Cinta Pertama Galaxy

Cinta Pertama Galaxy
Menjadi Orang Jahat


__ADS_3

Di Gedung Soetarto Graha tempat berlangsungnya acara pernikahan antara Bu Dilla dan Pak Rudianto . Acara yang dihadiri pihak keluarga serta kolega keluarga Soetarto berlangsung sangat khidmad . Banyak sekali yang mendoakan kebahagiaan keluarga mempelai . Mungkin ini adalah buah kesabaran dua pasangan yang sempat dipisahkan bertahun-tahun lamanya.


Kayra dan Aisyah begitu cantik mengenakan kebaya rose gold , begitu pula sang ibu mengenakan kebaya putih terlihat sangat menawan meskipun sudah berumur . Ah, kebahagian Bu Dilla menjadi sangat sempurna dengan hadirnya kembali pria yang selama ini dicintainya serta anak sulung yang ia rindukan .


Tuhan memang maha baik . Semua doa-doa Kayra terkabulkan . Memiliki seorang ayah yang penuh kasih sayang, kakak yang baik. Serta kehangatan cinta kasih Oma dan Opa , juga pria yang amat sangat mencintai dirinya .


"Mas habis ini mas mau kemana?" Tanya Kayra .


" Kita diner yuk? berdua aja . Dari kemarin rasanya susah sekali mencari waktu berdua denganmu" Ucap Gala sambil menghebuskan nasfas dengan kasar


"Haha mas bisa saja, yasudah aku pamit sama Ayah Ibu dan Kak Aisyah dulu ya " Ucap Kayra


"baiklah sayang, cepat ya" Ucap Gala dengan senyum yang mengembang .


Setelah berpamitan pada keluarga Kayra Gala membawa Kayra menyusuri keindanhan malam pusat kota . Kayra tak henti-hentinya menebar senyuman , ia membuka kaca mobil dan tersenyum sambil merasakan hembusan angin segar yang menyentuh wajahnya .


"Sayang, kenapa kacanya dibuka lebar-lebar? terus senyum-senyum begitu " Tanya Gala .


"Mas tau kan aku benar-benar merasa sangat bahagia"Ucap Kayra dengan semangat


"Iya aku tahu, tapi gausah senyum-senyum keluar kaca begitu dong . Nanti kalo ada yang naksir sama pacarku bagaimana?" Ucap Gala bercanda


"Haha yang penting kan aku naksirnya sama mas" Ucap kayra sambil memeluk Gala dan berhasil membuat Gala menghentikan mobilnya .


"Kay, tanggung jawab dong ?!" Ucap Gala.


" Hah? tanggung jawab apa mas? ban mobilnya kempes?atau mogok? kok berhenti?" Tanya Kayra.


"Gara-gara kamu ada yang menengang" Ucap Gala di telinga sang kekasih.


"Mas apaan sih , gak lucu tau" Ucap Kayra.


"Cium sedikit boleh dong?"Tanya Gala mencolek pipi Kayra.


Tiba-tiba Kayra mengecup bibir Gala dengan lembut dan dengan cepat bagai kilat . Gala pun terkejut matanya membulat tak percaya.


"Kok tiba-tiba?" Ucap Gala tak percaya


"Hehe" Kayra hanya tersenyum.


"Lagi dong, tadi engga berasa sayang" Ucap Gala sambil memasang wajah memelas.


"Cukup mas, Aku lapar katanya mau ajak makan malam?"Ucap Kayra.

__ADS_1


"Oke sayang, nanti selesai makan lagi ya " Ucap Gala sambil memacu mobilnya menuju Java's Resto .


"Gak janji ya mas wleee" Ucap Kayra meledek


********************


Setelah selesai makan Gala mengantarkan Kayra ke rumah lamanya . Kayra masih merasa tidak tega untuk meninggalakan rumah peninggalan almarhum kakeknya, ia merasa begitu banyak kenangan indah yang ia lalui bersama sang kakek dirumah itu .


"Jadi kamu kapan mau pindah ke rumah ayahmu Kay?"


" Gak tahu juga mas, masih sayang ninggalin rumah kakek "


"Kalo gitu aku boleh dong bermalam disini?" Ucap Gala menggoda


" Gak boleh mas . Lagian ibu dan Ayah pulang kesini hari ini . Aku yang minta mereka sementara tinggal di rumah ini"


"Pacarku memang luar biasa, punya rumah mewah tapi lebih memilih tinggal di rumah yang sederhana " Ucap Gala


"Bukan rumahku mas, rumah Ayah lagi pul----" Ucap Kayra terputus


Belum sempat Kayra menyelesaikan kalimatnya Gala sudah ******* dengan rakus bibir mungil milik Kayra, ia tidak membiarkan Kayra melepas pagutan mereka . Bahkan ketika Kayra sudah merasa kehabisan nafas dan menepuk-nepuk dada Gala agar melepas ciumannya , namun Gala tetap pada aktivitasnya . Hingga akhirnya Kayra menggigit bibir pria rakus itu hingga melepas ciumannya .


