
"Sudah beberapa bulan ini aku tidak pernah mendapatkan kabar dari sherly, apa dia marah padaku?"gumam Johan
Tok
Tok
Tok
"permisi, Tuan muda ini laporan yang harus di tanda tangani"ucap zaky
"taruh saja di meja" titah Johan
"Tuan muda, apa anda tidak mau berkunjung ke mansion nona sherly?"tanya zaky
"belum sempat, aku sibuk mengurus hotel Grandia hutomo ini" ucap Johan
"Tuan muda boleh sibuk tapi bagaimana pun istri anda perlu juga perhatian"ucap zaky
"baiklah, aku akan menyempatkan waktuku untuk berkunjung ke mansion sherly" ucap Johan
"saya akan antarkan, Tuan muda" ucap zaky
"oke, kamu siapkan mobilnya. Saya tunggu di basemant" ucap Johan
"siap, Tuan muda" ucap zaky
*
*
*
*
Zaky menunggu di basemant kantor untuk mengantarkan Johan ke mansion
__ADS_1
dengan langkah berat akhirnya Johan memasuki mobil mewahnya menuju mansionnya.
"Bi siti" seru Johan
"Iah, Tuan muda ada yang bisa bibi bantu?"tanya bi siti
"apa sherly di kamar, bi?" tanya Johan
"Mohon maaf, Tuan muda sudah beberapa bulan ini non sherly tidak pulang " ucap bi siti
"apa?!" kaget Johan
"Iah,Tuan muda mohon maaf bibi lupa memberitahukan karena bibi pikir non sherly dan Tuan muda pindah ke tempat lain" ucap bi siti
"yasudah bi, nggak apa pa. Bibi bisa kembali melanjutkan pekerjaan bibi"ucap Johan
"zaky, kamu cari tau di mana keberadaan istri saya"ucap Johan
"Baik, Tuan muda saya akan selidiki dimana non sherly berada" ucap zaky
"apa dia kabur dan kembali kepelukan rey?" tanya Johan
"bisa saja terjadi karena sherly anaknya labil yang selalu kehilangan arah untuk berpijar kembali" ucap johan
*
*
*
*
Teriakan para gadis menderu-deru menggema di ruang bawah tanah labirin sebuah negara asing...
"berisik sekali para gadis itu, cepat jinakan"ucap bruno
__ADS_1
"siap, bos"ucap jodi
sidik dan Jodi menuruni anak tangga dengan perlahan-lahan menyusuri tempat berdebu dengan meneken tombol akses kode keamanan
"para gadis itu sangat berisik sekali, kita akan beri hukuman untuk mulut mereka"ucap Jodi
"ini aku sudah ambilkan satu untukmu,"ucap sidik yang memberikan sebuah cambuk berwarna hitam
"apa ini akan menurunkan harga jual para gadis ini?" tanya Jodi
"jangan kena wajahnya saja, kita cambuk di bagian punggung saja" ucap sidik
"tumben sekali ide lu bagus" ledek Jodi
********
"lepaskan"ucap para gadis
"BERISIK, KALIAN MENGGANGU BOS KAMI DI ATAS" ucap Jodi
"kalau begitu lepaskan kami" ucap salah satu gadis cantik
"kalian akan bebas jika ada pelanggan yang membeli kalian dengan harga yang tinggi"ucap jodi
"brengsek, lepaskan kami. Kami bukan barang dagangan kalian" Ucap gadis cantik itu
"mulutmu cabe sekali! Biar aku hukum dengan cambuk ini" geram sidik
"ingat, dia aset penting kita lebih baik kamu pukul saja bagian yang tak terlihat di muka"bisik Jodi
"baiklah, aku akan memukulnya di punggung saja"ucap sidik
"bagus deh kalau lu ngerti sama tugas kita" ucap jodi
bersambung...
__ADS_1
...Jangan Lupa untuk memberikan Like di setiap episode yang kalian baca, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...
...Terima kasih sudah mampir di karyaku, semoga bisa menghibur...