Cinta Sang Penguasa

Cinta Sang Penguasa
Part 4 _ Tujuan Adam


__ADS_3

 


'' Arnetta, Tugas mu disini memastikan jam makan pagi, siang malam saya setelan kerja, dan ikut saya kemana pun saya ajak, lebih tepat nya semua yang berhubungan dengan saya, bagaimana kamu sanggup, tenang saja saya pria baik baik, dan kau akan menetap disini " tanya Adam serius Adam ingin mendekati Netta pelan pelan membuat netta mengenal Adam sangat jauh dan merasa mengantungkan diri pada adam nanti melihat Netta menegang di kalimat akhir nya


 


" akan ku buat kau mencintai ku Issabel "


" Aku akan berusaha Sir,"


" panggil Adam saja untuk mu tanpa bantahan dan Aku akan memanggil mu Issabel,"


" modduusss si boss," batin Jo


" Kau ingin gaji berapa perbulannya ?" tanya Adam santai


Netta melebarkan mata nya melotot, sejak kapan fasilitas dan gaji di pinta oleh pekerja yang gak bisa apa apa kayak dia


" Kalau saya tinggal disini dan makan gratis disini, sejuta cukup sir,"


" Adam Issabel " sentak nya


" Adam, " sepontan netta gugup sangat gugup


" are you seriously Netta, sejuta saja, para maid disini gaji nya sampai lima juta bahkan ada yang mencapai sepuluh juta netta, itu hanya para maid sedang kan kau kini merangkap sebagai pendamping Boss, gaji nya Dua atau tiga ratus juta masih bisa di tingkat kan dengan penawaran nya Netta, sampai kau mau memberikan taraf gaji mu, bersih tanpa pemotongan, makanya pak boss menanyakan tawarannya pada mu," Kompor Jo ingin melihat reaksi boss nya itu seperti apa.bila Wanita sudah menarik hati nya memberi harga mahal untuk pekerjaan yang di modusinnya itu, sungguh dia sudah ingin melihat boss nya senang siapa tau sebuah apartement mewah milik Boss nya di berikan padanya bila bisa melancarkan tujuan Adam


mendengar itu Netta melotot kan matanya dua ratus juta itu uang semua. bagaimana bisa

__ADS_1


" Du dua ratus juta itu uang semua,?" tanya Netta Gugup, ia takut, uang sebanyak itu mau buat apa


" Iya Netta, 200 sampai 300 juta gaji bersih, plus tunjangan kesehatan, pakaian, makanan, tempat tinggal, mobil, dan lainnya," iming iming Jo ngegas tak sabaran membuat Adam sedikit terlihat santai sekarang tidak berdebar debar seperti tadi,


" Tak usah, Kalau aku di beri tempat tingal, makanan, dan tak perlu ongkos naik bis dan Angkot sejuta atau dua juta sudah cukup untuk membeli beberapa baju di pasar, dan sedikit untuk di tabung bila bila nanti aku gak di pekerjakan lagi disini aku suduh cukup memiliki modal untuk ku berjualan," jawaban Netta membuat jo tersenyum masam kapan lagi ia mau mengerjai boss nya sedang kan Adam sudah mengepalkan tangannya, memikirkan penampilan Issabel nya itu apa kata nya, dua juta untuk membeli beberapa potong baju, emang baju apa itu yang sejuta dapat beberapa huuf,, dia makan siang saja bahkan lebih dari itu


" Ok Issabel ku, deal, aku akan memberimu berapapun yang ku mau pada sebagai gaji nya kan yang penting. kamu bisa dapat makan dan tempat tinggal kan!?" pastikan Adam lagi yang diangguki Netta serius


kini mereka meneken kontrak kerja yang berisi apapun yang terjadi tidak bisa berhenti kalau bukan Adam yang memecat nya setelah itu, Jo langsung keluar ruangan itu mengumpulkan para pekerja di mansion Adam


" Dengar, Gadis yang tadi pagi bertamu itu adalah calon nyonya Rumah ini, calon nyonya Rexford, dia akan tinggal disini mulai saat ini, jadi saya himbaukan agar kalian menghormati nya dan jangan sampai Nyonya Mengeluh pada saya atau tuan Adam, kalau sedikit saja dia mengeluh, Saya tidak tau bagai mana nasib kalian, jangan bertingkah sok, cctv ada dimana mana, sayangi nyawa kalian, mengerti, " tegas Jo pada seluruh pekerja Adam


" yes sir," jawab mereka serentak


" Tapi tuan kenapa harus gadis itu," tanya seorang maid dewasa disana dengan lancang


" Dengar semua, ini Arnetta Issabella, Mulai hari Ini Issabell akan tinggal disini untuk mendampingiku, dan dia tak akan sungkan untuk mengawasi pekerjaan kalian, jadi jangan berulah jika kalian masih betah disini,"


Umum adam langsung pada pokok nya semua yang ada disana tertunduk mendiam diri, tak ada yang berani bersuara Aura mencekam Adam menguar pekat disana


" Hai, Saya Arnetta, panggil saja Netta, ayo lihat saya napa menunduk, wajah ku bersih kok, dan di tubuh ku gak ada kotoran, ," Sapa Netta riang beberapa maid menengadah untuk melihat jelas wajah calon nyonya nya sambil tersenyum,


'' Ok, semua bubar, Issabel ' Sayang ' Jo, ikut Aku," Tegas Adam, datar meskipun hati bergetar sakit ketika tadi melihat senyum masam Netta yang merasa rendah diri seperti tadi, shiit dia kesal seragam maid nya terlihat bagus dan bersih sedang kan punya pemilik hatinya begitu pudar dan lusuh


Jo paham dengan tatapan dan lirikan Adam,Bergaul semenjak kecil membuat nya semakin paham ahklak temannya itu


Jo, membukakan pintu penumpang untuk Boss besar nya sedangkan Adam malah membuka pintu untuk ku dan is menaruh telapak tangannya di kepala nya agar aku tidak terantuk

__ADS_1


" Terima kasih," ucapku sambil tersenyum


aku deg deg an, naik di mobil mewah ini, sedang kan jo, sudah masuk dan duduk di kursi pendamping supir


" Mall terdekat " Datar Adam seperti biasa


sesampai nya di mall, Adam langsung mamasuki toko baju dengan merk ternama,


seorang pelayan menyambut nya dengan sangat ramah dan senyum menggoda nya


sedang kan aku hanya mengikutinya di belakang


" Issabell ' sayang ' Kamu pilih semua pakaian yang kamu suka, '' perintah sir Adam mutlak


aku pun dengan kikuk menuruti perintahnya, melihat lihat baju, sebuah dres selutut warna cream menarik perhatian ku, ku sentuh bahan kain itu lembut halus dan sangat terasa nyaman beda dengan baju yang biasa ku pakai, ingin rasa nya aku membeli nya tapi melihat label harga aku mengurung kan niat ku, ku amati lain nya juga, huff baju baju disini mahal mahal banget, aku bergidik ngeri membayangkannya, begitu juga dengan flatshoes nya


" Sir aku tak sanggup membayar nya " lirihku pada tuan Adam


ia hanya tersenyum tipis, " Ambillah yang kau mau ISabel, biar aku yang bayar, dan ditoko ini bila tidak membeli kita tak bisa pulang minimal tiga per orang, " jawab Adam lembut dengan senyum penuh hipnotis nya, dan sedikit bohong Netta pun mengambil dress itu dengan senang,


" Ingat ambil apapun itu, baru kita pulang, " peringat Adam lagi sambil duduk di salah satu kursi untuk penunggu sambil membuka email nya sesekali mengamati wajah pujaan hati nya, seperti nya yang di katakan teman temannya itu salah, menemani gadis kecil nya belanja sangat menyenang kan, gak seburuk yang di bayang kan,


melihat betapa antusias nya Issabell belanja dia pun mulai fokus pada kerjaannya,


Braaaakkk,,


suara itu mengejutkan Seisi toko, membuat adam beranjak dari tempat duduk nya untuk melihat apa yang telah terjadi,

__ADS_1


******


__ADS_2