Cinta Johan Yang Tak Di Anggap

Cinta Johan Yang Tak Di Anggap
7. Ungkapan Hati Johan


__ADS_3

Johan merasa binggung menerima tawarin dari temannya untuk Job di luar kota, sementara ada hati yang harus dia jaga di Jakarta


" Hei, sherly" seru Johan


"ada apa?" tanya sherly


"Boleh tidak pulang dari bekerja di cafe ini, kita bisa bicara empat mata" ucap Johan


"memang ada hal penting apa yang lu mau bicarakan sama gw?"tanya sherly


"ini mengenai hal yang penting yang harus kamu ketahui" ucap Johan


"menangnya nggak bisa sekarang ajah lu bilang ke gw?" tanya sherly yang merasa penasaran


"nggak bisa, ini kan masih jam kerja" ucap Johan


"Baiklah, gw kasih waktu lu 5 menit saja setelah pulang kerja"ucap sherly


"kok 5 menit, yang mau aku omongin tuh panjang lebar dan sangat penting, jadi aku tunggu kamu di depan cafe ini" ucap Johan


"awas ajah, kalau ucapan sampahmu itu tidak penting gw akan langsung hajar lo, karena mengganggu waktu gw" ucap sherly


"Iah, gw ni cuman sampah dan pengganggu di hidup lu, tapi sampah kayak gw ini akan berguna buat ungkapin kebenarannya" ucap Johan


"gw nggak mau debat, gw kerja dulu," ucap sherly yang kesal dengan ucapan Johan

__ADS_1


pukul 07.00 pm


cafe bucin pun tutup, karyawan lain sudah pulang terlebih dahulu tapi kedua insan ini sedang bertatap muka untuk membicarakan hal yang tadi pagi sempay tertunda karena sebuah pekerjaan.


"Jo, cepetan ngomong jangan diem kayak patung gini"ucap sherly


"Bagaimana kalau kita cari tempat makan dulu, gw sangat laper nih" ucap Johan


"ih, lu tuh memang bener-benar menyebalkan selalu saja banyak alasan" ucap Sherly


"Beneran ih, gw laper dari siang tadi gw nggak sempet buat makan siang" ucap Johan


"akh! yasudah kita ke restoran sebelah sana saja"ucap sherly


Restoran Banyuwangi


"gw mau pesen makan dulu, lu mau makan apa?" tanya Johan


"gw banting piring juga ya ke muka lu, kesel gw"ucap sherly


"sabar dong sherly, kenapa sih lu segitu bencinya ma gw?" tanya Johan


"abisnya lu tuh selalu rese dan olo-olo"ucap sherly


"sudahlah, aku nggak mau debat hanya ingin makan terlebih dahulu untuk menjinakan cacing kepanasan yang ada di perutku,"ucap Johan yang memanggil pelayan untuk memesan makanan

__ADS_1


setelah menyantap nasi ayam dengan segelas jusnya, akhirnya Johan mengungkapkan isi hatinya pada sherly


"sherly, kalau aku berkata jujur sama kamu, apa kamu akan semakin benci sama aku?" tanya Johan


"tergantung" ucap sherly


"kok gitu?" tanya Johan


"sudahlah, cepetan lo ngomong sama gw ada hal penting apa yang harus empat mata bicara sama gw?" tanya sherly


"a-aku mau bilang kalah aku selama ini diam-diam mencintai kamu"ucap Johan


"jangan becanda, nggak lucu"ucap Sherly


"Beneran ini, aku nggak lagi becanda" ucap Johan


"gw ini sudah milik reynaldi temen lo sendiri!" ucap sherly


"Iah, aku tau kamu sudah milik orang lain, tapi aku hanya mengungkapkan isi hati supaya kamu jangan bersama Rey, dia bukan pendamping masa depan yang baik buat kamu" ucap Johan


"Jangan coba-coba lu jelekin pacar gw, dari dulu sampe sekarang orang yang gw cinta hanya rey bukan lu. Omongan lu yang ini benar-benar sampah"ucap sherly


"Kamu akan menyesal suatu hari nanti karena kamu mencintai orang yang salah," ucap Johan dengan hati yang tersayat


bersambung...

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan dukungannya berupa Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku sebagai favorite agar tidak ketinggalan kisahnya...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur...


__ADS_2