
Matahari sedang berada di puncaknya , Fiona berlari mengejar Kayra yang entah mengapa kecepatannya tidak bisa menyamai sahabatnya . Keringat mengalir deras di pelipis wanita cantik itu , dengan langkah pasti Kayra berdiri di depan papan pengumuman kampusnya disana ia melihat namanya terpampang sebagai penerima beasiswa . Fiona yang kehabisan oksigen berusaha mengatur nafas berjalan menghampiri Kayra .
"Kay! kebiasaan gue ditinggalin . gimana lo lulus dapet beasiswanya ?"
"Fio gue lulus!!!!" jawab Kayra dengan mata berkaca-kaca
"selamat ya kay, lo emang sahabat gue yang paling pinter" jawab Fiona sambil memeluk sahabatnya
"Ibu gue pasti seneng banget , ga perlu mikirin uang kuliah gue Fi"
tangis Kayra pun pecah mana kala ia merasa bersalah karna memaksa Ibunya untuk tetap berkuliah walaupun keterbatasan biaya .
"udah-udah ibu lo pasti bangga banget sama lo kay. udah sedih-sedihnya ,ke kantin yuk . gue laper nih" ajak Fio kepada sahabatnya
******************************
Dikantin Fiona dan Kayra duduk dimeja paling unjung dekat dengan lapangan basket . Fiona sibuk makan sambil memandangi beberapa Kakak senior yang sedang berbain Basket .
"Fio mata lo ngeliatin apaan sih?"
"gue lagi mencari vitamin T Kay"
"hah? apaan Fi?"
"vitamin tampan Kay, yaelah masa lo ga terpesona sih sama kakak senior itu . mereka itu bibit unggul penerus berbagai perusahaan Kay" terang Fiona dengan tangan mengibas-ngibas muka karna kepedasan.
"Aneh dasar lo, gue mau ambil minum lagi Fi, lo mau titip?"
"boleh-boleh, pedes banget ini"
Ketika Kayra membawa 2 gelas jus jeruk tidak sengaja dia menabrak Dito dan Sofia yang sedang berjalan .
"bruhhggg"
"aduh maaf kak" Jawab Kayra dengan panik
"lo sengaja ya nabrak-nabrak Kak Dito?"
"engga, sumpah deh ." jawab kayra dengan wajah panik dan berusaha membersihkan baju Dito dengan Tissu sekenanya .
"udah engga apa-apa ntar juga kering Sof . kamu gausah berlebihan gitu" jawab Dito sengan suara yang sangat lembut membuat Kayra langsung jatuh hati saat itu juga
"yaampun kak , aku bener-bener minta maaf ya atau bajunya mau aku cuciin?" jawab Kayra dengan penuh harap
"mahasiswa baru kok udah kecentilan sih?siapa nama kamu hah?" teriak Sofia yang tidak suka dengan tingkah Kayra
"Kayra kak" sambil tersenyum dan mengulurkan tangan kepada Dito
"heh dasar gatau diri lo ya, pergi ga dari hadapan Pacar gue" hardik Sofia
"udah sof malu di liatin mahasiswa yang lain " jelas Dito
tiba-tiba Fiona datang menghampiri sahabatnya dan langsung menarik lengan Kayra sambil ikut meminta maaf
"maafin temenku ya kak" sambil menarik lengan Kayra hingga berlalu dari kantin .
*********************
Fiona yang berasal dari keluarga berada membawa mobil untuk pergi kuliah, sedangkan Kayra harus naik angkot. Namun Fiona tetap mau bersahabat dengan Kayra karna mereka sudah bersahabat sejak masih dalam kandungan .
Mereka memutuskan untuk mampir ke sebuah toko buku dan membeli beberapa buku .
