
Putra dan beberapa anak buahnya sudah berhasil menangkap Sofia dan Marco . Namun Gala berpesan agar mereka tidak melakukan tindak kekerasan , ia ingin Kayra yang membalaskan dendamnya sendiri .
Kayra sudah keluar dari rumah sakit seminggu yang lalu, keadannya kini sudah sangat baik . Bahkan kayra sepertinya sudah bisa menendang seseorang , apalagi orang itu yang membuatnya terbaring tak berdaya dirumah sakit .
Gala mengajak Kayra untuk mengunjungi kedua orang yang membuatnya celaka, tak lupa ia mengajak Aisyah dan Dito untuk melihat tontonan yang mungkin sayang sekali untuk dilewatkan.
"Kita mau kemana mas?" Tanya Kayra penasaran.
" Nanti kamu juga tahu, sayang"
"Gak aneh-aneh kan mas?"
"Kamu tuh bawaannya curiga terus padaku" Ucap Gala sambil mencolek dagu manis Kayra.
"Kan kan itu tangannya minta disentil"
"nih nih sentil bibirku aja"
"Mas gak lucu" Ucap Kayra sambil memajukan bibirnya
"Hahaha kamu kalo manyun terus aku cium nih, jangan salahin aku loh kalo aku khilaf"Goda Gala
"Oke oke aku diam saja lah"
"Nah sebentar lagi kita sampai"
Akhirnya mereka sampai ditempat yang dituju . Ternyata kedatangan mereka tidak berselang lama dengan Aisyah dan Dito yang sudah tiba lebih dulu.
"Loh ? ada Kak Aisyah dan Kak Dito juga?
"Iya, ayo turun " Ucap Gala sambil membuka pintu mobil dan diikuti Kayra
" Mau masuk sekarang?"Tanya Dito
" Iya , ayo " Ajak Gala sambil menggandeng tangan kekasihnya.
Betapa terkejutnya Kayra ketika masuk kedalam ruangan yang didalamnya terdapat dua sosok makhluk yang sangat ia benci, sedang terduduk di kursi dengan ke dua tangan terikat dan mulut terlakban . Putra merasa bising karna Sofia terus berteriak sejak mereka tiba .
" Mereka berdua?" Mata Kayra membulat sambil melihat kearah Gala seakan bertanya-tanya
"Kamu boleh lakukan apapun pada mereka , karna sejak aku tangkap orangku tidak melakukan apapun pada mereka . Aku ingin kamu yang melakukannya " Ucap Gala sambil tersenyum .
" Baiklah mas, boleh bantu aku buka plester mulut Sofia, Kak Putra?"
"Tentu" Ucap Putra
__ADS_1
" Hah mau apa kalian menangkapku!!!!! dasar brengs*k!!!!"Teriak Sofia.
" Plak!!!!" satu tamparan berhasil mendarat di pipi mulus Sofia.
"Berani-beraninya lo nampar gue manusia rendahan!!!" Umpat Sofia yang merasa tidak terima telah di tampar oleh Kayra .
"Gue tanya baik-baik sama lo . Apa salah gue sampai lo tega ngerusakin mobil yang gue dan Kak Aisyah tumpangi?"
" M---maksud lo? gue gak ngerti" Ucap Sofia berbohong
"Gausah sok beg* deh lo , gue tanya lo baik-baik sekali lagi ya kenapa lo ngejahatin gue berulang kali? apa salah gue sama lo . lo tau gue hampir mati gara-gara perbuatan lo!!?" Tanya Kayra dengan berapi-api.
"Lo mau tau salah lo apa???? Gara-gara lo muncul di hidup Dito dia berubah!!!! dan lo tau ? Dito ngebatalin perjodohan gue sama dia" Teriak Sofia
"Gue gak nyuruh atau ngerebut Kak Dito dari lo?!!" Jawab Kayra.
"Hahahahahahaha Dito liat mata gue disini, Lo suka kan sama perempuan miskin ini? makanya kenapa lo batalin perjodohan kita?!"Ujar Sofia sambil menatap tajam ke arah Dito
"Dari awal gue memang gak setuju dengan perjodohan itu , gue udah berusaha nerima lo tapi lo amat sangat buruk sebagai seorang wanita" Ucap Dito berusaha setenang mungkin
"Kalo aja ni perempuan mati, lo pasti mau balik sama gue kan Dito? sayangnya perempuan ini ga mati ?!!! Ucap Sofia setengah berteriak .
"Plak" Kayra kembali menampar Sofia
"deziggggghhh" Tendangan Kayra berhasil membuat Sofia terpental
"Cukup lo ngata-ngatain nyokap gue!?" Teriak Kayra .
Marco yang sedari tadi tidak sadarkan diri berusaha membrontak . Putra pun melepaskan penutup mulut yang terpasang pada wajah Marco .
