
seperti yang di di ketahui nya kita Adam pria bengis nan kejam itu sedang mengamuk di ruangan nya, membuat para pegawai dan pengawal nya menghindar ketakutan
'' Netta kali ini sudah kelewatan Tom, " kelakar nya sambil marah marah
" dia mulai menyeleweng, dia mulai mencoba berkhianat dariku,?" Marah nya sambil melempar kan foto foto mesra Netta ke meja kerja kosong nya dengan auman marah yang sangat terlihat, Tom asisten pribadi nya otu pun hanya terdiam saja gak tau mau bicara apa, karna ini terlihat sangat jelas,
'' Dia mulai merasa di atas angin kala aku memanjakan nya, dan kini tak akan lagi" tegas nya mengambil sikap
" Siapa pria itu hem,?" tanya nya lagi
'' Salah satu dokter terbaik Di R ' Hospitals. dan dia baru di rumah sakit itu, pertemuan tidak sengaja mereka kini beralih menjadi teman, sikap nya yang ramah membuat pria itu di kagumi banyak para wanita " jawab Tom lugas tanpa ragu, Adam menyeringai penuh niat licik, niat membunuh sudah tercantum di benak nya, rasa haus darah terlihat sangat jelas
__ADS_1
*****
'' sir," tegur* anak buah nya*
'' aku tau, Gadis cantik itu sedang di gaet dokter itu kan'' jawab nya tenang,
ia mengingat kejadian tiga hari yang lalu tanpa sengaja bertemu dengan wanita yang di cintai musuh bebuyutan nya di supermarket, memang dia akui gadis itu cantik mungil dan manis, wajar saja musuh nya itu menghendaki nya, gadis itu penuh pesona, bahkan kini ia mengakui besar nya pesona itu, ia tersenyum menyeringai, rasa nya ia ingin memiliki gadis itu juga,
di waktu yang sama di lain tempat, Netta sedang makan siang di sebuah restoran dengan pria tampan yang bernama dr Erick,
'' Apa salah nya bila kau ini istirahat sebentar, ini jam makan siang, jadi makan lah aku sudah memesan nya untuk mu," jawab Erick lembut membuat Netta memberengut, ia takut Adam marah, ia takut adam curiga, tapi ia juga sebenar nya lapar dan lupa membawa dompet nya ketika dia berangkat kerumah sakit, dengan pasrah pun kini ia mulai menyuap makanan yang ada di hadapannya itu meskipun dengan hati dongkol,
'' Hai, " sapa seorang gadis cantik fashionable, mendekati meja mereka, menyapa sang dokter dengan mata berbinar kilauan cinta terlihat jelas di mata nya, dan netra itu kini menatap tajam padanya membuat nya heran dan sedikit risih
" My, Erick, siapa wanita ini," tanya nya langsung sambil menatap tajam Arnetta, membuat ia tersenyum menyeringai, tapi dia diam saja sambil melanjutkan makan siang nya
__ADS_1
'' Terlalu angkuh," remeh gadis itu
'' siapa kau haah,"
'' Berani nya kau mengabaikan aku, "
teriak nya bertubi tubi membuat orang sekitar melihat mereka
'' Natalie, Shut up," desis Erick kesal,
" Erick, '' rengek nya manja beda bila dengan netta
" Sorry, miss Aku disini hanya ingin makan, bukan untuk berdebat dengan mu maupun mendengar ocehan mu,'' balas Netta tajam, setajam omongan Adam biasa nya
setelah menikmati makan siang, dengan hati yang kesal, ia pun kini telah kembali ke ruangan tuan besar Rexford itu,
__ADS_1
" Uncle, maafin aku bila aku terlalu lama ya,?"