"Mas aku gak bisa nafas" Ucap Kayra sambil terengah-engah.


"Hmmmm, yasudah lebih baik mas pulang sekarang sebelum mas melakukan hal yang lebih parah" Ucap Kayra mendorong tubuh Gala agar keluar dari ruang tamu rumahnya.


"Sedikit lagi dong Kay" Ucap Gala memohon.


" Mas aku capek, ngantuk mau istirahat" Ucap Kayra masih sambil mendorong tubuh kekasihnya


"Yaudah yuk aku kelonin" Ucap Gala bersemangat


"Mas, aku telp Ayah nih biar mas kapok"


"Ehhhh jangan dong, nanti kita gak di kasih restu gimana?"


"Yaudah makananya mas pulang sana , sudah malam"


"Iya-iya aku pulang , Kamu hati-hati ya di rumah sampai Ibu dan Ayah pulang"


"Iya mas" Ucap Kayra sambil mencium pipi Gala dan langsung berlari kedalam rumah dan mengunci pintu .


"Jail juga kamu yah, Buka pintunya dong Kay . Ada yang bangun nih " Ucap Gala sambil mengetuk pintu rumah Kayra

__ADS_1


Dari dalam jendela Kayra menjulurkan lidah nya sambil melambaikan tangan pada Gala yang sudah panas dingin karna ulahnya.


"Sabar ya tong, suatu saat lo pasti akan merasakan kenikmatan itu" Ucap Gala pada dirinya sendiri .


Gala akhirnya menyerah dan meninggalkan rumah Kayra dengan senyum sumringah di wajahnya dan membalas lambaian tangan Kayra .


******************


Beberapa bulan kemudian.


Tuan Soetarto dan Pak Rudianto memanggil Dito untuk datang ke kediamannya, mereka ingin membicarakan masalah pertunangan antara Aisyah dengan dirinya . Kayra ternyata sedang berada disana , ia pun ikut menyimak perbincangan yang terjadi antara para pria itu .


"Nak Dito Aku ingin kamu segera melamar Aisyah "Ucap Tuan Soetarto pada Dito.


Dito dan Kayra tampak terkejut dengan pernyataan Tuan Soetarto. Dito tenggelam dalam pikirannya sendiri , ia sudah yakin jika dihatinya kini tersemat nama Kayra bukan lagi Aisyah , namun ia sendiri tidak memiliki keberanian untuk mengatakannya.


Sedangkan Kayra kini sudah berusaha ikhlas dan akan berusaha sekuat tenaga untuk menghapus perasaanya pada Dito . Kayra sudah bertekad untuk belajar menerima Gala dengan sepenuh hatinya.


"Iya nak , Ayah juga setuju . Dan lebih baik jarak antara pertunangan dan pernikahan jangan terlalu jauh takut ada setan lewat hoho " Ucap Pak Rudianto sambil tertawa renyah.


"Iya, Opa juga setuju . Bagaimana menurut Aisyah" Ucap Tuan Soetarto


"Ais terserah Dito saja Opa , yang menurut Dito baik InsyaAllah Aisyah setuju"


"Baik lah kalau begitu lusa kau bawa orang tuamu kesini kita adakan acara makan malam serta membahas tanggal baik yang akan kita tentukan untuk acara pertunangan" Ucap Tuan Soetarto.


"Bagaimana nak Dito? setuju dengan saran Opa?" Tanya Pak Rudianto .


"Oh iya Pak , saya akan bicarakan dengan orang tua saya dahulu" Ucap Gala bingung


"Baiklah aku juga akan menghubungi Dirga untuk membicarakannya. Semoga rencana baik ini berjalan lancar dan tidak ada halangan apapun" Ucap Pak Rudianto.


" Amiin" Ucap Aisyah, Kayra dan Tuan Soetarto serentak.


Dito pamit kepada semua orang yang ada disana , sambil sesekali mencuri pandang ke arah Kayra. Dilihatnya wanita yang berhasil menggeser Aisyah dihatinya. Ia berharap raut wajah Kayra menampakan kekecewaan, sehingga ia bisa berjuang untuk membatalkan pertunangan ini.


Dito memacu mobilnya ke sebuah taman. Ia turun dan duduk dipinggir mobilnya sambil memikirkan apa yang baru saja terjadi .


"Apakah gue harus menjadi orang jahat? haruskah gue membuat Aisyah kecewa? Tapi bagaimana jika setelah menikah gue nggak bahagia?atau malah membuat kehidupan pernikahan gue seperti neraka" Ucap Dito frustasi sambil mengusap wajahnya dengan kasar


"Nyebut dit nyebut " Ucap Dito pada dirinya sendiri.


*************

__ADS_1


__ADS_2