Cinta Pertama Galaxy

Cinta Pertama Galaxy
Jangan Buat Dia Menangis


__ADS_3

Semua persiapan perpindahan Kayra sudah hampir rampung, Kayra hanya perlu menyelesaikan beberapa administrasi di kampus lamanya . Tuan Soetarto Menyuruh Kayra untuk pergi ke kampus diantar oleh bodyguard kepercayaannya, bernama Adam .


Adam adalah anak dari tukang kebun Tuan Soetarto, karna pengabdian sang ayah serta sifat Adam yang cukup baik berhasil manarik simpatik Tuan Soetarto jadilah ia diangkat sebagai bodyguard Tuan Soetarto setalah lulus kuliah D3 .


Adam memiliki kulit sawo matang , ia tidak begitu tampan . Namun senyumnya sangat manis membuat siapa saja yang melihat akan betah memandangi wajahnya .


"Non Kayra saya akan tunggu disini sampai non menyelesaikan urusan yang perlu diselesaikan"


" Iya , tunggu sebentar disini ya dam, aku gak mau kamu masuk dan aku jadi pusat perhatian jika aku datang bersama bodyguard Opa"


" Iya siap non" Ucap Adam menggangguk.


Kayra keluar dari mobil dan segera menyelesaikan urusannya . Ia sempatkan bertemu dengan sahabatnya di taman kampus .


"Kay, lo beneran mau ninggalin gue?" Tanya Fiona dengan mata yang berkaca.


"Gue seneng dengan perubahan hidup lo sekarang, tapi bisa nggak lo stay disini sama gue?" Air mata Fiona akhirnya jatuh juga.


"Jangan buat gue berat untuk pergi ya Fi, sebenernya lo alasan gue agak bimbang untuk pindah" Ucap Kayra sambil menghapus air mata sahabatnya.


"Gue pasti bakal kangen banget sama lo" Ucao Fiona sambil memeluk erat sahabagnya .


" Gue juga Fi , sesekali gue pasti hubungin lo"


"Lo gamau gue anterin ke bandara?"


" Engga usah , nanti yang ada gue batal berangkat " Ucap Kayra bercanda.


" Lo beneran mau ngelupain Gala?"


" Gue mohon jangan sebut namanya lagi di depan gue ya Fi"


Manda dan Karina sedang berjalan dan berhenti ketika melihat Kayra dan Fiona sedang duduk berdua.


"Heh kenapa kemarin lo datang disaat yang engga tepat?"


" Gue males ladenin lo . mending lo pergi dari sini" Ucap Kayra malas


"Lo jangan nyari masalah sama kay deh, lo belum tau kan siapa dia?!" Ucap Fioma tidak terima .

__ADS_1


Kayra menggelengkan kepalanya pada Fiona ia tidak ingin jika banyak yang tahu bahwa ia adalah cucu Tuan Soetarto .


" Gue tau, perempuan miskin yang udah di tolak Gala . hahah lo harusnya ngaca muka lo kemaren . Mulai sekarang lo jauhin Gala karna Gala akan jadi milik Gue " Ucap Manda percaya diri .


" Lo ambil sampah bekas gue" Ucap Kayra santai.


" Apa lo bilang?" Tanya Manda tidak terima


Tanpa menjawab Kayra sudah melayangkan tendangan mautnya kepada Manda , Manda yang tidak ada persiaapan langsung jatuh terpental dengan sudut bibir yang mengeluarkan darah .


"Siala*n lo perempuan miskin!!!!?" teriak Manda.


"lo denger baik-baik. Dengan senang hati gue kasih manusia sampah itu buat lo, dan bilang sama ATM berjalan lo itu untuk berhenti mencari gue" Ucap Kayra sambil belalu


" Mamp*s lo " Ucap Fiona sambil menjukurkan lidah dan mengikuti Kayra pergi.


Adam ternyata dari tadi memperhatikan apa yang dilakukan cucu dari bosnya , ingin sekali ia membantu Kayra namun tentu saja jika ia ingin diomeli habis-habisa. oleh cucu bosnya itu.


"Sudah selesai non?"


" Udah dam, kita ke bandara sekarang ya"


" Baik non"


" Iya Fio, makasih ya"Ucap Kayra sambil memeluk tubuhnya sahabatnya untuk terakhir kali .


