
Setelah bersusah payah kesana kemari kini aku mendapatkan pekerjaan baru yaitu penjual koran, huuff akhir nya setelah seminggu berakhir dengan begini,
kini aku sedang berjalan kaki untuk menuju tempat pamasoknya siang terasa terik, tapi senyum ini tak pernah luntur
dan tak di sengaja bruukkk, seseorang dengan kasar menabrakku, ingin rasanya aku memekik lutut ku terluka telapak tangan ku juga,
" Heehh,, wanita sialan kenapa kau selalu membuatku sial," Bentak gadis itu pada ku
" Maafkan Aku, aku tak sengaja,"
" Berhenti mengusikku *****," kasar nya dengan mendorong ku
" Apa salah ku via. dari kecil kau selalu sinis pada ku, " tanyaku terisak Ya dia Via gadis sebaya ku dulu di TK, Gadis cantik yang kaya apa lagi sekarang dia sudah jadi Model, Via langsung berlenggang bak model dari sana, menghiraukan semua pertanyaanku
kini ku terus berjalan menyetor uang setoranku
" Ta, kenapa kau tidak jualan saja, lumayan buat makan," saran salah satu tetangga nya
" Bu, saya tidak memiliki uang, untuk modal,"
__ADS_1
setelah mendengar jawaban itu, sang tetangga pun hanya bisa terdiam, karna dia juga hidup pas pasan
*****
Aktifitas ku berlanjut begitu gitu terus, gaji pas pas an cukup untuk makan sehari dua kali itu sudah syukur, aku hanya Tamatan SMP membuat ku sulit untuk mendapat kerja, bisa sekolah 9 tahun pun karna ada wajib belajar 9 tahun dari pemerintah, kini ku duduk lemas lesu sambil mengipasi wajahku dengan sisa koran yang tak habis laku, di halte dekat sebuah kantor, sambil menikmati setengah nasi bungkus ku yang ku beli tadi, dengan lauk yang sangat sederhana, sepotong ikan Asin dan sambal sudah membuatku tersenyum penuh syukur untuk hari ini, semua begitu simple dan sederhana,
dilain Tempat, di waktu yang sama, Seorang pria tampan pria tampan, gagah, dengan rahang tegas, bernetra blue safir itu sedang melakukan perjalanan dari bandara menuju ke lokasi tempat kantor cabang nya yang beberapa tahun ini semakin berpesat Rexford Group,
'' Johny ,, katakan padaku bagaimana Jakarta menurut mu," tanya Adam datar
" Macet dan panas sir , " jawab Jo cepat Adam mengeryit Dahinya
" Selain Macet,"
" Rud, menurut mu," tanya Adam pada supir pribadinya selama di Indonesia,
" Hm,,"
" Jangan Ragu,"
" Indonesia Indah sir, banyak gadis cantik yang natural meskipun demam budaya barat kini mulai menguasai kehidupan masyarakat disini, Sumber daya Alam yang melimpah punya pesona Alam yang eksotis, dengan warga yang ramah meskipun banyak penjahat nya," Papar sang supir tenang
Adam terdiam, kini mulai meletakkan i pad di di sebelah tempat duduknya kini pandangan nya menuju kejalanan sambil mengamati sekitar ini adalah kunjungannya yang ke 4 dal waktu dua tahun ini, dan tanpa sengaja matanya menatap se sosok gadis kecil mungil cantik natural meskipun sedikit lusuh dan kotor, mata nya terpana melihat senyum manis gadis itu ketika melihat makanan di tangannya, dan karna kipasan koran di tangan nya membuat rambut berantakkannya terlihat indah di mata Adam, ia tersenyum kecil, bahkan sampai mobil menjauh ia tetap melihat nya meski melalui spion depan pintu nya, Johny menyadari itu ia hanya diam melihat boss nya itu
__ADS_1
" Putar balik Rud," perintah Adam mutlak membuat sang supir bingung tapi tetap mengikuti nya dan bukan hanya dia 8 tim ke amanannya yang menaiki mobil di depan dan belakang pun heran mendengar permintaan bosnya untuk memutar balik jalan lingkar itu,
bahkan sampai tiga kali, Aneh
" Cukup, sampai sini dulu untuk sekarang Jo , ku mau kau selidiki gadis halte yang pegang koran sambil makan itu," perintah Adam kini dia melajukan mobilnya ke kantornya, sesampai nya di kantor siang itu banyak mata memandang nya takjub, kagum, dan iri siapa sih yang tak mengenal Pria tampan nan kaya itu hm,
Kerjaan di lakukan dengan serius hingga lupa waktu
waktu terus berlalu,
seminggu setelah dia melihat gadis itu di halte,
" Jo, ku ingin dekat dengan nya, " kata Adam pelan
" Aku, akan membawa nya, sir "
" Jo, siapa Wanita norak yang melabrak gadis ku itu jo," tanya Adam melihat Netta di labrak seorang wanita dari jauh,
" Sovia Rudof sir, putri bungsu keluarga Rudof istri dari Jonas Arvindo, 24 tahun, " Ya Jo tau itu karna jo sudah menyelidiki, jawabannya membuat nya mengernyitkan keningnya
" Mr Arvindo mengejar ngejar cinta Nona Netta untuk jadi kekasihnya semenjak remaja, Nona yang status nya di kasta rendah menolaknya, dengan begitu Dia selalu membuat Nona kesulitan dan kini istri nya mengusiknya mengira ia menggoda suaminya"
" Lakukan tugas mu Jo, bawa netta ku ke mansion ku, bagaimana pun cara nya, asal tidak menyakiti fisik dan perasaannya, aku akan mendekatinya dengan cara ku," perintah Adam telak
__ADS_1
********