
hari hari kini ku lewati, jenuh bosan meskipun tak mejengkelkan, Ia sendiri, karna Adam beserta Jo belum kembali dari Jepang, semenjak empat hari yang lalu, aku bosan, lirih ku,
Tak bisa kah aku di bawa nya, huuf katanya kerja jadi pedamping tapi malah di tinggal sendiri, aku lakuin apa ya, Deva cuti, arie sedang sibuk, setelah mendapat ide, aku tersenyum, aku masuk ke dalam mengambil sebotol besar air mineral, dan sebuah pisau kecil, ku telusuri jalan setapak menuju kebun di belakang mansion ini, banyak pohon pohon disini, aku mencoba memanjat salah satu pohonnya, bersantai di atas nya, memang kebetulan pohon mangga sedang berbuah banyak dan sudah ada yang matang, yuhuu saat nya makan mangga, rasa sangat manis, yaa ini bukan pertama kali nya aku kesini, aku sering kesini sewaktu bosan di mansion, sendiri atau di temani Deva,
saking kenyang nya aku makan mangga aku malah tertidur disana, di atas cabang pohon besar tanpa tau ada masalah besar menghadang orang,
Perjalanan bisnis kali ini terasa sangat lambat bagi Adam, kini langkah kaki nya, mulai memasuki mansion nya, para maid menyapa nya dengan menundukkan kepalanya yang di jawab dengan wajah datar nya
Adam langsung menaiki lift untuk menuju kamar sang pujaan hati, karna malam mulai malam, pasti Issabell nya di kamar, setelah memeriksa di kamar tidak ada, dengan raut kecewa dia keluar kamar dengan langkah besarnya,
'' Issabell, "
''Issabell'' teriakan itu menggema membuat seluruh para maid terkejut dan merasa takut
nyonya hilang, bagaimana mungkin,
bila nyonya hilang kita bisa kena batu nya
sial, dobel shit,
suara suara bisikan dalam hati terdengar,
'' Mana Issabell ku," tanya Adam datar
'' Kami tidak tau Tuan, " jawab salah satu maid terbata
'' Apa maksudnya tidak tau, apa kerjaan kalian hah,''
Triiingkk,,
suara meja kaca di depan sofa menjadi pecah kaca kaca terlihat berserakan, membuat para maid bergetar ketakutan
" Cari Issabell ku sampai ketemu, kalau tidak, siap siap dapat kosekuensi nya dariku," titah nya mutlak
__ADS_1
" Adam, please tenang kan dirimu, Netta tidak mungkin kabur, selama ini ia tidak pernah keluar mansion tanpa izin mu kan, meskipun nakal, usil, manja, dia itu gadis penurut, gak pernah membangkang, " Jo berkata menenang kan pikiran adam dari pikiran aneh nya, ya, Adam takut Issabell nya Lari karna takut di kekang dan diatur oleh nya seperti novel sebelah upps
semua bergegas mencari Sang Cinta dari pria bengis ini, tidak ada yang terlewat kan seluruh penjuru Mansion di dalam di luar pun, terlihat sama saja, hasilnya nihil, hari sudah menunjukkan pukul 10 malam Adam semakin cemas, handphone nya pun mati, dan berada di kamar nya. pencarian terus berlanjut, Bahkan Adam malam ini terasa sangat lelah setelah landing tadi sore tapi dia juga ikut menelisik Mansion besar dekat hutan itu,
'' Kebun Belakang dekat Hutan, '' Celetuk sang tukang kebun, pria paruh baya itu dekat dengan nyonya bahkan sering mengobrol sambil membersihkan tanaman
'' Kami sudah kesana tuan, hasil nya nihil tidak ada, Ayunan nya pun seperti tidak terpakai," Jawab salah satu bodyguard nya
'' Aku memang tidak melihat nya kesana, tapi tidak ada salah nya kita kesana sekali lagi sambil memastikannya kan?"
