Cinta Pertama Galaxy

Cinta Pertama Galaxy
Secepat Ini


__ADS_3

Gala dan Manda sedang berjalan-jalan dipusat perbelanjaan . Manda menunjuk sebuat toko tas dengan brand ternama , padahal ia baru saja membeli beberapa pakaian dan sepatu bulan lalu . Namun tampaknya Manda seakan tidak pernah puas dalam hal berbelanja . Gala yang seakan ATM berjalannya pun hanya menuruti kemauan wanita pemuas nafsunya itu .


Ketika melihat-lihat koleksi tas yang dimiliki oleh toko itu, mata Manda tertuju pada sebuah tas cantik yang berada cukup jauh darinya . Dengan sedikit berjalan cepat ia berusaha meraih tas itu , namun sayang rupanya tas itu sudah diambil oleh pengunjung lain .


Mata Manda membulat tak percaya saat melihat wanita yang berhasil mendapatkan tas itu lebih dulu adalah Kayra . Wanita yang berhasil ia rebut pria yang dicintainya dulu .


"ELO?" ucap Manda tak percaya .


"Itu tas incaran gue, balikin gak?!" Lanjut Manda sambil berusaha merebut tas itu dari Kayra .


" Kan gue duluan yang pegang, itu artinya tas ini milik gue" Ucap Kayra malas .


Adam yang berada agak jauh dari Kayra segera mendekati nona nya itu .


"Ada apa non?" Ucap Adam


" Jangan panggil gue non kalau kita lagi diluar panggil nama gue" Ucap Kayra berbisik .


" Oh iya siap non, eh Kay"


"Oh ini pacar baru lo?" Ucap Manda


"Bukan urusan lo ya " Jawab Kayra .


"Emang lo mampu beli tas itu?" Ucap Manda mengejek


Gala yang sedari tadi menunggu Manda di Foodcourt yang berada tepat didepan Counter tas itu pun masuk kedalam toko . Betapa terkejutnya Gala melihat wanita yang selama ini ia cari akhirnya menampakan batang hidungnya .


" KAYRA?!!!!!" Ucap Gala terkejut .


" Gala? . . . " Batin Kayra . Ia tidak pernah berpikir akan bertemu dengan pria yang menyakiti hatinya secepat ini.


Kayra meletakan tas yang hendak ia beli kembali pada tempatnya. Ia segera memegang pergelangan tangan Adam dan hendak pergi dari toko itu . Namun Gala berusaha mencegah Kayra untuk pergi dengan memegang tangan Kayra yang satunya .


" Ayo Dam, kita pergi saja dari sini" Ucap Kayra sambil menggandeng tangan Adam .


" Kay, tunggu . Jangan pergi " Ucap Gala sambil megang lengan Kayra .


" Tolong lepaskan tangan lo" Ucap Kayra tanpa melihat orang yang mencengkram lengannya .


"Gala, kamu apa-apaan sih? Lepasin tangan Kayra sekarang juga!" Ucap Manda memerintah.


" Lo diem" Ucap Gala tegas .

__ADS_1


"Kay , aku mau minta maaf . Aku mohon dengar penjelasku dulu"


"Iya gue udah maafin lo dan sekarang tolong lepasin tangan gue"


"Lo dengar kan Kayra bilang apa? Telinga lo gue rasa masih berfungsi . Lepasin tangan Kayra sekarang juga" Ucap Adam sambil melepaskan tangan Gala dari lengan Kayra dengan kasar dan berhasil membuatnya terlepas .


" Ayo " Ucap Adam yang kini tangannya menggandeng Kayra keluar dari toko tas .


Gala berusaha mengejar Kayra namun tangannya ditahan Oleh Manda .


" Kenapa kamu masih memikirkan wanita itu?"Tanya Manda tidak terima .


" Kamu boleh pilih tas apapun disini, tapi lepaskan tanganku sekarang" Ucap Gala.


" Oke baiklah, kurasa tawaran yang tidak terlalu buruk"


Setelah itu Gala langsung berlari mencari kemana Kayra pergi , Gala melihat Kayra dan Adam turun menggunakan lift yang sisinya terbuat dari kaca sehingga ia dapat melihat siapa saja yang berada di lift . Gala segera berlari menuju tangga ia menebak jika Kayra turun menuju lantai satu , dimana tepat parkir berada .