"Kay , lo kenapa senyum-senyum sendiri? " tanya Fio kepada sahabatnya
"Kak Dito tampan banget ya Fi . suaranya pun halus banget . terus lo liat kan waktu dia bilang udah gapapa ko" sambil menirukan suara Dito tadi
"lo sehat kan Kay?" tanya Fiona sambil memegang Dahi sahabatnya
"gue kayaknya jatuh cinta pada pandangan pertama sama Kak Dito deh fi " terang Kayra sambil memegang dadanya yang terasa dagdigdug sambil membayangkan wajah Dito
"Kay , sebagai sahabat gue mau ngingetin lo . Dia itu Dito Wicaksana . Anaknya Dirga Wicaksana . yang punya perusahaan Wicaksana Group . dan ngomong-ngomong dia itu sudah punya pacar Kay " jelas Fiona dangan nada berapi-api
"baru pacar Fi, belum istri . Selama janur kuning belum melengkung Kak Dito masih milik bersama" jawab Kayra dengan tidak kalah berapi-api
"gila ya lo, dari dulu kayaknya lo ga pernah mikirin laki-laki deh Kay . kenapa sekarang tiba-tiba lo bisa naksir sama Kak Dito ?" tanya Fiona keheranan
__ADS_1
" namanya juga Cinta fi , datangnya tidak terduga . dari mata langsung turun ke hati " jawab Kayra dengan senyum yang merekah
"Gue pernah sih ketemu Kak Dito waktu acara di perusahaannya keluarganya . Dia emang Suami-able banget Kay . Kata nyokapnya aja dia udah siap banget megang perusahaan Wicaksana dan Rajin banget Sholat . jadi gue rada ga percaya juga kalo Sofia pacarnya beneran atau cuma ngaku-ngaku" jawab Fiona sambil memilih-milih buku
"berarti gue masih punya kesempatan dong Fi "jawab Kayra sambil memeluk sahabatnya sambil senyum kegirangan
Setelah membayar beberapa buku dan selesai Fiona mengantarkan Kayra pulang ke rumahnya , karna hari sudah petang sehingga sudah tidak ada kendaraan umum yang menuju rumah Kayra .
**************************
Rumah minimalis sederhana yang terletak di pinggiran kota , merupakan rumah peninggalan almarhum Kakek Kayra . Kini hanya tinggal Kayra dan Ibunya yang menempati rumah itu . Ayah Kayra pergi saat Kayra masih balita sehingga membuat ia membenci sosok ayahnya .
Sesampainya dirumah Fiona langsung pulang tanpa mampir terlebih dulu , dikarenakan hari sudah sangat gelap .
Katika hendak memasuki rumah, Kayra bingung mengapa ada mobil mewah didepan rumahnya . Tiba-tiba ia merasa ada yang tidak beres dan langsung berlari dengan tergesa-gesa.
Dan benar saja , didapati ibunya yang sedang terbaring di sofa ruang tamu.
"ibuuuu " teriak Kayra khawatir
"ibu kenapa? Kok ibu luka-luka?" tanya kayra lagi sambil meneteskan air mata
"ibu tidak apa-apa Kay, ibu tadi keserempet motor . terus tadi di tolongin sama nak Dito" terang Ibu Dila dengan lembut
"Dito?" tanya Kayra sambil dahinya mengerut
"iya , nak Dito lagi sholat Isya di dalam kay " jawab Ibu Dila lagi sambil tersenyum dan mengangkat alisnya bergantian
"Bu terim--- loh? kamu yang tadi siang dikantin?"tanya Dito keheranan
"loh kalian sudah saling kenal? "tanya ibu menyelidik
"iya bu, kak Dito Kakak senior Kayra di kampus . Kak Dito mau Lulus S2 loh bu " jawab Kayra dengan Mata berbinar
"wah hebat ya nak Dito , sudah baik, Ganteng taat beragama pinter lagi . ibu mau punya mantu kaya nak Dito . tapi sayangnya anak ibu ga mumpuni buat nak Dito " canda Bu Dina yang berhasil membuat muka Kayra memerah
"ibu apaan sih , malu tau ngomong gitu di depan Kak Dito . ya walaupun Kayra ga nolak" jawab Kayra yang di ikuti tawaan Dito dan Ibu Dila
"Nak Dito Sudah makan? kalau belum makan disini saja ya . Biar Kayra yang masak . walaupun tomboy begini Kayra jago masak loh " puji bu Dila lagi-lagi berhasil membuat muka anaknya memerah
"wah takut ngerepotin saya bu " jawab Dito yang diikuti senyum yang sukses membuat hati Kayra meleleh
Kayra sibuk berkutat memasak didapur, sedangkan Dito dan Ibu Dila sibuk berbincang-bincang . Sesekali diingiri Canda dan tawa membuat Kayra yang sedang masak sedikit iri dengan Ibunya yang begitu akrab dengan lelaki yang berhasil membuat nya jatuh hati .
