
Gala hendak mengejar Kayra namun ia tidak memiliki cukup keberanian, dipandangi roti ulang tahun yang telah luluh lantah seperti hati sang pembuatnya .
Pandangan Gala beralih pada bingkisan yang Kayra sempat injak tadi . Didapatinya sebuah jam dengan ukiran namanya dan Kayra disana . Kemudian Gala membaca sepucuk kartu ucapan yang terselip pada kotak jam itu .
dear Mas Gala . .
Happy bday mas Galaxy bima sakti, terimakasih sudah hadir dihidupku. Terimakasih sudah mau sabar menunggu hatiku.
kurasa aku mulai jatuh cinta padamu. Semoga sehat dan bahagia selalu . I love you mas❤️
Kayra .
Gala semakin menyesali perbuatannya . Kayra benar-benar sudah membuka hati untuknya . Namun entah apa yang akan terjadi selanjutnya.
Gala segera bangkit dan mengenakan Traning serta hoodie yang tergantung diapartemenntnya , walaupun terlambat ia berharap Kayra masih berada tidak jauh dari sana .
**************
Dengan mata sembab Kayra duduk sendiri di halte bis. Tidak terasa rintik hujan berubah menjadi semakin intens. Kayra masih berharap semua itu adalah mimpi, namun berulang kali ia tepuk wajahnya ternyata terasa sakit , itu bukan mimpi . Kekasihnya telah menghianati cinta mereka .
"Ternyata cinta seperti ini, sedetik kau merasa bahagia sedetik kemudian merasa kecewa" Karya berusaha tertawa . Atau justru menertawakan diri sendiri.
kayra menatap langit kosong , dipandanginya awan mendung yang membuatnya basah . Dito yang sedang berhenti di lampu merah melihat Kayra duduk seorang diri memarkirkan mobilnya dekat dengan halte bis . Dito langsung turun dan memayungi Kayra .
"Apa yang kamu lakukan disini?"
"Kak Dito? Lebih baik Kak Dito jangan dekat-dekat denganku . Aku tidak mau ada yang salah paham lagi"
"Katakan padaku apa yang sudah Gala perbuat hingga kamu menjadi seperti ini?"
" Kak , Ku mohon jangan buat Kak Aisyah kecewa "
" Iya, tapi sekarang sebaiknya kamu pulang . Telalu lama disini kamu bisa sakit . Aku akan mengantarmu pulang "
Aisyah yang tadi melihat Kayra , berniat untuk menghampiri dan mengajaknya pulang namun sepersekian derik menghentikan niatnya saat Dito sudah berada di depan Kayra .
"Dito? Apa kini di hatimu bukan lagi aku?" Ucap Aisyah seorang diri.
Aisyah tetap berada di dalam mobil sambil menyaksikan Kayra dan di Dito hilang dari pandangannya . Ia sadar cinta tidak bisa dipaksakan , ia akan ikhlas jika memang bersama Kayra Dito merasa lebih bahagia . Namun hati Aisyah tetap merasakan sakit yang amat sangat, karna apa yang selama ini ia takutnya menjadi kenyataannya. Dito melupakannya.
Dito mengantarkan Kayra pulang kerumahnya , ternyata Oma dan Opa sudah menunggu Kayra dirumah. Betapa terkejutnya mereka mendapati Cucu mereka dalam keadaanya yang sangat payah .
Oma bergegas mengambilkan handuk untuk cucunya , dan langsung memeluk Kayra dengan erat . Seperti mengerti akan keadaan cucunya Nyonya Tien hanya memeluk Kayra tampa bertanya apapun .
__ADS_1
Tuan Soetarto pun menyuruh Dito untuk pulang.
"Oma, kenapa banyak sekali orang yang jahat padaku? beberapa waktu lalu aku hampir mati , dan sekarang aku dihianati oleh orang yang ku cintai " Ucap Kayra sambil menangis di pelukan Omanya.
" Mereka hanya iri padamu, kamu harus kuat ya sayang "
Jawab Oma .
" Apa yang bisa opa lakukan agar membuatmu lebih baik? Opa tidak mau melihat cucu opa bersedih"
"Opa, bisakah aku melanjutkan kuliahku jauh dari sini?"
"Maksudmu Kay?" Tanya Oma
" Aku ingin pergi dari kota ini Oma " Ucap Kayra dengan tatapan sendu .
