti lupa semalaman kita melakukan hubungan badan!" Kilah yasmine
"aku tidak ingat apa pun" ucap Johan
"Jelas saja kamu tidak ingat karena kamu itu mabuk berat, lebih baik sekarang kamu ceraikan istrimu!" ucap yasmine
"hmmmmm, aku binggung dengan semua ini. Aku merasa sangat berdosa pada sherly jika benar aku melakukan hubungan terlarang ini" ucap Johan
"walaupun ini sebuah terjadi karena kamu mabuk berat, tapi tetap saja kamu sudah menodai aku dan kamu harus bertanggung jawab!" kilah yasmine
__ADS_1
"Baiklah, beri aku waktu untuk berpikir ini semua" ucap Johan
"aku kasih kamu waktu tiga hari untuk mempertanggung jawabkan ini semua!" cecar yasmine
"itu waktu yang terlalu singkat, beri aku waktu satu bulan untuk aku mengingat kembali kejadian semalam"ucap Johan
*
*
*
Setelah kejadian buruk menimpa Johan, dia sama sekali tidak berani menampakan dirinya untuk memberitahukan yang sebenarnya dia alami bersama dengan yasmine
"Jo" sapa sherly
"kenapa kaget begitu memangnya aku hantu?" tanya sherly
"kaget saja, kamu ada di aparterman aku" ucap Johan
"memangnya salah kalau aku berada di sini untuk membawakan kamu makanan" ucap sherly yang membawa dua rantang bersusun berwana biru muda
"tumben sekali kamu bawain aku makanan" ucap Johan
"sebagai bentuk permintaan maaf aku selama ini" ucap sherly.
sementara sherly menata makanannya di piring putih, Johan menerima panggilan dari Kakek Gilbert
__ADS_1
"halo cucu kesayangan kakek, apa kabarnya?" tanya kakek Gilbert
"halo juga, kek. Aku baik-baik saja, kalau kakek gimana kondisi kesehatannya?" tanya Johan
"Kakek merasa sudah membaik setelah menjalankan kemoterapi di sini" ucap kakek Gilnert
"syukurlah,kek. Johan sangat senang sekali kalau Kakek baik-baik saja di sini" ucap Johan
"kakek mau kasih kabar ke kamu kalau Kakek sudah membelikan mansion baru untuk kamu dan sherly tinggal bersama" ucap Kakek Gilbert
"aku tidak mau tinggal bersama sherly, dia tidak mencintaiku, kek" ucap Johan
"biarkan cinta itu tumbuh jika kalian tinggal bersama" ucap Kakek Gilbert
"cinta itu tidak akan tumbuh, kek karena rasaku pada sherly sudah memudar seiring dia terus menusukku hatiku terlalu dalam hingga tak bisa aku cabut sakit itu" ucap Johan
"cukup Johan! Kakek nggak suka kamu terus bantah perintah Kakek, pokoknya kamu tetap akan tinggal bersama Sherly" ucap Kakek Gilbert
"Terserah, Kakek saja" geram Johan
"oh, ya setelah Kakek membaik, kamu dan sherly akan mengadakan resepsi pernikahan yang mewah" ucap Kakek Gilbert
"tidak perlu, kek! untuk apa resepsi pernikahan yang mewah sedangkan hati aku dan sherly tak pernah terhubung"ucap Johan
bersambung...
...Jangan Lupa untuk memberikan dukungannya berupa Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karyaku ini, semoga bisa menghibur kalian semua...