
Pagi itu Sherly menghubungi rey karena ingin di jemput oleh sang pujaan hati, namun yang dia rasakan malah harus menelan sebuah kekecewaan.
π±Kring!
π"Rey, hari ini kamu bisa menjemputku di cafe bucin?" tanya Sherly
π"sorry sayang, aku ada urusan keluarga. Aku tidak sempat untuk menjemputmu di cafe bucin hari ini" ucap Rey
π"oke, aku pulang sendiri saja"ucap Sherly
π"jangan marah ya sayang, nanti aku hubungi kamu lagi"ucap Rey menutup ponselnya
Cafe bucin
"Hei, Sherly kenapa lo lesu begitu?"tanya Maya
"gw hanya merasa Rey sudah tidak perhatian lagi padaku" ucap Sherly
"masa siih, itu hanya perasaanmu saja"ucap Maya
"Iah, gw merasa begitu, dia selalu sibuk dan nggak ada waktu untuk gw" ucap Sherly
"mungkin dia sudah ada yang baru" ucap Maya
"Lo dan Johan kenapa bisa berpendapat sama seperti itu?"tanya Sherly
"karena gw pernah di selingkuhi, jadi gw tau pria yang lagi berselingkuh tidak bisa mempunyai waktu banyak dan akan selalu banyak alasan" ucap Maya
"masa sih! hmmm apa gw selidiki tentang aktivitas Rey?" tanya Sherly
"sebaiknya seperti itu, tapi kamu harus siap kena mental untuk kemungkinan buruk yang terjadi" ucap Maya
"Iah, gw siap kena mental untuk segala kemungkinan yang terjadi" ucap Sherly
__ADS_1
"oh, ya lu sudah tau bahwa Johan sudah resign dari cafe bucin ini" ucap Maya
"Iah, gw sudah tau bahwa dia resign, memang kenapa?" tanya Sherly
"nggak apa-apa hanya kepo sanja terus apa lu sudah tau alasan Johan resign?" tanya Maya
"akh, masa bodoh tentang alasan resign Johan, yang aku pikirkan hanya rey" ucap Sherly
"Jangan benci Johan, nanti kamu benar-benar cinta sama dia" ledek Maya
"mana mungkin gw suka sama si buruk rupa itu" ucap Sherly
"eh, asal lu tau ajah dia resign karena mau mencoba move on dari Lo" ucap Maya
"bagus deh kalau dia mau move on dan sadar diri kalau gw sudah punya rey" ucap Sherly
"Ih, Jaga tuh ucapan lu kayak cabe kalau menyangkut si Johan, Hati- hati nanti lu nyesel nolak perasaan Johan" ucap maya
"mana mungkin gw menyesal" ucap Sherly
"Maya, gw izin duluan pulang ya" ucap Sherly
"lo pulang cepet gini karena mau ke apartemen Rey tanpa bilang ke dia?"tanya Maya
"iah, kan gw mau selidikin dia" jawab Sherly
*
*
*
*
__ADS_1
langkah kaki seorang wanita itu terhenti karena tanpa sengaja dia mendengar percakapan sang kekasih dengan selingkuhannya sedang bermesraan di ponsel pintar milik kekasihnya
Apartemen Rey
π±kring!!
π"Halo, sayang kamu sudah sampai mana?" tanya Vina
π"aku baru sampai apartemen sayang" ucap Rey
π"kita jadi ke garden cafe" ucap Vina
π"Pasti jadi dong sayang, bentar lagi aku jemput kamu" ucap Rey
π"apa kamu tidak jemput si Sherly?" tanya Vina
π"nggak sayang, ngapain aku jemput Sherly itu hanya membuang waktu kebersamaanku denganmu" ucap rey
π"nanti dia akan curiga kalau kamu tidak menjemputnya" ucap Vina
π"kamu tenang saja, aku sudah punya alasan, jika aku mempunyai urusan keluarga yang tak bisa di tunda" ucap rey
π"wah, pacarku ini memang cerdas"goda vina
π"tentu saja aku cerdas, aku juga hanya mencintaimu" rayu Rey
Di balik pintu besar itu terdapat Isak tangis dalam hati seorang wanita yang begitu shock mendengarkan secara langsung perkataan sang kekasihnya
"astaga, ternyata Rey berselingkuh di belakangku, tapi siapa selingkuhanmu aku tak bisa denger nama pelakor itu di sebut oleh rey," sendu Sherly menahan air matanya
bersambung....
...Jangan lupa untuk memberikan dukungannya dengan cara Like di setiap episodenya, Vote, dan tambahkan juga di rak kalian sebagai Favorite...
__ADS_1
...Terima kasih telah setia membaca novel ini...