
Gala yang merasa risih dengan tingkah laku wanita dihadapannya segera memanggil Putra untuk menyingkirkannya dari dalam ruangan . Ia tidak ingin ada pegawai rendahan yang suka menggoda dikantornya.
"Put, Ke ruangan gue sekarang juga!"
"Kenapa Pak Gala memanggil Pak Putra? "" tanya wanita itu dengan tetap berusaha meraba tubuh Gala
Putra pun tiba dengan segera.
"Put, cepat singkirkan wanita ini dari kantor !! , aku tidak ingin nama baik kantor kita tercemar hanya karna wanita tidak tahu diri seperti dia " ucap Gala dengan tegas sambil menatap tajam ke arah wanita itu
Fika yang mendengar Ucapan Gala terperanjat kaget , ia tidak mengira Gala akan tega mengusirnya . Pasalnya ia mendengar issue tentang Gala yang suka bermain perempuan . Itulah mengapa ia berusaha menggoda Gala dengan tujuan dapat menguasai hati dan juga harta Gala .
Putra dengan sigap menyeret Fika keluat dari ruangan Bosnya .
Dengan tatapan dingin Putra menyuruh Fika untuk tidak datang lagi ke kantor Sakti Jaya Group.
Seluruh pegawai melihat Putra menyeret Fika dengan kasar merasa keheranan , ada yang mencibir , merasa empati , dan bertanya-tanya .
"Dengarkan aku , Pak Gala tidak segan-segan menyingkirkan pegawai tidak kompeten dan tidak bertanggung jawab . Jadi persiapkan diri kalian jika ingin tetap berada di kantor ini" Ucap Putra sambil berlalu meninggalkan para pegawai yang tertunduk dibalik meja kerja mereka masing-masing .
**************************
Fiona sedang sibuk mengerjakan tugas di perpustakaan kampus ditemani Kayra yang sedang sibuk mencari pekerjaan sambilan disitus loker online
"Kay, lo serius mau kerja?"
"Serius lah Fi. Lo tau sendiri Butik nyokap gue lagi sepi " jawab Kayra sambil terus menatap ponsel kesayangannya
"Kay, gue mau tanya tapi lo jangan marah ya?"
"Apaan sih lo sok misterius banget deh "
" Lo gamau usaha nyari bokap lo? siapa tau dia milyarder Kay , jadi lo sama ibu lo ga hidup susah lagi "
"Emang hidup gue kaya di Film-film gitu ya Fi?" tanya Kayra sambil menahan tawa
"ya siapa tau Kay , kan gue juga ikut seneng ternyata sahabat gue yang sederhana ini anak konglomerat"
ujar Fiona yang berhasil membuat mereka berdua tertawa.
"Fi lo tau Aminda Caffe? mereka lagi nyari pegawai Part time . Jam kerja jam 17.00 s/d 24.00 hari kerjanya seminggu 4 hari pula . Dan gajinya lumayan nih Fi"
"Tau lah . Siapa sih yang gatau Aminda Caffe managernya ganteng banget namanya Riko . Gue pernah kesana sama sepupu gue . Dan ternyata Riko itu temen sepupu gue kay , tapi sepupu gue gamau ngenalin gue sama Riko huft" jawab Fiona dengan wajah sedih
" Gue coba apply CV gue kali ya Fi, mudah-mudahkan keterima deh"
" Oke gue dukung Kay, kalo lo butuh bantuan gue hubungin sepupu gue gimana? buat mastiin lo diterima ?"
"lo ngehina gue Fi?lo kira gue gabakal diterima? lirik Kayra pada sahabatnya sambil mengacungkan jari tengah
"hahaha kurang ajar lo ya sama gue, oiya gue lupa beasiswa aja lo bisa dapet, masa kerjaan gini doang lo gabisa dapetin" jawab Fiona sambil menutup jari Kayra yang tidak sopan
"nah gitu doain gue" lirik Kayra dengan tatapan yang dibuat sinis
********************
Mentari mulai menutup diri, langit jingga menemani perjalanan Kayra menuju Aminda Caffe dipusat kota . Dengan langkah pasti dan percaya diri ia bulatkan tekad untuk datang interview ke Cafe tersebut .
