Cinta Johan Yang Tak Di Anggap

Cinta Johan Yang Tak Di Anggap
52. Pertunangan Johan


__ADS_3

"sherly, kalau kamu terpaksa bertunangan denganku lebih baik ini di hentikan saja" ucap Johan


"tidak bisa, aku sudah ada kesepakatan dengan kakek gilbert


"baiklah, aku janji ini hanya sementara. kamu tenang saja aku tidak akan melarang hubunganmu dengan rey, anggap saja ini hanya sandiwara" ucap Johan


"oke" ucap sherly


******


"mih, aku nggak terima hari ini ada pesta pertunangan antara sherly dan Johan" ucap yasmine


"kamu tenang saja, mami sudah punya rencana baru untuk menggagalkan pertunangan mereka"ucap rika


"makasih mamiku cantik"rayu yasmine


*****


prok..


prok..


prok ..


"selamat bro!" seru reno


"selamat bahagia sahabatku sherly" ucap maya


Tukar cincin pun berhasil di langsungkan namun tiba-tiba saja si jago merah berkorban di halaman pertunangan Johan


"cepat padamkan apinya"pinta gilbert


"siap, Tuan besar" ucap zaky


si Jago merah melahap semua area gedung dan tak bisa di padamkan oleh benda apa pun yang di bawa zaky


"Tuan besar, apinya semakin menyebar lebih baik kita keluar saja" ucap zaky

__ADS_1


"baiklah, kalau begitu kamu hubungi petugas kebakaran" ucap kakek gilbert


"siap, Tuan besar" ucap zaky


*******


"jo, dimana sherly?"tanya gilbert


"loh, bukannya tadi bareng aku di belakang" ucap Johan


" kamu susul sherly karena api nya cukup besar dan tidak bisa di padamkan" ucap gilbert


"baiklah, kek aku akan menyusul sherly. Kakek tetap di sini" ucap Johan


*******


"sherly" seru Johan


"aku di sini, Jo"ucap sherly


"kamu ngapain sih balik lagi ke dalam sini sudah tau sedang terjadi kebakaran, Apa kamu tidak takut?" tanya Johan


"haduh,memangnya barang apa?" tanya Johan


"cincin pertunangan kita" ucap sherly


"apa kamu tadi melepaskan cincin pertunangan kita di toilet ini" ucap Johan


"Iah, aku lupa memakainya kembali ketika aku cuci tangan di sini" ucap sherly


"cincin itu tidak penting bagimu, lebih baik kita keluar dari sini, ayo!" ucap Johan yang menarik tangan sherly


"Jangan bilang kayak gitu terus, kamu itu kenapa si berpikir negatif terus tentang aku" ucap sherly


"sudahlah, aku tidak mau berdebat di tengah kobaran api ini" ucap Johan


ketika mereka melewati pintu demi pintu, ada sebuah lampu hampir mengenai sherly

__ADS_1


"awas, sherly!" seru Johan mendorong tubuh sherly sehingga benda tajam itu melukai kepala dan kaki Johan


"Jo-johan, kamu nggak apa-apa"panik sherly


"Tuan muda" panggil zaky


"zaky, gw di sini" ucap sherly yang melambaikan kedua tangannya


"apa yang terjadi?" tanya zaky


"Johan melindungi aku, dia terkena kayu dan pecahan lampu" ucap sherly


"waduh, Tuan muda tidak sadarkan diri. Aku gendong saja" ucap zaky


"gendong saja, memangnya lo kuat?" tanya sherly


"Tentu saja, aku kuat" ucap zaky


******


rumah sakit


"bagaimana keadaan cucu saya, dok?" tanya kakek gilbert


"cucu anda harus segera di operasi karena kaki pasien mengalami luka yang sangat parah"ucap dokter frans


"segera lakukan operasinya, dok"ucap kakek gilbert


"sihlahkan anda tanda tangani surat ini untuk segera di lakukan tindakan operasi" ucap dokter frans


********


"sherly, kamu tenang saja Johan akan baik-baik saja"ucap kakek gilbert


bersambung...


...Jangan Lupa untuk memberikan Like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai Favorite agar tidak ketinggalan di setiap kisahnya...

__ADS_1


...Terima kasih banyak telah setia membaca karya keduaku, semoga bisa menghibur kalian semua ya....


__ADS_2