
Hatinya sakit, ingin marah pun Kayra tidak punya hak . Selama beberapa bulan ini mereka memang selalu bersama , namun tidak ada ikatan atau sekedar ungkapan cinta.
Kayra mengedip-ngedipkan matanya berharap cairan yang sudah berada dipelupuk matanya tidak terjatuh . Namun sayang seberapa kuat Kayra menahan cairan itu akhirnya jatuh juga .
Kayra berjalan mundur keluar ruangan yang penuh sesak itu, ia mencari tempat untuk menenenangkan diri . Ia tarik nafas dalam-dalam dan segera menghapus air matanya .
"Gue gak boleh kaya gini gue gak boleh nangisin Kak Dito, gue harus hapus perasaan gue buat dia" ucap Kayra seorang diri
Dari kejauhan Gala melihat Kayra yang sedang menangis, ia ikut merasakan nyeri didadanya . Melihat wanita yang ia cintai menangisi pria lain . Namun ada perasaan lega, itu artinya tanpa harus bersusah payah Kayra akan melupakan Dito pada akhirnya .
Gala berlalu dari sana lalu masuk menuju Caffe . Dan betapa terkejutnya ia melihat Dito sedang memeluk Aisyah.
"Ais!!!!!" teriak Gala
" Gala gak usah teriak-teriak gitu bisa kali" Ucap Aisyah sambil melepas pelukan Dito .
"Kangen banget gue sama lo, sini pindah ke pelukan gue" celetuk Gala sambil membuka kedua lengannya .
" Gausah modus ya Gal" Ucap Riko yang menghampiri mereka.
" Lo kemana aja sih? nyari wangsit ya?bisa-bisanya hilang tanpa kabar. Nomer lo , sosmed lo semuanya engga bisa di hubungi " Jelas Gala.
" Ais udah cerita semuanya sama gue , yang penting sekarang Ais udan disini . Yang udah berlalu yaudah" Jawab Dito berusaha bersikat dewasa
" Bisa ya lo ngomong gitu, sedangkan Kayra lo buat sedih . Kalo bukan sahabat gue udah gue pites lo Dit" Batin Gala
"Kenapa lo ngeliatin gue begitu Gal?" Tanya Dito
"Engga aneh aja lo bisa setenang itu"Jawab Gala
Setelah dirasa cukup tenang Kayra pun masuk ke dalam Caffe . Melihat kehangatan ke empat sahabat yang sudah lama tidak bertemu membuat Kayra ikut tersenyum , walaupun sebenarnya hatinya sakit melihat Aisyah kembali .
"Kay, tolong bawain menu-menu spesial Caffe kita ya, saya mau menjamu sahabat lama saya dengan sangat baik" Ucap Riko pada Kayra.
" baik pak" Jawab Kayra dengan tersenyum seperti biasa .
" Gala kenapa ngeliatin Crew Caffe itu sampe segitunya?jangan-jangan Lo naksir lagi "Selidik Aisyah sambil menunjuk-nunjuk pipi sahabatnya.
"apasih ai?" Jawab Gala tersipu.
" Memang" Jawab Riko
"Siapa namanya Ko? "
"Kayra Ai" Jawab Riko
"Cantik banget dia gue dukung Gal kok , terus kelihatannya dia anak baik-baik" terang Aisyah.
" Iya cantik, tapi sayang dia gamau sama Gala" Ledek Riko
" Sialan lo Rik, Cuma belum membuka hati buat gue aja dia. Tapi sekarang gue mau berusaha lebih karna saingan gue udah hilang" Ucap Gala dimana hanya Riko dan Gala yang mengerti
Dito dan Aisyah hanya geleng-geleng dibuatnya .
****************
Jam menunjukan pukul 22.00 hari ini Aminda Caffe tutup lebih awal . Kayra sedang menunggu ojek online di sebrang Caffe , Aisyah yang melihat Kayra segera melajukan mobilnya menunu Kayra .
" Kayra ya? mau pulang? rumah kamu dimana?"
" Rumahku dipinggira Kota kak"
" Ku antar pulang yuk? rumahku juga kebetulan kearah sana"
" Engga usah Kak"
"jangan menolak dong please" Aisyah memohon
" Yasudah aku cancel ojek onlineku dulu ya kak"
Setelah menelp dan meminta maaf pada driver ojol, Kayra pun masuk ke dalam mobil Aisyah .