Dengan gugup Kayra memasuki Aminda Caffe dan bertanya kepada salah seorang Crew Caffe dimana ruangan Pak Riko, Manager Aminda Caffe .
Benar saja Riko sudah menunggu Kayra disudut Caffe , dengan melambaikan tangan pada Kayra , Riko sudah dapat menebak wanita yang baru saja masuk ke dalam Caffe adalah Kayra karna sebelumnya ia sudah melihat-lihat foto yang terdapat pada CV yang dikirim Kayra tempo hari.
"Kayra Rizky Wardani ya? saya Riko manager Aminda Caffe" ucap Riko sambil mengulurkan tangan pada Kayra
"wah ternyata Fiona benar , Pak Riko bukan cuma Tampan tapi ramah" Batin kayra dalam hati
"panggil saja saya Kayra pak Riko" jawab Karya dengan senyum semangat di wajahnya
"Sudah paham kan aturan dan jadwal kerja di sini?"
"iya sudah pak, semoga Pak Riko berkenan menerima saya"
"baiklah . Kamu saya terima dan bisa mulai bekerja hari ini "
" baik, terimakasih pak Riko"
"kamu bisa ganti baju di ruangan disebelah Office"
"siap Pak Riko" jawab Kayra sambil berlalu menuju ruangan Creaw Aminda Caffe .
Tuhan mungkin sudah mengatur skenario yang indah untuk Kayra, bagaimana tidak? Aminda Caffe tempat Kayra bekerja ternyata salah satu pemiliknya adalah Dito, lelaki yang berhasil membuat Kayra jatuh hati.
__ADS_1
Dito baru saja selesai mengecek laporan keuangan Caffe dan ketika ia keluar Office didapatinya Kayra yang sedang menguncir kuda rambut panjangnya , dengan memakai kaos bertuliskan Crew Aminda Caffe .
"Kak Dito? " 'ucap Kayra tidak percaya bisa bertemu pujaan hatinya
" Kamu kerja disini Kay?"
"iya kak hehe" jawab Kayra dengan senyum mengembang diwajah cantiknya
"kamu tuh udah cantik , pinter masak , mandiri lagi . pasti ibu kamu bangga banget punya anak seperti kamu" ucap Dito sambil melipat kedua tangan di dada
Gala memarkirkan mobil mewahnya di basemant Caffe , ia berjalan capat karna ia hendak menemui Dito dan Riko membahas beberapa hal penting .
Namun langkah Gala terhenti ketika melihat Dito sedang berbicara dengan wanita cantik yang belum pernah ia temui sebelumnya , walaupun sebenarnya Gala pernah bertemu Kayra saat insiden Kayra menendang Sofia di kampus beberapa waktu lalu .
"degdegdegdegdeg. . . . serr"
begitulah suara genderam jantung Gala ketika melihat Kayra . Gala tidak dapat berkedip saat manik matanya melihat kecantikan alami yang tuhan lukiskan pada wajah Kayra, . Polesan Makeup tipis , bibir mungil merah jambu mata bulat yang memancarkan keceriaan benar- benar menghipnotis Gala .
"shiiiit !! siapa wanita cantik yang sedang berbicara dengan Dito ? " batin Gala dalam hati
Dari kejauhan Riko memperhatikan tinggah Gala yang aneh , segera menghampiri Gala .
"Kenapa Lo bro? kagum sama kecantikan karyawan gue? "
"dia Crew Caffe ? sejak kapan?"
"Baru aja gue terima, namanya Kayra kuliah dikampus yang sama sama lo dan Dito . makanya lo jangan kelamaan cuti kuliah , Dito aja udah mau kelar S2 . dia karyawan partime " terang Riko
Tanpa bertanya Riko paham betul jika sahabatnya ini pasti tertarik pada karyawan yang baru saja ia terima.
"katanya lo ada yang mau diomongin sama gue dan Dito?"
