Cinta Sang Penguasa

Cinta Sang Penguasa
CSP 17_ Daddy


__ADS_3

" Sir, ......." suara Netta tercekat melihat siapa yang menggenggam tangan nya, Ayah dari pria yang di cintainya tersenyum lemah pada nya yang kini berdiri terpaku di depan brankar rumah sakit


suasana hening tanpa ada yang berbicara, tidak lama sekitar empat dokter senior tadi masuk ruangan, '' kami harap yang lain tunggu di luar, '' perintah kepala dokter yang


setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, Adam dan Netta masuk setelah di beri izin


'' Syukur lah, Keadaan Tuan Richardo membaik ini keajaiban, Tuhan masih menyanyangi kalian, dan jangan mengganggu istirahat pasien " kata dokter lagi


'' Daddy," suara tercekat itu terdengar pilu, terdengar alun alun di telinga sang Ayah Hanya sebuah senyuman yang di dapati sang ayah malam ini setelah minum obat dan istirahat,


" Ini Arnetta, Calon istri ku dan Menantu Daddy, ''ucap Adam sambil memegang tangan netta dan Daddy nya, Arnetta tersenyum ramah sedikit canggung dan agak malu,


'' Sir, saya arnetta, maafin Saya, harus nya saya ngunjungin Tuan sebulan lalu, tapi Adam tak memberitahu" kata Arnetta pelan dengan wajah imut nya sambil mengerucutkan bibir nya membuat Richardo tersenyum manis dan Adam terkekeh, mata nya terlihat bersinar terang tenggelam di gemerlap malam rasa haru bahagia terpancar jelas di raut itu,


'' Terima kasih Netta, entah kenapa, saya tiba tiba mendengar suara indah mu dalam tidur ku," suara serak Richard terdengar di sela sela itu Netta tersenyum manis tak tau mau bilang apa dan ia hanya mengangguknya saja, setelah itu Netta membenarkan selimut untuk Daddy Richardo dan meminta nya untuk istirahat,

__ADS_1


'' Issabell, Thank you. Aku tau aksi mu siang tadi itu lah yang membuat Daddy tersentak dan menuju pulang, Sungguh aku hutang budi pada mu, '' Sela Adam sambil memeluk erat sang pujaan hatinya,


'' Adam, kau itu kekasih ku, apapun akan aku lakukan asal itu membuat mu bahagia, mulai besok biar daddy mu, aku yang rawat ya. kau bisa menemui ku disini sepulang kerja " pinta Netta untuk menghilangkan jenuhnya


'' Aku tau kamu bosan, jadi baiklah, tapi jang terlalu lelah ya,'' Setuju Adam dengan senyuman manis nya,


'' Ayo, kita juga istirahat, Ajak Adam sambil memeluk netta dari belakang dengan melingkarkan lengannya di pinggang ramping netta, yang di angguki Langsung netta karna ia pun merasa mengantuk,


pagi kini telah menyingsing, matahari mulai tak malu malu lagi menampakkan diri nya, seorang pasien yang baru sadar dari kemarin sedang di periksa oleh dokter pribadinya, sedang kan dokter junior dan suster nya mulai mencuri pandang pada pasangan romantis yang belum bangun sedari tadi,


*tampan nya, baru kali ini aku melihat nya dari dekat,


Gadis mungil itu terlihat sangat cantik meskipun sedang tertidur*,


begitulah bisik bisik mereka dalam hatinya,

__ADS_1


'' Ia terlalu lelah dari kemarin, jangan di bangun kan" keluh Daddy nya pada sang dokter, melihat anak kesayangannya tertidur pulas terlihat raut lelah disitu,


kini semua tim dokter mohon undur diri,setelah memeriksa keadaan Richard, sedangkan Richard, ia sedang menerawang, sambil melihat loteng kamar rawat nya,


ia merasa kasian pada putra nya, semenjak kejadian itu, Dirinya menghilang, dan ketika ketemu ia dalam keadaan koma, ibu nya meninggal bahkan disaat dia masih sangat muda,


terasa setetes air mata menganak di mata nya, ini semua salah nya, Andai saja, waktu itu ia tidak ada dinas keluar kota mungkin ia tidak naik mobil itu,


Flashback


'' Daddy, jangan lama lama ya, " suara indah istri nya itu mengalun mesra, ia sambil bergelayut mesra disana dalam perjalanan mereka


'' Ia, lepas pulang nanti kita makan malam bersama ya, Aku, kamu, Dan adam, sudah lama kita tidak menghabiskan waktu bersama,'' Ajak sang suami sambil mengelus rambut mesra istri nya yang diangguki senang oleh sang wanita itu


"' ia kita jalan jalan, makan nonton ya daddy,'' pinta sang istri senang yang di angguki sang suami

__ADS_1


pembicaraan terus terjadi di saat saat cuaca pun hujan rintik rintik malam itu, sehingga secara cepat sebuah truk berjalan cepat dari arah berlawanan dan sang supir mencoba mengelak dan tanpa di duga tabrakan tunggal terjadi, mobil itu mlpun terseret di tepi jurang, dan tukk, braakk, semuanya sunyi, senyap, tak terkendali, ke inginan tinggal keinginan, semua berakhir disana, ia kehilangan kesadaranya, bahkan ia tak bisa memastikan istri nya


******


__ADS_2