"Namaku Aisyah, kamu teman satu kampus Dito dan Gala ya?"
"Iya kak, tapi aku baru tau kalo Pak Gala juga kuliah disana"
" Kok Pak Gala sih? "
" Kan dia bosku di Caffe kak"
" Dito juga yang punha Caffe itu Kay ga kamu panggil bos?" Ledek Aisyah
" Pak Gala eh masudku Kak Gala Ga ngasih tau kak"
" yaudah-yaudah . oiya Kamu suka nggak sama Gala?"tanya Aisyah terus terang . Membuat Kayra kebingungan
"Maksud kak Aisyah?"
" Hmmm masa kamu ga ngerti, pasti Gala udah nyatain perasaanya ke kamu kan?"
" Belum kok eh engga kak" Ucap Kayra salah tingkah
" Hahah dari gelagatnya kayaknya Gala memang sudah menyatakan cinta ya? Aku kasih tau kamu ya, Gala itu laki-laki baik . Dia belum pernah melihat wanita seperti dia melihatmu"
" Tapi Issu yang beredar Kak gala----" belum sempat menyelesaikan kalimatnya Aisyah memotong
" Itu cuma akal-akalan Gala, dia asal ngomong aja Kay . Dia membuat image seperti itu karna banyak wanita yang mendekati dia hanya karna harta "
"Udah ah kak ngomongin Kak Galanya . Nanti telinga dia panas" Ucap Kayra yang berhasil membuat Aisyah terkekeh
" oh iya kita kan baru kenal, tapi kok aku merasa nyambung ya denganmu Kay . Kapan-kapan kita harus pergi belanja sama-sama ya"
__ADS_1
" Hehe makasih kak" Ucap kayra
"ternyata benar yang dikatakan Fiona bukan hanya cantik . Kak Aisyah juga baik dan sangat ramah. Aku harus melupakan Kak Dito mulai sekarang" Batin Kayra
Mereka pun akhirnya sampai ditempat tujuan. Aisyah hanya melihat rumah Kayra dari dalam mobil , karna ia merasa kelelahan dan ingin segera pulang ke rumah.
"Kay, aku duluan ya . Maaf gabisa mampir "
" Iya kak, makasih ya sudah repot-repot"
" Gak papa kan aku yang menawarkan diri jadi gak repot, kalo gitu aku pergi dulu ya "
"hati-hati kak" Kayra melambaikan tangan hingga mobil Aisyah tidak terlihat.
**************
"Assalamualaikum, bu Kayra pulang "
" Waalaikumsalam, Kamu ibu perhatikan 3 hari dalam seminggu kok sering sekali pulang malam?"
"i--itu bu, aku----"
" Jujur sama ibu , ibu tau kami lagi mencari alasan untuk berbohong"
" Maaf bu, sebenarnya Kayra selama ini bekerja di Caffe" Akhirnya Kayra pun jujur karna tidak tau harus beralasan apalagi .
"Kenapa gak jujur sama ibu?"
" takut ibu gak ijinin " ucap Kayra sambil menunduk
" Butik ibu memang lagi sepi , tapi ibu masih sanggup membiayai kebutuhan kuliahmu"
" Iya bu , Kay tau . Tapi Kay gak tega lihat ibu nyari uang sendiri . Apalagi semester depan Kay bukan lagi penerima beasiswa"
"Kay, Ibu memang tidak bisa memberimu kemewahan . Waktu kamu minta kuliah ibu juga sempat tidak setuju. Tapi karna tekadmu kuat ibu juga jadi semangat . Ibu akan mendukung semua yang Kamu cita-citakan selama ibu mampu " tiba-tiba air mata menetes di pipi Ibu Dilla .
"Maafin Kay ga jujur sama ibu, tapi kerjaan Kay sama sekali ga mengganggu kuliah bu" sambil menyeka air mata ibunya
"benar?ibu tidak mau kamu capek lalu sakit "
"Iya ibu, Kayra akan istirahat jika Kayra merasa lelah"
"yasudah lah, mau ibu tidak memberi ijin pun akan tetap kamu lakukan".