" hmmm, baiklah jika itu bisa membuat cucu opa merasa lebih baik . Akan Opa urus kepindahanmu ke Malaysia . Opa memiliki banyak kerabat disana semoga kamu lebih tenang disana"
"Oma juga setuju, jadi Oma tidak perlu jauh-jauh untuk menengokmu"
" Sungguh Opa? Terimakasih Opa . . tapi sebelumnya aku mohon jangan katakan pada siapapun jika aku berada disana . Ayah Ibu bahkan Kak Aisyah " Pinta Kayra.
" Baiklah sayang" Ucap Oma sambil mencium cucunya .
" Baik opa"
"Kalo begitu cepat ganti bajumu lalu berkemas" Ujar Oma.
****************
Aisyah datang menemui Dito , ia berencana membatalkan pertunangan yang akan dilaksanakan beberapa minggu lagi.
" Dit, aku mau kita batalkan pertunangan kita "
"Kenapa Ai? Apa aku melakukan kesalahan?"
" Engga, aku sadar sekarang dihatimu bukan lagi aku"ucap Aisyah berusaha tersenyum.
"Apa maksudmu ai?"
" Kamu jatuh cinta pada adiku, Kayra."
" Siapa yang mengatakan itu padamu?"
__ADS_1
" Aku melihatmu menatap Kayra berbeda . seperti Gala menatapa Kayra "
"Baiklah Ai, jujur aku memang jatuh hati pada Kayra . Namun Kayra sudah menolakku demi dirimu .Dan dia sudah jatuh cinta pada Gala"
" Lalu? apa yang kalian lakukan saat di halte?"
" Jangan salah paham, Aku hanya berniat mengantarkan Kayra pulang . Setelah itu aku pulang dan aku berjanji tidak akan membuatmu kecewa "
"Baiklah, kita undur saja acara pertunangan itu . Jika Kami mau membatalkan nya katakan saja. Aku beri kau waktu satu minggu" Ucap Aisyah sambil berlalu dari kamar Dito.
*************
Gala mendatangi rumah Kayra di pinggiran kota , namun tak ada tanda-tanda kehidupan disana . Gala pun pergi ke kampus berharap bertemu Kayra disana , namun nihil wanita yang ia cari tak ada disana .
Tidak berhenti sampai disitu , Gala pergi ke Aminda Caffe berharap Kayra berangkat untuk bekerja. Lagi-lagi tak ditemukan sosok wanita yang ia cari . Gala duduk sendiri disudut Caffe sambil mengusap wajahnya dengan kasar.
Riko yang sejak tadi memperhatikan sahabatnya yang gusar berjalan menghampirinya , dengan membawa selembar map berwarna coklat dan menyerahkannya pada Gala.
"Ini" Ucap Riko hati-hati
" Apa ini?" Tanya Gala dengan Dahi yang berkerut.
"Surat pengunduran diri Kayra"
"Apa?!!!! Ya tuhan dia benar-benar ingin menjauhi ku" Ucap Gala sambil memijat kepalanya pelan.
"Apa yang sudah lo perbuat?"Tanya Riko.
"Kayra melihat Gue dan Manda sedang melakukan-----" Ucap Gala terputus sambil meneteskan air matanya
"Apa?!!!!Gil* lo?!!!!" Riko tak kalah tekejut saat Gala tau Kayra mengajukan Resign .
"Gue tau gue ngelakuin hal bodoh, gue khilaf gue nggak bisa membayangkan Dito dan Kayra berpelukan dan gue hanya ingin Kayra merasakan apa yang gue rasakan," Ucap Gala menutup matanya yang sudah berair.
" Dito dan Kayra apa???? berpelukan?tapi lo sedikit keterlaluan Gal"Ucap Riko .
"Gue tau gue tau Ko,lo sama sekali ga membantu"Ucap Gala sambil berlalu dari Aminda Caffe .
Riko sadar sahabatnya ini telah benar-benar jatuh cinta pada wanita sederhana yang ternyata adalah cucu seorang konglomerat terkenal.
Putra yang sedari tadi mendadak menjadi supir pribadi Gala ikut merasakan kesedihan yang dirasakan bosnya. Tapi itu semua salah Gala sendiri yang mencari asap , karna ternyata ia tidak bisa mengendalikan apinya .
****************
__ADS_1