Benar saja Kayra dan Adam sudah berada di lantai satu 1 dan begegas masuk kedalam mobil . Dengan cepat Gala menarik tangan Kayra kedalam pelukannya .


Kayra sontak saja terkejut dengan tindangan Gala yang berani, padahal mereka sudah setahun tidak bertemu . Kayra berusaha memberontak namun dari hatinya ada perasaan rindu dekapan pria yang pernah mengisi relung hatinya . Aroma khas tubuh Gala tiba-tiba menghipnotis Kayra .


Adam tidak tinggal diam, dia langsung mengambil alih Kayra dari pelukan Gala .


" Lo gak liat Kayra gak suka lo gituin?"


"Udah Dam gausah buang tenaga buat orang kayak dia" Ucap Kayra sambil berusaha masuk kedalam mobil .


" Dia siapa Kay? Ikut campur aja?!"


"Apa urusan lo?"Ucap Kayra .


"Gue tanya siapa dia?!"


"Yang jelas dia lebih baik dari lo" Ucap Kayra masuk kedalam mobil.


Gala yang mendengar ucapan Kayra hanya diam mematung.


Adam segera melajukan mobilnya dan pergi meninggalkan Gala sendiri diparkiran.


Sedangkan Manda yang sedari tadi mencari Gala akhirnya berhasil menemukan Gala .


"Gala?! Kayra udah ngeluapain kamu . Dia sudah bahagia sama orang lain kenapa sih kamu masih ngejar-ngejar dia?"

__ADS_1


"Man, lo bisa diem gak? jangan sampai gue murka ya?!"


Manda hanya diam menuruti perintah Gala, karna kini wajah Gala terlihat benar-benar marah . Mungkin karna ucapan Kayra yang menyebut Adam lebih baik darinya . Dan tentu saja Gala mengambil kesimpulan sendiri, jika lelaki yang bersama Kayra tadi ialah kekasih baru Kayra.


Sementara itu diperjalanan Kayra hanya duduk diam sambil melihat kearah luat jendela . Kayra yakinkan dirinya jika ia sudah mengikhlaskan Gala, namun mengapa ketika melihatnya Kayra justru ingin sekali meluapkan emosinya .


"Non?"


"Eh iya Dam?"


" Tadi yang dulu non ceritain ya?"


" Iya Dam, Gue pengecut ya? bukannya ngadepin dia malah gue lari . "


" Engga non, mungkin non hanya belum siap . Saya tahu non pasti berpikir kenapa bisa ketemu secepat ini?"


" Kok lo bisa nebak apa yang gue pikirin sih Dam?" Ucap Kayra berusaha tertawa .


"Hahaha keliatan lagi non, tapi kalau saya lihat dari mata pria itu tulus non . Sepertinya dia benar-benar menyesal"


" Menyesal? Lo ga liat tadi dia sama siapa?"


"Perempuan yang ditoko tas tadi maksud non?


" Hmm iya . . mereka masih bersama ternyata Dam, kenapa ya hatiku seperti tidak terima akan apa yang aku lihat "


" Pelan-pelan pasti non bisa" Jawab Adam dengan senyum


" Makasih ya Dam, jago juga lo ya ternyata . Pengalaman ya Dam?" Ledek Kayra.


" Bisa aja si non . Saja cuma ngasih masukan aja"


" Hehe becandan Dam, serius amat cepet tua ntar lo"


" Siap non, hari ini non mau kemana lagi?"


" Gue mau ke rumah Ayah sama Ibu Dam, Kangen banget gue . Sekalian mau minta maaf gue udh kabur setahun hihi . Jadi degdegan gue mau ketemu orang tua gue " Ucap Kayra sambil menahan rindu sambil tertawa .


"Mereka pasti mau mengerti non, non tenang aja "


Kayra dan Adam akhirnya sampai di kediaman Rudianto Ahmad yang tidak kalah megah dengan kediaman Tuan Soetarto. Mereka memarkirkan mobil lalub turun dengam perasaan campur aduk .


Kayra takut orang tuanya marah namun ia juga sangat merindukan Ayah dan Ibunya yang setahun lamanya tidak ia temui.

__ADS_1


__ADS_2