Setelah selesai acara memasak dan makan bersama Dito berpamitan kepada Ibu Dila dan Kayra .
Kayra tidak memalingkan wajahnya sepeninggal Dito, hingga mobil Dito hilang dari pandangan Kayra .
"Kamu suka ya sama nak Dito? goda Ibu Dila sambil mencubit halus pipi mulus anaknya
"ih Ibu gimana gasuka, suami idaman banget kan kak Dito" jawab Kayra sekenanya
"Kay , ibu sebenarnya juga suka sama Dito . tapi ingat kita tidak sepadan dengan Dia " tiba-tiba muka ibu Dila berubah serius sambil berlalu masuk kedalam rumah meninggalkan Kayra yang terdiam mematung kebingungan karna ucapan ibu yang sangat dicintainya itu .
**********************
Sementara itu dikediaman mewah Dito Wicaksana. Galaxy Bima Sakti Sahabat Dito yang baru saja tiba dari Singapura segera mengarahkan mobilnya kekediaman sahabat yang sangat dirindukannya .
"Tante Anya , tambah cantik aja tante . sudah 2 tahun gak ketemu " ucap Gala sambil memeluk Mama Anya
"bisa saja kamu , Dito dimana tan? kok dikamarnya kosong ?" tanya Gala menyelidik
"tante juga engga tahu, gabiasanya jam 11 ini dia belum pulang"
tiba-tiba Dito pun masuk dengan wajah kelelahan
"hallo bro . . .ga kangen gue" tanya Gala sambil kedua tangan di lipat dan alis yang diangkat
"Gala? kapan lo pulang ? ko ga ngabarin gue?gue kangen banget gila" peluk Dito sambil memeluk sahabatnya dengan erat
"udah-udah ntar tante Anya kira kita Gay lagi" canda Gala sambil meninju perut Gala dengan pelan
"hahaha kalian bisa saja , ya sudah tante ke kamar dulu ya Gal . kalian lanjutin kangen-kangenannya ya . Tante cape habis nemenin Om Dirga Touring Harley Davindson"
"widih mantap, memang jiwa muda om dan tante wicaksana" ledek Gala yang diikuti tawaan Dito yang berlalu menuju kamarnya .
__ADS_1
Begitu sampai dikamarnya Gala membanting tubuhnya diatas Kasur milik Dito dengan melebarkan kedua tangan dan kakinya, tanpa memberi celah untuk Dito ikut berbaring di kasurnya .
"lo tidur di sofa . gue males pulang ke rumah gue . di rumah gue lagi ada oma . Males gue nanti dia ngomongin soal perjodohan" ucap Gala sambil memejamkan mata
"lagian lo main perempuan mulu . Ya oma lo takut lah kalo lo ngakuin hal aneh-aneh . ngehamilin anak orang misalnya "
"mereka yang dengan senang hati gue hamilin Dit,selagi masih muda lo harus puas-puasin masa muda lo"ucap Gala sambil tetap memejamkan mata
"Terserah lo deh , kalo ada yang hamil jangan cari gue" jawab Dito dengan malas
" Wes. . sorry sorry gue ga bakal menanamkan bibit unggul gue ke sembarang wanita Dit" Galapun tertidur dengan lelapnya karna kelelahan
"Kayra cantik sih tapi. . ." batin Dito sambil tersenyum dan iapun ikut menyusul ke alam mimpi bersama Gala di Sofa yang cukup besar dan nyaman di sudut kamarnya .
*********************
Kayra berjalan sambil membaca beberapa materi kuliahnya karna ia tahu hari ini akan ada kuis dari salah satu dosen kiler di kampusnya . Tanpa sadar ia menabrak Sofia Wanita yang mengaku pacar Dito .