" Hehe makasih ya bu, Kayra sayang sekali sama ibu" Ucap kayra sambil memeluk Bu Dilla
****************
Kayra dan Fiona sedang mengerjakan tugas di perpustakaan , Gala ikut masuk ke dalam perpustakaan ketika melihat Kayra masuk kedalam . Padahal ia sudah di tunggu Putra di perusahaan, tapi malah mampir dulu untuk melihat pujaan hatinya .
" Kay, masih lama ga tugas lo?"
" gue mau ke kantin bentar, laper banget ni gue"
"Oke, gue makan 5 menit deh " Fiona langsung meluncur ke arah kantin
Gala yang melihat Kayra sendirian langsung datang menghampiri Kayra.
"Bagus ya lo gue tlp, gue kirim pesan engga ada yang lo gubris"
Mata kayra memutar karna malas melihat tingkah orang di depannya
" Lo mau gue ci----"
Jemari Kayra menutup mulut Gala dengan Kasar
"Bisa diem gak Pak? Ga lihat saya lagi ngerjain tugas? Di caffe bapak memang bos saya, tapi disini bapak bukan siapa-siapa" Ucap Kayra dengan nada sedikit tinggi, membuat beberapa orang kesal
"sssst bisa diem ga?"
" ini perpus"
"kalo mau pacaran jangan disini"
Gala bukannya marah dengan perkataan Kayra ia malah semakin gemas untuk menggodanya .
"Patah hati ya mba? Pujaan hatinya CLBK?Kan udah gue bilang lo sama gue aja"
Kayra tetap focust mengerjakan tugas, berusaha tidak mendengarkan apa yang diucapkan Gala.
" Gue sudah urus masalah beasiswa lo"
Topik kali ini berhasil membuat Gala mendapat perhatian Kayra .
" Bapak serius?"
" Kayaknya gue udah pernah bilang jangan panggil gue bapak deh?"
" Ahhh iya mas" Mata kayra bermutar malas
" Jadi seperti yang lo kira , itu akibat perbuatan Sofia, tapi sudah gue urus dan gue lurusin . Dan lo gak perlu khawatin masalah biaya kuliah lagi"
Gala berbohong, padahal ia sudah membayar lunas biaya kuliah kayra hingga saat wisuda tiba. Gala tidak mungkin mengatakan jika ialah yang membayat kuliah Kayra, karna ia tau Kayra akan menolak dengan mentah-mentah.
Tiba-tiba mata Kayra memerah dan meneteskan beberapa cairan tanda haru dan senang.
"Ya ampun mas, makasih banget . Aku gatau harus bales mas pakai apa" Tanpa sadar Kayra memeluk Gala
Gala tidak menyia-nyikan kesempatan ini . Ia memutar otak supaya bisa memanfaatkannya dengan semaksimal mungkin .
Gue mau lo jadi pacar gue selama 1 bulan .
__ADS_1
"Loh?Cinta kan gak bisa di paksa mas" ketus Kayra.
" Selama 1 bulan kalo lo gak Jatuh cinta sama gue kita selesai, gimana?"
" tapi. ..."
"tapi apa?"
" Aku gamau mas bersikap seperti beberapa waktu lalu . Mas gak sopan . Aku belum pernah melakukan itu "
oh jadi betul karna gue cium Kayra jadi benci sama gue , hufft gue harus extra sabar kayaknya . Tapi tunggu tadi dia bilang belum pernah ciuman? berarti gue orang pertama yang cium dia? Gala sibuk dengan pikirannya sendiri sambil tersenyum.
" Mas? kok senyum-senyum sendiri"
" Iya aku janji aku akan tahan, tapi kalo sedikit khilaf gapapa kan?"
"Mas aku serius loh"
" Iya -iya aku janji"
" Yaudah aku mau jadi pacar mas Gala selama 1 bulan"
mungkin dengan begini aku bisa melupakan rasa suka ku pada kak Dito batin Kayra .
" Serius ya? kata-katamu sudah tidak bisa di tarik .
Entah perasaan macam apa yang kini tengah menyelimuti hati Gala, walaupun Kayra menerima tawaran Gala karna ingin balas budi tapi Gala bertekad akan membuat Kayra benar-benar jatuh hati padanya.
" Kok mas udah ga lo gue lagi ?"