"hmm yaudah yok kita ke office"
Riko dan Gala masuk ke dalam Office , sedangkan Kayra belalu dan mohon pamit untuk bekerja kepada Dito dan Riko
" Kak Dito pak Riko saya permisi dulu" ucap kayra dengan senyum yang sangat manis hingga membuat Gala uring-uringan
"Gue bakal pastiin lo jadi milik gue Kay" batin Gala
"Gue punya firasat kalo Gala bakal ngejar-ngejar junior lo Dit"
"hmmm , terserah lah " jawab Dito acuh
**********************
"Kay, rumah kita searah ku antar ya?"
"engga usah kak, aku sudah memesan Ojek Online"
Gala hanya memperhatikan dari kejauhan , namun ternyata Dito tidak jadi mengantarkan Kayra pulang. Kayra merasa tidak enak hati bila diantar .
Kayra pun pulang dengan manaiki ojek online, namun ternyata Gala mengikuti Kayra hingga ke rumahnya . dan didapati lah rumah sederhana di pinggiran kota milik Kayra . Gala pun tersenyum puas dari balik mobil .
"Jadi dia tinggal disini " batin Gala
********************
Sofia sedang duduk di kantin bersama Manda dan karina . Ia sedang memikirkan rencana untuk membalaskan dendamnya pada Kayra karna dipermalukan di depan umum tempo hari .
"Gue mau ni anak ngerasain apa yang gue rasain . berani-beraninya dia sama gue"
" tenang , gue udah siapin rencana "
"kita jebak dia di dalam toilet bareng Marko si PK (penjahat kelam*n)" ucap Manda dengan senyum jahat diwajahnya
"Map*s lo Kay, kita lihat apa lo masih berani sama gue atau engga " batin Sofia
Waktu eksekusi pun tiba , Karina meminta Kayra ke Toilet dengan dalih mengambilkan kunci ruang Bem yang tertinggal . Begitu Kayra masuk Marko yang sudah menunggu didalam toilet segera melancarkan aksinya .
Kayra yang baru sadar bahwa dirinya dijebak mulai panik menggedor-gedor pintu . Namun nihil karna tidak ada yang mendengar .
Marco yang memang cukup tertarik pada Kayra dengan senang hati melakukan apa yang di perintah Sofia dan teman-temannya , sudah enak dibayar pula begitu batin Marko .
"lo mau ngapain? mundur lo!!!!!"
" lo kalo lagi takut dan marah makin oke aja Kay" seringai Marco dengan berusaha mendekap tubuh Kayra .
Kayra berusaha menghalau cengkraman Marco di tubuhnya, namun usahanya sia-sia karna tenaga Marco dua kali lipat tenaga Kayra . Dengan sigap Marco merobek kemeja yang Kayra kenakan sehingga membuat dada Kayra yang sintal sedikit terlihat .
Marco berusaha mencium bibir Kayra namun usahanya gagal , Kayra mengorbankan pelipisnya untuk di adu dengan bibir Marco , alhasil sudut bibir marco mengeluarkan darah .
__ADS_1
"jadi lo mau main masar? oke gue ladenin !!!!"
Dengan ganasnya Marco mencengkram lengan Kayra mengunci lengan Karya keatas sehingga membuat Marco dapat dengan leluasa mencium leher jenjang milik Kayra .
Namun pintu toilet pun terbuka secara sengaja , di posisi yang sangat merugikan Kayra . Banyak pasang mata yang memperhatikan mereka , siapa saja yang melihat pasti berfikir mereka adalah pasangan yang sedang di mabuk asmara .
Sofia yang berada di barisan paling depan tersenyum puas karna rencananya berhasil .
"Mampus lo!!! ucap Sofia sambil menatap tajam kearah Kayra yang sedang melihat kearahnya .
Kayra sadar, ini semua adalah ulah Sofia dan teman-temannya.
Kedua mata Kayra panas , air mata tumpah begitu saja saat ia sadar menjadi tontonan banyak mahasiswa .
"dasar wanita murahan!!!"
"lont**"
"ga pantes lo dapet beasiswa!"
"miskin ya? pantes rela ngelakuin apa aja demi uang"
"pergi lo dari kampus ini!!"
hinaan dan cercaan silih berganti menghampiri Kayra .
dengan berusaha menutupi bagian depan tubuhnya yang berhasil di luluh lantahkan oleh Marco.
