
Sebuah koper besar berwarna biru tua polkadot dengan tas ransel penuh berisi baju serta celana sudah di lontarkan ke ambang pintu aparterman Johan.
"Tuan muda, mari berangkat mobil sudah siap"ucap zaky
"baiklah, pastikan sherly tidak mengetahui keberadaan ku. Aku ingin menyendiri"ucap Johan
"siap laksanakan!"ucap zaky
Dalam perjalanan roda empat Johan sangat menegukan sebuah pil kecil berwarna putih pemberian zaky karena efek parasetamol yang dia minum agar suhunya kembali dalam keadaan normal Johan pun kembali ke alam mimpi panjang
"hmmmmm, kepala ku pusing sekali. Bangunkan aku jika sudah sampai" ucap Johan
"siap, Tuan muda. Sihlahkan Tuan muda beristirahat di dalam mobil karena ini akan memakan waktu banyak" ucap Johan
"oke" ucap Johan
(desa nelayan-sukabumi)
setibanya di desa nelayan ujung genteng kecamatan ciracap yang sangat asri dengan pemandangan yang indah
Johan masih kandas dalam alam mimpinya namun tiba- tiba saja suara lantang laki-laki berotot itu mengangetkan mimpi lelahnya.
"Tuan muda, Bangun! Kita sudah sampai desa nelayan" ucap zaky
"Biarkan saya tidur sebentar lagi karena kepala saya masih sangat berat untuk di paksa bangun" ucap Johan
"maaf, Tuan muda saya membangunkan. Kalau begitu kita langsung ke penginapan atau ke rumah saya?" tanya zaky
__ADS_1
"hmmmm, gimana kalau kita mampir ke rumah kamu saja. Bangunkan saya kalau sudah tiba di rumahmu" ucap Johan
"Baik, Tuan muda saya akan bangunkan kembali jika sudah sampai rumah saya"ucap zaky
*
*
*
*
"yasmine, ini mansion baru lu?" tanya vina
"ya, memang kenapa? Tanya balik yasmine
"mami gw banyak harta karun terpendam"ucap yasmine
"cih! sombong sekali" ucap vina
"nggak sombong gw bilang karena memang ini faktanya dan gw juga kerja sama dengan Johan mengenai cafe yang berada di hotelnya" ucap yasmine
"bucin dasar! Itu ma modus lu ajah buat deketin lagi si Johan"ucap vina
"memang iah, gw yang merencanakannya supaya bisa lebih erat hubungannya dengan Johan"ucap yasmine
"hmmmm, lu kerja di sana sebagai owner kan otomatis lu nggak akan selalu di hotel itu, gimana kalau lu masukin satu pegawai baru di cafe lu buat mata-mata kegiatan Johan di sana" ucap vina
__ADS_1
"pinter juga idenya gw akan masukin pegawai yang bisa di ajak kerja sama untuk memata-matai kegiatan Johan di hotel sana"ucap yasmine
"gw ajah gimana?" tanya vina
"hah? lu kan mau kerja di kantor bokap tiri gw?"ucap yasmine
"oh ya sih, tapi kan gw bisa shift malam di sana" ucap vina
"double job?" ucap yasmine
"yes, double job. Boleh ya, Please!" ucap vina
"lu perlu banget uang buat lahiran ya?" tanya yasmine
"iah nih, gw butuh banget uang buat bentar lagi lahiran" ucap vina
"astaga segitu kerenya si rey! Sampai lu nggak di nafkahin"ucap yasmine
"gw ma si rey kan belum resmi menikah!" ucap vina
"kapan lu menikah resmi sama dia?"ucap yasmine
"hmmm, setelah lahiran sih sekitar 2 bulan lagi" ucap vina
"wah, kalau lu lahiran siapa yang akan jadi pengganti mata-mata gw?" tanya yasmine
"nanti gw cariin lagian kan masih lama juga!" ucap vina
bersambung...
__ADS_1
...Jangan Lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode,vote sebanyak mungkin,dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...
...Terima Kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur...