
'' Sebenar nya,, "
flash back
*Sebelum memasuki pesawat nya Netta pamit untuk ketoilet sebentar, setelah selesai dengan urusannya dia ke wastafel sambil mencuci tangannya, dan tak sengaja wanita di sebelahnya melihat ke arahnya
'' Lihat lah, ada yang bermimpi jadi calon nyonya Rexford disini cih," cibir salah satu wanita disana
" Oh, ini wanita yang sedang firal itu, tak ada yang bagus, biasa saja, jelek, itik buruk rupa bermimpi jadi angsa rupanya,
'' Tidak pantas, wanita tidak tau diri, jangan kan menjadi nyonya Rexford untuk menjadi ******* bahkan maid nya Sir Adam masih sangat jauh, jangan mimpi lo, dasar j***ng, " hina wanita satu nya lagi,
__ADS_1
'' Kau itu hanya Gadis pungutan yang di kasihani oleh Sir Adam, sadar dirilah, lo gak sebanding dengan kita, lo itu pel***r wanita murahan yang melemparkan diri untuk di cicipi agar di pungut Adam, loh itu hana tempat pelampiasan nya saja, " tambah yang satu nya lagi
" seperti sebelum nya, setelah Adam puas lo akan di buang kembali ke jalanan, sebelum itu terjadi, lebih baik lo pergi jauh dari sisi nya, lo itu nyusahin saja, Pela*u*, benalu, parasit, "
sedang kan Netta mencoba bersabar dan berdiam diri untuk tidak meladeni nya tapi kata kata terakhir mereka itu begitu menohok nya, Ia tetap memasang wajah biasa meskipun hatinya kembali terluka, ia hanya terdiam, tak tau bilang apa,
flashback off,
Mendengar itu membuat Adam marah bahkan dia menyuruh orang orang nya untuk menyelidiki siapa dalangnya.
*******
__ADS_1
Matahari kini malu malu mulai nengintip di balik gorden jendela kamar Netta, sang empu pun kini sudah bangun dengan wajah fresh nya setelah tidur nyenyak semalam, mata telanjang kini mengamati semua sisi kamar itu dengan cermat, dan setelah sadar sepenuh nya kini ia tau kalau dia di kamar yang berbeda dari semalam,
ceklek
suara pintu terbuka terlihat di sana seorang wanita paruh baya tersenyum hangat pada nya, sambil menghela kan gorden kamar nya
'' Pagi nyonya, Saat nya mandi dan tuan besar menunggu Anda di ruang makan," beritahu nya dengan pelan membuat Netta langsung bergegas menuju kamar mandi yang telah di tujukan oleh Maid itu
tidak perlu waktu lama 30 menit berlalu kini Netta sudah sampai di mejakan di temani bibi tadi, Yaap Bibi Rica kepala pelayan disana yang langsung melayani nya tadi atas perintah dari sir Adam
'' Selamat Pagi. Issabell gimana tidur mu nyenyak," tanya Adam usil mencoba menggoda Netta dengan pandangan jahil nya , dan kini semburat merah merona itu langsung terlihat di pipi chubby itu,
__ADS_1
'' Hemm, jangan mengoda ku," cicit Netta dengan malu malu membuat Adam terkekeh geli,
'' Ayo makan, setelah itu ku kenal kan kau dengan penghuni rumah ini dan siapkan tenaga mu untuk menelusuri rumah ini, " Titah Adam