
Bugh!
perut Johan di pukul dengan keras oleh Richardo sehingga Johan merintih kesakitan.
"baru juga di pukul sedikit, lo udah knock out"cibir richardo
"Johan, kalau lo nggak sanggup lawan penculik lebih baik lo panggil teman- teman kita yang lain"ucap sherly
"nggak usah, gw masih sanggup hadapin penculik ini seorang diri" ucap Johan
"mau jadi pahlawan lo, coba hadapi anak buah gw,"ucap richardo yang sudah memanggil bruno, sidik, dan Joni
"sialan lo, pecundang!" ucap Johan
pertempuran pun terjadi, Johan pun sempat babak belur,namun dia tak menyerah dengan keadaan
"Hei, pria bodoh ngapain lo berkorban demi nona cantik ini" ucap richardo
"karena gw sayang sama dia dan itu bukan urusan Lo," ucap Johan
"dia saja tidak menganggapmu bisa menyelamatkannya" ucap richardo
"diam kau iblis!" ucap Johan yang memukul Richardo
"kurang ajar" geram richardo sampai dia menusukan pisau ke perut Johan
"akh!" rintih Johan
"rasakan, biar lo mati di sini tanpa pertolongan" ucap richardo yang mendorong tubuh Johan ke ruang rahasia
__ADS_1
Richardo pun bergegas pergi bersama ketiga anak buahnya
"Bruno, kita tinggalkan semua tawanan kita di sini dan bawa semua cctv serta barang-barang lainnya" ucap richardo
"kita kabur kemana, Tuan muda?" tanya bruno
"kita ke luar negeri, sekarang lo pesankan tiketnya juga" ucap richardo
"baik,"ucap bruno yang bergegas untuk melakukan sesuai perintah tuan muda richardo
Ruang Rahasia
"ini semua karena ulahmu! gw kan sudah bilang untuk memanggil teman- teman lain, tapi lo nggak pernah mau dengerin apa kata gw" geram sherly
"di saat seperti ini lo malah terus memarahi gw, lo keterlaluan sekali!" ucap johan
"harus nya lo nurut apa yang gw katain jangan ngeyel terus" ucap sherly
"apa maksud lo bilang ke penculik kalau lo sayang gw?" tanya sherly
"sayang sebagai temen memang salahnya dimana?" tanya Johan
"ya tetep salah, sekarang gimana kita bisa bebas kalau lo terluka seperti ini" ucap sherly
"lo itu cuman bisa menggerutu tanpa memikirkan sakitku" ucap Johan yang merintih kesakitan
"berikan ponselmu" pinta sherly
"untuk apa?" tanya johan
__ADS_1
"untuk menelepon maya" ucap sherly
Di luar rumah itu dua orang berdiri dengan rasa khawatir
"maya, gw mau susul si Johan ini sudah terlalu lama" ucap reno
"gw ikut bareng lo" ucap maya
"tidak, lu di sini saja bersam yasmime" ucap reno
"kenapa gw nggak bole ikut?" tanya maya
" ini sangat berbahaya" ucap reno
"lo cuman seorang diri, apa perlu aku minta bantuan?" tanya maya
"begini saja, kalian minta bantuan regu lain. gw harus susul si Johan" ucap reno
"oke, gw akan segera mencari bantuan untuk menolong lo, johan dan sherly" ucap maya
setibanya di markas penculik, Reno melihat tidak ada seorang penculik pun
"ini aneh sekali, di mana para penculik itu kenapa sepi sekali" ucap reno
"Tolong!!!" teriak sherly
"itu kan suara sherly, tapi dia dimana?" ucap reno
bersambung...
__ADS_1
...Jangan Lupa untuk memberikan dukungan dengan cara Like di setiap episode,vote sebanyak-banyaknya, dan tambahkan ke rak buku kalian sebagai Favorite agar tidak ketinggalan di setiap episode....
...Terima kasih telah setia membaca novel ini, semoga dapat menghibur...