Cinta Sang Penguasa

Cinta Sang Penguasa
CSP 11 _ Kenapa!!??


__ADS_3

'' Kenapa?" tanya lirih Netta pada wanita di depannya, setelah deva dan sang pelayan membantu nya berdiri, tubuh nya masih bergetar, ini bukan hal pertama kali nya ia di sakiti wanita di depannya ini, ini untuk kesekian kali nya tanpa dia tau kesalahannya,dan ia mulai jengah,


'' Apa salah ku hem?" tanya Netta lagi, dengan lirih terlihat sangat memilukan


" Masih nanya, gara gara kamu, Adik ku menderita, Gara gara kamu Jonas dingin pada istrinya, kau wanita sialan," Bentak Roland kejam, mencoba memojokkan Netta sehingga membuat beberapa pengunjung mencibir nya dan suara bisik bisik pun mulai terdengar, tak baik tentang nya Deva masih tetap memapahnya dan memandang kesal pada mereka semua,


melihat Kondisi sedang gak baik dan terlihat tak sehat Arie sang body guard menelpon tuannya, memberi tahu kejadian tak kondusif ini pada boss nya membuat sang majikan marah besar, bahkan manager butik pun ada disana dengan wajah pias, ia sudah mengenal Arie Deva apalagi Netta, maka nya mereka diam saja, Solah maju kena mundur pun kena


'' Gara gara kamu, Jonas selalu menyakitiku,," teriak Sofia berniat untuk menarik simpati orang dari luar kaca dinding itu


'' Kau pelakor, gak tau diri, gembel, ******, bicth, pel**ur, kau mendekati suami ku untuk harta nya kan " teriak Sofia lagi dengan berapi api,


netta pun terdiam saja sambil menangis memandang Roland dan sofia,


'' Wanita murahan," desis Roland kasar


'' Netta, are you okay," si biang masalah datang sambil menyentuh bahu nya, Jonas pria yang dulu pernah di kenal oleh netta kini melihat netta dengan netra nya yang terlihat cemas


'' Sayang, " Sapa sofia terkejut ketika suami nya ada disana, padahal dia sedang jalan dengan kakak nya, ia sedikit takut ketahuan menyakiti gadis yang di cinta suami nya itu, yap Jonas mencintai netta sejak 3 tahun lalu,


'' Aku bukan pelakor,apalagi J**ang, Aku tidak merebut suami orang,'' Lirih Netta lemah, ia menangis, para pengunjung pun mulai mencuri dengar


" Netta, sudah cukup sikap mu seperti anak anak, tuan Adam akan sangat marah bila mengetahui belahan jiwanya di sakiti tanpa perlawanan begini, lakukan sesuatu kau bukanlah Netta Tiga tahun lalu yang bisa di tindas begini,tapi kau nyonya besar rexford, nyonya yang tidak pantas menangis sedikitpun," deva membisikkan provokasi nya, ia tau Netta sangat gampang di provokasi dan sangat cepat menelaahnya


'' Jonas, Lihat perlakuan istri mu, Ini bukan untuk pertama kali dia mencoba menyakitiku, tapi aku diam saja, kau tau dia lah dalang kecelakaan yang menimpa ku 3 tahun lalu, aku melihat nya sendiri, dia mencoba menabrak mu, tapi aku mencoba menyelamatkanmu, setelah itu apa yang ku dapat, teror dan siksaan dari nya, bahkan dia sering menyakitiku dan mempermalukan ku di hadapan umum," beber netta dengan wajah di buat sedih, tuh kan apa dugaan Deva,

__ADS_1


'' Aku Wanita murahan hem, ja**ng, perebut laki orang, siapa yang kuambil, Suami mu, sadar diri, aku tak kenal suami mu, tapi suami mu yang selalu mengikutiku, karna kejadian itu, aku tak sengaja menolong nya, " balas netta tajam sudah waktu nya ia melawan, sudah cukup Sofia dan kakak nya menyakiti nya mencuri dokumen beasiswa nya dan bahkan mencoba menabrak nya tiga tahun lalu sehingga ia begini benar kata deva ia tak ingin membuat Adam cinta nya malu karna nya


'' Kalian tau, dari Awal aku tak tertarik dengan suami mu, bahkan harta suami mu yang tak seberapa itu, sudah cukup aku hidup sederhana nyaman tanpa siksaan, tapi kau mengusik ku, membuat onar di semua tempat ku bekerja agar mereka memecat ku,kau yang ingin menguasai harta jonas kan, katakan saja" sentak netta tajam Jonas yang merasa di tolak lagi untuk kesekian kali nya merasa marah, dan lebih marah lagi ketika tahu istri nya yang mencoba menipunya


'' Jonas, aku tak seperti itu, percaya pada ku," Sofia mulai berdrama lagi sambil memegang erat tangan suami nya yang di hempaskan kuat, tak peduli


'' Netta,'' sentak nya


'' Dasar wanita murahan," bentak Roland tajam


'' jangan berteriak pada ku," desis Netta tegas


" Aku, bukan netta yang dulu lagi yang bisa kalian tindas, Sof, jaga suami mu agar tak mengejar ku lagi, dan Rolan, berhenti menyakiti ku ini untuk terakhir kalinya," Tutup Netta sambil berlalu dari sana, mengabaikan amarah dari roland dan sofia yang siap meledak