'' Ayo, kita kesana," perintah Adam hati nya kini kalut, sangat kalut ia tidak ingin kehilangan orang yang sangat di cintainya seperti dulu, jangan lagi, sudah cukup
sesampai disana, terlihat lenggang, tak bernyawa dan gelap, penerangan hanya dari lampu senter, hanya terdapat suara binatang kecil disana
'' Issabell ku sayang, dimana kau, '' lirih nya pelan, dengan lutut terduduk di atas tanah dekat pohon jambu yang tampak buah nya juga sudah ada yang ranum siap untuk di petik
Puluhan bodyguar, dan maid tertegun melihat bagaimana frustasi nya seorang Adam, mereka belum pernah melihat Adam merasa gusar seperti ini, meskipun perusahaannya di serang musuh musuh nya bahkan di saat kecelakaan orang tua nya, dulu
'' Terus telusuri pohon pohon berbuah, cari dia, Aku yakin gadis manja itu disini, karna dia suka makan buah, siapa tau ia sedang berpesta buah dengan penghuni hutan ini sendirian, '' Perintah Jo dengan sedikit candaannya, Ya dia merasakan Aura gadis nakal itu disini
'' Tuan, Sandal nya disini, " teriak sang bodyguard, semua mengerumuni lokasi
'' Hm, Ada yang ingin bermain malam malam begini ya, Gadis nakal, keluar kau," teriak Jo lagi
'' Jo. shut up, jangan berteriak, itu akan membuat nya ketakutan, '' Desis Adam, mata mereka menelisik, semua menggelengkan kepala,
Hikk hikk hiks
suara desahan tangisan kecil kini terdengar di telinga, sangat kecil dan pelan, di sertai oleh suara jangkrik dan dengungan nyamuk, membuat sebagian dari mereka bergidik ngeri,
'' Jo, kau dengar itu, " pendengaran Adam yang peka menangkap hal lain sambil terus mencari asal suara
'' Yes, suara tangisan kecil," jawab Jo cepat,
__ADS_1
bhugk
bhugk
bhugk
bhug
suara botol minuman dan buah mangga terjatuh tepat di atas kepala Jo dan beberapa body guard Adam, pasti benjol entahlah
'' Oh shit, sialan," Maki nya reflek
'' Jo, " tuding Adam dengan mata melotot marah
'' Untung gak kena aku,"
'' Maaf tuan," lirih mereka sambil menunduk
Adam langsung menengadah keatas, dan saat itu juga, mata nya membelalak besar, disana gadis cantiknya disana sedang menangis dengan sesugukan sambil memegang mangga, Netta tadi terbangun sudah malam ia ingin pulang tapi tangga nya terjatuh dan ia pun menangis karna ketakutan melihat ada suara yang teriak ia pun mulai memetik buah untuk di lempar nya,
'' Sayang, Tunggu disana aku akan naik " teriak Adam
Deg, deg deg,
suara jantung nya berdetak cepat, ini bukan yang pertama kali nya perasaan nya begini, terasa hangat dan nyaman
Adam langsung menaiki pohon itu melalui tangga, tangannya gematar, rasa cemas dan khawatir Issabell nya terjatuh begitu besar sesampai disana ia langsung memeluk gadis itu sambil memciumi seluruh wajahnya membuat ia terkejut dan tertegun sedang kan Adam kini dudah mulai turun dengan Netta di gendongannya sebelah tangan memeluk nya erat sesampai nya di bawah, Adam tidak melepas kan pelukannya, ia hanya menapaki Netta di tanah dan terus menarik tengkuknya, tangan kiri di tengkuknya tangan kanan di pinggang rampingnya, memeluk erat, memciumi seluruh wajah netta Dan langsung menyergap bibir manis rasa mangga di depannya dengan lembut dan sedikit terburu buru seperti penyampaian nya akan kefrustasi hidup nya, Netta terdiam saja, tak tau harus bagaimana, ini pertama kali untuk nya, ia bukan pro, bahkan tidak bisa di bilang pemula, karna desakan lidah Adam ia pun sedikit mrmbuka bibir nya, tidak di sia siakan Adam ia pun melesakan lidahnya ke dalam meliuk liukkan lidah membelit, menyesap, penuh penghayatan, Netta menutupi matanya mulai menikmati ciuman bibir pertamanya meskipun tan membalas nya, rasa mint dari mulut Adam membuat nya terbuai terlena, bahkan ia lupa, akan siapa Adam dan dirinya
Haaahhh haahhah, suara terengah terdengar dari mereka, sedangkan yang lain hanya menatap mereka berdua dengan pandangan berbeda, ada yang bengong , ada yang takjub, ada yang melotot
'' I Love You, '' ungkap Adam pada netta dengan netra mata menatap nya dalam dan intens sudah saat nya ia mengungkap perasaannya ia sudah tidak bisa menahan nya lebih lama lagi, Netta tertegun, kaget shock, ini ciuman pertama nya,
'' A a aku, "
__ADS_1
*******