"eh lo kalo jalan pake mata dong" hardik Sofia dengan tatapan tajam
"yaampun ketemu ni orang lagi, gue buru-buru . gada waktu buat debat sama lo" jawab Kayra tanpa melihat lawan nya
"eh lo kalo gue nanya tuh liat mata gue anak beasiswa!!" cerca Sofia dengan nada menghina
"iya gue anak beasiswa terus apa masalahnya?" jawab Kayra dengan malas
" gue pringatin sama lo gausah deketin kak Dito , elo itu ga selevel sama kak Dito . gue tau kok latar belakang lo" terang Sofia
"aduh lama-lama gue gedek ya sama lo , jangan sampe lo nyesel udah ngomong sama gue " datar Kayra
"gue tau kok nyokap lo Janda kan " jawab sofia dengan bibir sedikit di sunggingkan dengan tatapan menghina
Kayra yang awalnya tidak emosi , tersulut emosinya karna ucapan Sofia. Dan seketika menjambak rambut Sofia dengan brutal . Sofia pun tidak mau kalah dengan membalas menjambak rambut Kayra .
"lo udah membangunkan macan tidur jadi rasain lo"
sambil menendang wajah Sofia , yang seketika membuat Lawannya jatuh tersungkur tepat didepan Dito dan Gala yang kebetulan lewat .
"kak Dito Kak Gala , tolongin aku wanita ini benar-benar barbar . Jangan berharap hidupmu aman di kampus ini" ancam Sofia dengan berlindung di balik Gala
Tanpa disadari Dito malah datang menghampiri Kayra yang sedang merapikan baju dan rambutnya .
"kamu gak papa Kay? tanya Dito perhatian
"Gak papa kak , aku duluan ya ada kuis . Tolong bilangin ke pacar kak Dito gausah gangguin macan tidur kalo gakmau kutendang lagi" jawab Kayra sambil berlalu meninggalkan mereka bertiga dan tatapan dari mahasiswa lain yang sedari tadi menonton pertandingan Kayra dan Sofia .
" unik banget perempuan ini" batin Dito sambil tersenyum
"apaan sih kak Dito , aku yang jatoh kok dia senyum-senyum sendiri . Liat aja Lo orang pinggiran gue akan kasih pelajaran"
Gala yang tidak memperhatikan mereka pergi meninggalan kampus dan segera pergi menuju perusahaannya .
"Gue duluan ya Dit, urus tuh piaraan lo jangan sampe ditendang lagi" ucap Gala dengan sinis
"sialan gue dikata piaraan, awas ya Gal lu bakal gue buat tunduk sama gue" ujar Sofia dalam hati.
******************
Sementara itu di Sakti Jaya Group semua orang hadir untuk menyambut kedatangan Galaxy Bima Sakti , calon CEO baru mereka didampingi sahabatnya Putra, yang telah lama mengabdi di perusahaan lebih dulu . Putra adalah anak dari pengasuh Gala sewaktu Gala kecil . Karna sudah bersama sejak kecil akhirnya Putra pun diangkat menjadi orang kepercayaan Bapak Damar Sakti, yang tidak lain dan tidak bukan adalah Ayah dari Galaxy Bima Sakti .
semua pegawai diperusahaan itu terhipnotis oleh wajah tampan yang dimiliki oleh Gala .
"Yaampun Pak Gala ganteng banget, pasti turunan dari pak Damar " ucap salah seorang pegawai
"hust Ibu Riska juga tidak kalah cantik loh dengan model-model papan atas"
" wah benar-benar bibit unggul"
Fika sekertaris yang ditunjuk untuk menjadi sekertaris Gala pun memberi isyarat kepada seluruh karyawan Untuk diam , alias tidak bergibah .
"Enak saja kalian pegawai rendahan mau memikat hati Pak Gala , biar aku tunjukan siapa disini ratunya " ucap Fika dalam hati .
Begitu Gala memasuki ruangan kerjanya ia memeriksa beberapa dokumen diatas meja sambil sesekali melihat kearah layar yang berada tepat didepan wajahnya.
Tiba-tiba Fika masuk kedalam ruangan sambil menaruh beberapa dokumen lain , dengan sedikit membuka kancing kemeja yang ia kenakan . Sehingga ketika ia menunduk Gala dapat melihat sebagian dada milik Fika .
__ADS_1
Dengan menatap mata Gala, Fika mencoba lebih mendekatkan dirinya sehingga tidak ada jarak diantara ia dan Gala . Gala yang diperlakukan seperti itu tentu dengan senang hati langsung me***** apa yang disuguhkan Fika .
Namun tiba-tiba Gala justru menelpon Putra untuk masuk keruangannya. . .