'' Berapa uang yang kau pinta untuk menjauhi Suami adik ku, ****** sepertimu pasti butuh uang banyak untuk memenuhi biaya kehidupannya kan, " Ejek Roland lagi, dengan senyum remeh nya Deva kini membawa Netta untuk pergi dari sana tapi Netta kembali menengok dengan senyum menyeringai tapi tetap saja terlihat cantik


'' wanita sialan,'' desis nya sambil mencoba mengangkat telapak tangan nya untuk menampar Netta yang di tahan cepat Deva dan Ari,


'' Cukup tuan, kau salah mencari lawan," desis Ari datar dengan tatapan tajam nya sambil memelintir tangan lawannya,


'' Dari tadi saya hanya melihat nya, tapi kini kau mencoba main fisik dengan nyonya ku, enyah lah," sentak Ari sambil menghentak keras tangan Roland membuat dia terhempas ke belakang membuat Sofi menjerit keras sambil menangis mencari simpati pengunjung lain,


'' Sudah cukup, kau sakitu hatiku kini kau mencoba menyakiti kakak ku Netta," Suara isak terlihat di wajah Sofi, akting yang bagus Sof,


'' Aku menyakiti mu dan Kakak mu, kapan? disini semua terlihat, kalian berdua menyerang ku, mendorong ku mencoba menamparku, bahkan kau dulu juga berencana membunuhku, kamu sadar, Aku merebut suami mu, apa pernah aku naik keranjang suami mu, apa pernah aku merayu suami mu, apa pernah aku dekati suami mu, tidak sama sekali,'' desis nya sambil menggeleng

__ADS_1


'' Harga diri ku terlalu mahal untuk jadi simpanan suami mu meskipun Seorang Jonas meletakkan dunia nya di kaki ku, aku bukan kamu yang mau menjual diri ku hamya untuk uang, meskipun Jonas pengusaha kaya, Uang nya Milyaran, tapi Jonas bukan level ku Sof, " Tegas Netta dengan senyum remeh nya,


pertikaian terus terjadi sedang kan pria dewasa itu setelah mendengar penyerang terhadap cinta nya, ia langsung menuju ke lokasi dengan menyetir mobil di siang haru dengan kecepatan rata rata, ban mobil Lamborghini venano nya berderit kencang meninggal kan bekas di lobi mall sambil melempar kuncil ke vallet nya ia langsung bergegas lari cepat kelokasi tanpa peduli pakaiannya yang sudah berantakan,


" Mulut mu terlalu angkuh untuk menjawab kata kata dari menantu perempuan keluarga Arvindo dan putri satu satu nya keluarga rudolf nona," Tegur seorang wanita paruh baya, dengan angkuh nan elegant, Ny Laila Sari Arvindo, dan ny Wina Safrida rudolf datang ke tempat pergaduhan, mereka yang sedang makan siang bersama teman teman mereka di salah satu resto di mall tersebut merasa geram ketika Anak dan menantu mereka terlibat cek cok di butik itu


'' Tutup mulut busuk mu gadis muda, kau hanyalah sebutir debu di sepatu putra ku, Karna kau bukan level putra dan menantu ku," remeh nyonya laila, sambil tersenyum smirk di wajah tua yang masih kencang nya, hasil perawatan mahal


" Berani nya kau merendahkan putriku, wanita murahan," desis nyonya Wina sambil mencoba menyerang netta membuat netta menutup matanya terlihat ketakutan, tapi di tahan langsung oleh Adam yang berlari cepat ke arah cinta nya itu, Netta yang sudah ketakutan Langsung memeluk adam untuk mencari kenyamanan disitu, tangisan nya langsung pecah, lirihan kecil pun terdengar, ia merasa takut dari tadi meski terlihat menjawab pertengkaran itu, melihat hal itu pun, Adam merasa geram dan marah,


'' Ohoo, Nyonya besar Arvindo dan nyonya besar Rudolf," Kekeh Adam dengan kilatan marah nya jiwa iblis nya meronta ingin meminum darah para ******** ******** sialan ini


" Sedikit saja. tangan kotor kalian mengenai kulit mulus tunangan ku, kalian akan tau akibat nya nya," desis nya tajam setelah memeluk erat Issabell nya,


" Issabell memang tidak level dengan menantu dan putra mu nyonya, Menantu dan putra mu itu hanya Air comberan yang dari jauh untuk di bersihkan saja orang akan jijik, sedangkan issabell ku adalah berliannya "


'' Aku bukan pria baik hati tuan dan nyonya, kita selesai masalah ini dengan cara kita masing masing, kalian sudah berani mengusik ku," desis nya lagi sambil menatap tajam pada semua nya


'' Siapa kau," sentak Ronald dan Jonas bersamaan merasa Aura yang di rasakan kian mencekam


adam hanya melirik malas pada mereka berdua, sambil mengendong ala bridal netta mereka langsung keluar butik sedang kan Netta bergelung nyaman disana sambil sesugukan,


sesampai di pintu Adam membalik wajah nya


" i'm Rexford," Tegas nya dan kini terus berjalan tanpa menengok lagi

__ADS_1


********


__ADS_2