Ketika Kayra hendak melewati banyak pasang mata yang menghinanya langkahnya gontai kakinya lemas tidak bertenaga namun Dito dengan Sigap menutupi Kayra dengan Kemeja yang ia gunakan sambil memapah wanita malang itu dengan penuh perhatian.
"Kamu gapapa kay?" sambil jemari lembut Dito menghapus air mata yang mengalir di pipi mulus Kayra .
Gala yang baru sadar dari rasa syoknya , karna wanita yang berhasil membuat matanya tidak berkedip beberapa saat baru saja di cumbu oleh lelaki lain, dan sedetik kemudian di papah oleh sahabatnya sendiri . Entah mengapa hatinya seperti di iris , emosinya seperti berada di puncak .
"lo ngapain dia hah brengse*k!!!"
"cuma gue ciu---" belum sempat Marco melanjutkan kalimatnya Gala sudah mendaratkan tinju di wajah Marco
Sofia yang sebelumnya merasa menang dan puas . Bak di sambar petir tak mengerti mengapa Dito dan Gala justru sangat perduli pada Kayra , wanita miskin sederhana yang tidak ada apa-apanya di banding dirinya .
Fiona yang baru selesai kelas berlari dengan cepat ke tampat kejadian perkara, namun ia tidak mendapati Kayra disana .
Fiona frustasi karna tak menemukan sahabatnya di manapun . Kemudian Gala menghampiri Fiona dan memberi tahu bahwa Kayra ada di Parkiran . Gala takut ia justru akan emosi pada Dito karna merasa cemburu .
" Kay , maafin gue . gue engga ada disamping lo tadi " ucap Fiona sambil memeluk sahabatnya .
"Kayra mungkin masih syok " terang Dito dengan wajah khawatir
"Kak Dito maaf tapi ini semua pasti ulah Sofia . Lebih baik Kak Dito menjauh dari Kayra karna Sofia pasti cemburu dengan sikap baik Kak Dito" jelas Fiona
"Udah Fi, gue udah gapapa kok . Sekarang gue udah merasa lebih tenang . Lagian Kak Dito cuma nolongin gue"
"Sofia memang keterlaluan . Aku akan memperingatkannya " ucap Dito
"Oh iya , Fio lebih baik Kayra pulang ke rumahmu sementara . Ibu kayra pasti khawatir jika Kayra pulang dengan keadaan seperti ini" terang Dita memberi usul yang disetujui oleh Fiona .
"Makasih banyak kak sudab menolongku " jawab Kayra
"Gamasalah . karna Fio sudah disini, aku balik duluan ya " Ucap Dito sambil berjalan menuju mobil nya dan segera hilang dari pandangan Kayra dan Fiona .
Gala yang berada di dalam mobil uring-uringan . Perasaannya bagaikan diaduk-aduk . Ada rasa lega karna Kayra tidak apa-apa , marah karna kenapa Dito yang menolong Kayra . Kesal karna ia tidak dapat membantu atau pun sekedar menjadi sandaran Kayra saat menangis tadi.
Akhirnya Karya dan Fiona pergi dari parkiran dengan mengendarai mobil Fiona .
Gala pun segera menstarter mobilnya menyusul kepergian Fio dan Kayra .
Dito yang merasa semakin jengah dan kecewa terhadap sikap dan tingkah Sofia , memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju kediaman Sofia .
Dito sudah membulatkan tekad untuk membatalkan perjodohannya dengan Sofia. Ia tidak mau memiliki pendamping hidup yang ternyata memiliki jiwa yang sangat keji.
*************
Sofia yang melihat mobil Dito dari lantai 3 berhenti di depan rumahnya segera berlari turun untuk menemui Dito . Ia tau pasti Dito akan meminta maaf atas kejadian di kampus .
"Plakkkkk!!!!!"
suara tangan Pak Anton Wijaya yang mengenai wajah Dito yang berhasil membuat seisi rumah terperanjat.
"Papa !!!!! " Teriak Sofia yang kaget melihat ayahnya menampar Laki-laki yang sangat dicintainya.
mohon like dukungannya teman-teman 🙏🏻🤲🏻🥰
__ADS_1
******************