" Masa sama pacar sendiri lo gue" Ucap Gala sambil memeluk Kayra .
Fiona yang baru kembali dari kantin Kaget katika melihat sahabatnya berpelukan.
"Kay!!!!!!"
Suara Fiona berhasil mendapat teguran dari petugas perpus dan mereka pun diusir karna telah menggangu ketenangan disana.
"Maksudnya itu tadi apa peluk-peluk gitu kay? Lo ? Kak Gala? Katanya Lo ga kenal? Kok sekarang main peluk? Gue bingung" Cecar Fiona pada sahabatnya
"Gue sama Kayra resmi pacaran" Jawab Gala dengan mantap
" What?!!!! tapi-tapi tapi?"
" Iya Fi, Gue punya pacar sekarang"
" Bentar kak , gue pinjem pacar lo sebentar" Fiona menarik tangan Kayra menjauhi Gala . Ia ingin mendengar penjelas dari sahabatnya dengan jelas.
" Kay maksud lo apa? Kok bisa sama ka Gala?gue tau dia ganteng dan kaya . tapi dia kan suka main perempuan kay"
"Ya kalo dia ngelakuin itu tinggal putus kan Fi?
" gila lo, kok bisa sesantai itu lo bilang putus . gahabjs pikir gue"
" Gue mau melupakan Kak Dito Fi"
" Kenapa?"
"Kak Aisyah yang lo ceritain dia kembali, dan gue merasa memang Kak Aisyah yang terbaik buat Kak Dito "
" What? Kak Aisyah?Jadi Kak Gala cuma buat pelarian lo doang?"
"Gue akan coba mencintai dia Fi " Jawab Kayra sambil memandangin pria yang kini berstatus pacarnya.
" Yaudah deh terserah lo .gue akan dukung apapun keputusan lo. Tapi yang jelas gue cuma mau lo bahagia Kay"
"Iya-iya , makasih ya fi eh tunggu-tunggu . Lo jadian sama Kak Gala? Gue lagi deket sama mas Putra . Berarti lo Bos ipar gue dong" Ucap Fiona yang berhasil membuat Kayra tertawa
" Emang lo udah sampai tahap mana sama mas Putra lo itu? " ledek Kayra.
" sampai gue gabisa tidur Kay, mas Putra selalu bisa bikin Gue klepek-klepek"
" udah ngomong sama pacar gue? sekarang mau gue pinjem nih temen lo" Ucap Gala sambil mengalungkan Lengannya di leher Kayra
"Sudah kak, yaudah gue mau balik. Lanjut kerjain tugas dirumah. Jangan di macem-macemin temen gue ya kak" Ucap Fiona meledek
"Paling cuma 1 macem Fi" Jawab Gala yang berhasil mendapatan lirikan tajam dari pacar barunya , serta renyahnya suara tawa sahabat Kayra .
****************
Gala memutuskan untuk mengajak Kayra berjalan-jalan di taman kota . Sambil mengobrol hal-hal santai Gala menyempatkan diri membelikan Kayra Ice cream di Mini market .
"nih buat kamu" Sambil menyodorkan Ice cream pada Kayra
" Makasih mas"
*oh ya, sekarang kan kita pacaran . Boleh aku tanya sedikit tentangmu?".
" Boleh , memang mas mau tanya apa?"
" Dimana ayahmu?"
" Ayahku" Tiba-tiba saja wajahnya yang berseri berubah suram .
" Sejak kecil aku tidak tau ayahku mas . Aku besar bersama kakek dan Ibu . Setelah Kakek meninggal ibu menjual rumahnya lalu aku dan ibu pindah ke rumah kakek yang ada di kota ini. Ibu juga tidak pernah menceritakan ayah padaku "
" Untuk sekedar nama ? apa ibu juga tidak memberi tahu?
" Aku hanya tau nama ayah Rudi, dari kakek"
" Ohh begitu"
__ADS_1
" Kadang aku bertanya kenapa ayah meninggalkan aku juga ibu? apa aku ini anak yang tidak diinginkan? Aku selalu iri pada teman-temanku yang sangat dekat dengan ayah mereka "
" Aku akan mengisi kekosongan peran ayahmu , aku akan menjaga , melindungi dan memberikan seluruh cinta dan hidupku untukmu" Ucap Gala dengan mantap.