"Hahahahaha dasar kalian pengecut beraninya keroyokan?!" Ucap Marco.
" Lo belum kapok Gue tonjok?" Ucap Gala
"Hahah gue rasa Gala yang sudah lama cuti Kuliah ini suka juga sama si Kayra wanita miskin yang tubuhnya udah gue lihat" ucap Marco
"Dezighhhhh" Satu kepalan tangan Gala berhasil mendarat di pelipis Marco .
"Lo gak tau kan Kayra mendes*h kenikmatan waktu gue jamah dan cium tubuh dia ditoilet sebelum pintu terbuka . Lo menikmatinya kan Kay?" Ucap Marco sambil tertawa yang di buat-buat.
"Lo mau gue habisin hah?!!" Ucap Gala dengan sangat emosi
" berhenti dengan omong kosong lo kalo lo masih mau hidup" Ucap Dito berusaha menahan tubuh Gala yang hendak menghajar Marco .
"Hahahahah apa-apaan nih, Gala dan Dito? Lo semua suka sama wanita miskin dan murahan ini? apa bagusnya? dia hanya anak seorang janda yang memiliki butik kecil-kecilan bapaknya aja gak jelas siapa. Jangan-jangan dia hasil hubungan gelap . Jika aku mau papaku bisa dengan mudahnya melenyapkan usaha ibumu itu "
__ADS_1
"plakkkkk plakkkk plakkkk" Tiga tamparan berhasil mendarat dipipi Sofia . Aisyah yang sedari tadi menahan emosinya kini tersulut juga .
"Sudah cukup mulut kotor lo ngatain nyokap gue?!" Ucap Aisyah dengan tegas
" Apa? apa maksud Kak Aisyah?" Tanya Kayra dengan mengerutkan Dahi.
"Oke sekalian saja aku jelaskan disini . Kamu Kayra dengarkan aku baik-baik dan lo Sofia buka telinga lo lebar-lebar . GUE ADALAH KAKAK KANDUNG KAYRA?! DAN BOKAP GUE ADALAH BOKAP KANDUNG KAYRA . "
"Apa ??? gak mungkin kalian pasti bersekongkol gamungkin anak rendahan ini----" Ucap Sofia terputus
"Ya, Bokap gue Rudianto Ahmad adalah Ayah Kandung Kayra . Dan nyokap Kayra adalah nyokap kandung gue . Puas lo sekarang?"
"Gak mungkin, gue tau nyokap lo adalah tante Joana yang belum lama ini meninggal" Ucap Sofia masih tidak percaya .
" Mama Joana adalah Ibu tiri Gue" Ucap Aisyah dengan mata berkaca-kaca
Kayra yang merasa syok mendengar ucapan Aisyah diam mematung, ia berusaha mencerna apa yang sebenarnya terjadi.
Apa????? jadi selama ini gue masih mempunyai seorang ayah? dan Aisyah adalah kakak kandung gue? apa ini mimpi?apa ini tipuan? batin kayra
"kamu gak papa Kay?" Ucap Aisyah sambil memegang bahu Kayra dengan kedua tangannya
" Apa yang kak Aisyah ucapkan benar?aku masih punya Ayah?"Tanya Kayra dengan air mata yang menetes di pipinya
" Iya Kay, Aku juga sempat kaget dan syok . tapi aku bersyukur ternyata kamu adalah keluargaku" Ucap Aisyah sambil memeluk tubuh Kayra yang diam mematung
Mereka bedua saling berpelukan, menangis sejadi-jadinya . Aisyah begitu bahagia ketika melihat reaksi Kayra yang ternyata terlihat menerima kenyataan yang kini ada di hadapan mereka .
Dito, Gala dan Putra hanya menyaksikan adegan mengharukan yang terjadi antara Kakak dan Adik itu tanpa berani menyela .
Sofia dan Marco diam mematung tidak percaya, ternyata Kayra adalah anak dari Rudianto Ahmad . Keluarga Soertarto Ahmad yang sangat berkuasa di Kota mereka .
"Put, gue minta lo urus mereka bawa barang bukti itu dan jeblosin mereka ke penjara . supaya mereka jera dan ingat jangan sampai Anton Wijaya membayar mereka supaya mereka lolos dari penjara"Ucap Gala dengan tegas
"Siap bos" Jawab Putra mantap.
"Apa????? penjara? gue gamau di penjara . Lepasin gue , gue ga bersalah " Ucap Sofia sambil menangis
"Ini semua gara-gara lo . lo salah cari lawan" Ucap Marco geram Karna ia ikut terjebak masalah yang dibuat Sofia .
Kayra, Aisyah Dito dan Gala pun pergi meninggalkan kedua orang pembuat masalah itu yang sedang sibuk saling menyalahkan.
****************
"
__ADS_1