
'' Bagaimana?" pertanyaan itu muncul di sela sela bibir itu, dengan suara yang tajam dan mengintimidasi membuat siapa pun yang mendengar nya menggigil ketakutan
'' Target kita mulai lepas sir, meskipun kini ia sedang ada dalam pengawasan tapi setidak nya ia mulai mengendurkan keamanannya,
'' Wajah nya masih belum jelas karna ini terlalu cepat, terus pantau mereka dan beri info selanjutnya, ku rasa gadis itu memang gadis nya Adam. dan ini kesempatan ku membuat dia memohon padaku, " desak Jade, yap nama pria itu Jade Tompson, pria sebaya dengan adam,
ia selalu menjadi musuh nya Adam semenjak high school, entah apa saja yang mereka perebutkan, bawahan pria itu pun langsung pamit undur diri, setelah memberi laporannya
'' Mari kita bermain ," gumam jade sambil menyeringai, dan mengatur rencana rencana liciknya di otak nya
********
__ADS_1
Netta begitu semangat dan senang mendapat kan pekerjaan baru nya. yaitu merawat calon mertua nya, membawa ketaman, menyuapi makan bahkan menemani terapi berjalan nya, bahkan kini ia dekat dengan beberapa suster dan dokter muda disana meskipun banyak juga yang mencibir nya karna terlihat dekat dengan dokter muda idola para dokter,
'' Selamat sore, Miss Arnetta," sapa Sang
dokter dengan ramah senyum manis terpatri jelas di bibir bebas rokok itu, Dokter Erick, salah satu dokter muda ahli penyakit dalam disana, di usia nya yang sudah matang, tampan, mapan dan berwibawa, dollar yang mengalir deras membuat sang dokter di idolakan di kalangan suster dan dokter muda, bahkan ada dokter senior yang menjodohkan putri kesayangan mereka dengan sang dokter idola tersebut, tapi sayang, sang dokter dengan halus menolak nya dengan alasan sedang meniti karier nya, apalagi dia mempunyai klinik pribadi nya
'' Selamat sore juga dokter," jawab Netta sambil tersenyum manis, netta mengenali dokter erick ketika tak sengaja hampir terjatuh dan di tolongi oleh dokter erick saat kejadian itu mereka sudah saling menyapa dan mulai dekat meskipun panggilan mereka masih sama, tapi netta enggan memanggil Dr erick dengan nama saja meskipun sudah di mintai oleh sang empu nya nama, kita mereka beringan menuju lift menuJu ke ruangan masing,
'' Semakin membaik, mungkin tak lama lagi sudah bisa di bawa pulang rawat jalan, bahkan tuan kini sudah bisa berjalan pelan pelan, " jawab Netta dengan netra riang di matanya, terlihat jelas bahwa ia merasa bahagia dengan kemajuan sang majikan pikir Erick dalam hatinya ia tersenyum, bahkan kini ia mulai memikirkan pertemuan mereka dulu
**pagi itu, dengan tergesa gesa ia menuju lobby rumah sakit, di berlainan arah seorang gadis mungil pun berjalan tergesa seperti ada yang ketinggalan di luar, dan tanpa sengaja seorang perawat menjegal kaki nya sampai ia terjatuh kebelakang untung saja ia langsung menangkap nya, kalau tidak mungkin entah lah apa yang terjadi,
__ADS_1
'' terima kasih dokter," ucap gadis kecil itu sambil tersenyum membuat ia tertegun dan terpesona dengan suara halus dan senyum indah itu,
'' Tidak masalah,'' jawab ia pelan setelah terlepas dari terpesona nya kini dia mulai memasang wajah cool nya kembali,
'' Maaf, saya buru buru, " pamit netta
" Erick, siapa nama mu?" tanya erick sambil menjegat lengannya ketika ia mulai bergegaS pergi
'' Arnetta, '' jawab netta singkat dengan langsung pergi, dari sana dan pergi ke parkiran mobilnya, masih dengan senyum indah nya itu
semenjak saat itulah dr Erick lebih dekat dengan Netta, bahkan membuat para netizen kesal pada netta**,
__ADS_1