*******************


Kayra pergi bersama sang Oma dan Adam ke Malaysia. Opa hanya mengantarkan mereka sampai dibandara . Ia berjanji untuk tidak memberi tahu keberadaan Kayra pada siapapun .


Kayra mengirim wasap pada Ibunya.


Ibu, maafin Kayra gak ijin sama ibu . Nanti kalo Kay sudah tenang Kay akan kasih tau dimana Kay . Ibu jaga kesehatan dan bahagia selalu bersama ayah dan Kak Aisyah ya . Ibu tenang aja , Kay juga akan jaga diri baik-baik, aku aman bersama oma . love you ibu ❤️


"Ya allah , selama ini aku sibuk dengan kegiatan ayahnya dan tidak ada waktu untuk Kayra . Sebenarnya apa yang terjadi padamu sayang?" Ucap Bu Dilla dalam hati


Kayra mengirim pesan pada Aisyah.


"Kak, maaf ya aku pergi untuk sementara . Semoga acaramu dengan Kak Dito berjalan lancar. Aku sangat bahagia ketika tahu aku memilikimu Kak ".

__ADS_1


Aisyah yang membaca pesan Kayra langsung meneteskan air mata. Ia hampir saja berburuk sangka pada adiknya sendiri. Dan kini sang adik justru sengaja menjauh agar dirinya bisa tenang menjalani hubungannya dengan Dito .


Aisyah langsung mendial nomor Dito dan memberi tahu nya jika Kayra pergi jauh dari hidup mereka.


"Hallo Assalamualaikum , Dit Kayra dit " Ucap Aisyah sambil menangis.


"Kayra pergi keluar negri, tapi dia tidak memberi tahu kemana ia pergi" Lanjut Aisyah


" Hah? Kamu serius Ai?"


" Iya Dit, aku merasa bersalah karna curiga pada adiku sendiri , kini ia justru sengaja menjauh agar aku bisa bahagia bersamamu" Ucap Aisyah tersedu-sedu.


" Yasudah kamu tenang dulu, aku tau Kayra anak yanv kuat dan mandiri . Ia pasti akan baik-baik saja dimanapun ia berada" Ucao Dito


Setelah mematikan sambungan telp dari Aisyah, Dito langsung bergegas menuju kantor Gala .


Putra yang melihat Dito dengan wajah emosi berusaha menghalangi nya agar tidak masuk ke ruangan Gala, Putra memiliki firasat yang tidak baik jika kedus sahabat itu bertemu untuk saat ini .


Mungkin karna emosi merasuki dirinya dengan kekuatan penuh Dito berhasil mendorong Putra sehingga ia bisa masuk ke dalam ruangan Gala .


"Apa yang udah lo perbuat pada Kayra hingga ia pergi keluar negri ?!!!!!!!" Ucap Dito dengan emosi.


"Maksud lo?"


"Masih belum jelas omongan gue? Kayra hari ini pergi ke luar negri . Bahkan orang tuanya pun gatau kemana Kayra pergi. Kalo lo gabisa buat dia bahagia seenggaknya jangan buat dia menangis bangs*t"


" Apa????" Gala terkejut ternyata Kayra benar-benar pergi meninggkannya .


" Tempo hari gue memang nyatain perasaan gue, tapi lo tau apa? Dia nolak gue mentah-mentah karna dia udah cinta sama lo . Dan gue sama sekali gak ada kesempatan buat masuk ke dalam hatinya . Tapi sekarang lo malah membuat dia pergi ?!!!!"


Gala hanya dia membisu.


"Kalo gue tau akan jadi seperti ini, mungkin saat itu gue akan bawa dia kawin lari" Ucap Dito mantap dan berhasil membuat Gala naik pitam .


Gala menghampiri Dito dan hendak memukul wajah Dito , namun berhasil di tepisnya dengan mudah.


"Lo Gak pantes buat Kayra" Ucao Dito sambil meninggalkan ruangan itu.


Putra yang sedari tadi ada diluar ruangan pun masuk hendak mengecek keadaan bosnya .

__ADS_1


Putra melihat Gala sedang duduk meringkuk sambil memeluk Jam tangan pemberian Kayra .


***************


__ADS_2