
"maaf, saya tidak bisa menjual bangunan tua itu" ucap burhan
"boleh saya tau, Pak Burhan kenapa tidak bisa menjual bangunan tua tersebut?" tanya Johan
"karena bangunan itu bersejarah bagi saya"ucap Burhan
"boleh di ceritakan kenapa Pak Burhan menyebutkan bangunan tua itu bersejarah?" tanya Johan
"Bangunan tua itu tempat pertama kali keluarga kecil saya di bangun, namun " ucap Burhan terhenti mengingat kejadian naas itu kembali memutar di ingatannya.
"namun kenapa pak burhan?" tanya Johan yang merasa binggung dengan ucapan gantung Burhan
"namun bangunan itu hangus terbakar oleh api yang melahap seisi rumah termasuk istri dan kedua anak saya" sendu burhan
"oh, jadi bangunan tua itu adalah kenangan anda bersama keluarga anda"
"benar, makanya saya tidak bisa menjualnya kepada siapa pun"ucap Burhan
"hmmm, justru kalau anda menjualnya kepada saya, saya yakin istri dan kedua anak anda akan bahagia di atas sana" ucap Johan
"bahagia bagaimana maksud anda?" tanya burhan
"karena bangunan itu akan di jadikan tempat yang indah dan mewah "ucap Johan meyakinkan pemilik bangunan tua itu.
"baiklah, saya akan lepaskan bangunan tua itu untuk anda jadikan hotel yang indah dan mewah" ucap Burhan
"wah, Terima kasih banyak atas kebaikan hati Pak burhan, saya yakin sekali istri dan kedua anak anda pasti bahagia" ucap Johan
__ADS_1
"Tuan muda, kok mukanya kusut begitu pasti nggak berhasil ya? tanya zaky
"hmmmm..."ucap Johan
"sabar ya, Tuan muda kita besok kembali untuk membujuknya karena waktu kemarin saya ke sini saja, beliau sangat marah Jika di tanya kenapa bangunan itu tidak bisa di jual"ucap zaky
Raut muka Johan berubah menjadi berseri-seri menahan ketawanya.
"lho, kenapa Tuan muda jadi cengengesan gitu?" tanya zaky yang binggung
"sa-saya ........ berhasil meyakinkan pemilik bangunan itu untuk melepaskan lahannya untuk di jadikan projek bangunan hotel kita"ucap Johan
"wah, keren banget Tuan muda jiwa bisnisnya mengalir dari darah Kakek Gilbert" puji zaky
"Iah dong! cucu nya konglomerat gitu"sahut Johan dengan bangganya
kring!
"sherly, lu tau nggak kalau Johan nggak jadi ke Jerman"ucap maya
"Halu lu, dia sendiri yang bilang kalau dia berangkat ke jerman kemarin" ucap maya
"ih, istri dedemit lu mah nggak tau kabar terupdate-nya tentang Johan" ucap maya
"hmmm, udah deh mending lu langsung to do point saja jangan muter-muter gw males nebak"ucap sherly
"Johan tidak jadi ke jerman" ucap maya
__ADS_1
"kenapa?" tanya sherly
"dia di perintahkan oleh kakek Gilbert untuk stay di indonesia karena harus mengurus masalah perusahaannya"ucap maya
"wah, seriusan! kalau gitu gw harus menemui Johan" ucap sherly
"lu hubungi dia saja" ucap maya
"gengsi gw" ucap sherly
"ngapain gengsi ke suami sendiri?" tanya maya
"dia itu ke indonesia untuk menggugat cerai gw dan juga untuk mengurus kepindahan kuliahnya ke Jerman" ucap sherly
"wah, baru jadi pengantin lu udah di gugat cerai saja" ledek maya
"ya, kita kan baru menikah hanya di gereja saja belum pesta resepsi pernikahan-nya" ucap sherly
"jadi lu pengen resepsi pernikahan bersama Johan?" tanya maya
"Iah" ucap sherly
bersambung...
...Jangan Lupa untuk memberikan dukungannya berupa Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite...
...Terima kasih sudah mendukung karya ini, semoga bisa menghibur...
__ADS_1